Gus Miftah Hina Yati Pesek, Publik Murka Ingat Gelar Kebangsawanan dari Keraton Surakarta

Budi Arista Romadhoni, Amelia Prisilia

Jum'at, 06 Desember 2024 | 13:39 WIB
Gus Miftah Hina Yati Pesek, Publik Murka Ingat Gelar Kebangsawanan dari Keraton Surakarta
Kolase Yati Pesek dan Gus Miftah. (YouTube)

Suara.com - Publik baru-baru ini dibuat murka dengan aksi Gus Miftah ketika menghina Yati Pesek di panggung. Tak banyak yang tahu, sosok Yati Pesek diketahui memiliki gelar kehormatan dari Keraton Surakarta. Fakta ini membuat publik kian kesal karenanya.

Dalam salah satu video yang beredar di laman X, Gus Miftah dan Yati Pesek berada di event yang sama. Pemimpin pondok pesantren tersebut nampak beberapa kali merendahkan penampilan seniman tersebut.

"Saya bersyukur Bude Yati itu jelek milih jadi sinden, kalau cantik jadi lon**" ujar Gus Miftah sambil tertawa di atas panggung.

Menanggapi pernyataan Gus Miftah di ruang publik untuk Yati Pesek ini, akun @ainunrohman membuat cuitan yang viral di laman X. Dalam cuitannya, akun tersebut mengungkap bahwa Yati Pesek memiliki gelar kehormatan dari Keraton Surakarta.

Gelar ini diberikan pada Juli 2009 lalu oleh Keraton Surakarta Hadiningrat. Dirinya diberikan anugerah Nawala Kekancingan atas komitmen, kontribusi dan jasanya dalam seni pertunjukan dan ketoprak selama total 45 tahun.

Dirinya pun mendapat nama baru yaitu Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Walitodiningrum yang merupakan penghargaan yang penting dan terhormat bagi seniman asal Jawa.

"Bu Yati terlihat sangat tidak nyaman dengan "guyonan-guyonan" kasar dan merendahkan itu. Tapi dia tidak sadar dan terus-menerus mengeluarkan sampah dari mulutnya" tulis @ainurohman.

Cuitan akun ini terkait gelar kehormatan yang diberikan Keraton Surakarta untuk Yati Pesek ini rupanya membuat publik kian geram dengan hinaan yang diberikan oleh Gus Miftah dalam video yang viral belum lama ini.

"Kalau gak dipecat @prabowo @Gerindra berarti memelihara sampah di istana" balas netizen.

baca juga

"Ngeri banget aku dengernya, kalau sampai gak dipecat ini kebangetan banget Pak Prabowo" komentar akun lainnya.

"Berarti juga menghina Keraton Surakarta" ungkap netizen.

"Orang terhormat direndahkan, rakyat jelata direndahkan, lalu dia merasa paling bener, hebat" tulis akun lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawaban Bijak Gus Baha saat Ditanya soal Kontroversi Gus Miftah

Jawaban Bijak Gus Baha saat Ditanya soal Kontroversi Gus Miftah

Entertainment | Jum'at, 06 Desember 2024 | 13:12 WIB

Muncul Spekulasi Sunhaji Penjual Es Teh 'Disandera' usai Tiba-tiba Berangkat Umrah Bareng Gus Miftah

Muncul Spekulasi Sunhaji Penjual Es Teh 'Disandera' usai Tiba-tiba Berangkat Umrah Bareng Gus Miftah

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2024 | 13:02 WIB

Bebizie Dukung Prabowo Subianto Pecat Gus Miftah: Masih Banyak Tokoh Agama Lainnya

Bebizie Dukung Prabowo Subianto Pecat Gus Miftah: Masih Banyak Tokoh Agama Lainnya

Entertainment | Jum'at, 06 Desember 2024 | 12:57 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×