Tiba-tiba Muncul di Puncak Gunung Merapi, Apa Itu Awan Lentikular?

Denada S Putri, Amelia Prisilia

Senin, 02 Desember 2024 | 13:11 WIB
Tiba-tiba Muncul di Puncak Gunung Merapi, Apa Itu Awan Lentikular?
Penampakan awan lentikular di puncak Gunung Merapi, Jumat (29/11/2024). (x/merapi_uncover)

Suara.com - Pada Jumat (29/11/2024) lalu, publik menyoroti fenomena tidak biasa yang terjadi di puncak Gunung Merapi. Tepat di area tersebut nampak muncul awal lentikular yang melayang di atasnya.

Rekaman kemunculan awan lentikular di puncak Gunung Merapi ini diunggah oleh akun @merapi_uncover dan menjadi viral di laman X dalam waktu singkat. Momen ini muncul dalam rekaman BPPTKG yang berada di lereng selatan pemantauan gunung tersebut.

"Gunung Merapi kembali memamerkan fenomena menakjubkan, awan lentikular yang melayang di puncaknya! Awan berbentuk lensa ini terlihat pada Jumat 29 November 2024 dan terekam kamera pemantauan BPPTKG di lereng selatan" tulis akun tersebut.

Dalam video nampak segumpal awan yang berbentuk lingkaran tepat di puncak Gunung Merapi. Awan ini berada di area tersebut selama beberapa saat diiringi dengan lahar yang keluar dari puncak gunung.

Apa itu awal lentikular?

Laman BPPTKG menyebut bahwa awan lentikular atau lenticular clouds terjadi karena pertemuan antara angin lembut dan angin hangat yang berasal dari lembah gunung. Keduanya kemudian bertemu dengan angin dingin dan kering yang berada di area puncak.

Pertemuan angin dari kondisi yang berbeda ini menyebabkan terjadinya pusaran di atas puncak Gunung Merapi. Partikel awan ini dipercaya berisi udara lembab yang mengalir di sekitarnya. Sekilas, awan tersebut nampak mirip UFO.

Dalam beberapa kondisi, awan lentikular cukup berbahaya bagi penerbangan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya turbulensi hebat yang memang mengganggu.

Di sisi lain, awan lentikular tidak mengakibatkan terjadinya badai atau hujan. Bentuknya yang nyaris mirip puting beliung membuat awan lentikular memang kerap menakutkan bagi banyak orang.

baca juga

Menjadi salah satu fenomena tidak biasa yang terjadi, itu tadi penjelasan mengenai apa itu awan lentikular yang tiba-tiba muncul di puncak Gunung Merapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Hujan Turun Sebagai Tetesan, Bukan Aliran Besar?

Mengapa Hujan Turun Sebagai Tetesan, Bukan Aliran Besar?

Tekno | Kamis, 21 November 2024 | 12:46 WIB

Mengenang Erupsi Gunung Merapi 2010 di Museum Mini Sisa Hartaku

Mengenang Erupsi Gunung Merapi 2010 di Museum Mini Sisa Hartaku

Video | Rabu, 20 November 2024 | 11:00 WIB

Viral Fenomena Alam bak 'Awan Kinton' Jatuh, Begini Penjelasan BMKG

Viral Fenomena Alam bak 'Awan Kinton' Jatuh, Begini Penjelasan BMKG

Tekno | Sabtu, 16 November 2024 | 19:00 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

×