Santri Jalan Jongkok saat Istri Gus Miftah Bagi-bagi Roti di Ponpes, Netizen Samakan dengan Zaman Hindia Belanda

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Kamis, 12 Desember 2024 | 09:26 WIB
Santri Jalan Jongkok saat Istri Gus Miftah Bagi-bagi Roti di Ponpes, Netizen Samakan dengan Zaman Hindia Belanda
Gus Miftah dan Istri, Ning Astuti. [YouTube/Dakwah Pedia]

Suara.com - Istri Gus Miftah, Ning Astuti baru-baru ini menarik atensi warganet di media sosial setelah videonya saat membagikan roti kepada santri di Pondok Pesantren (Ponpes) viral.

Isti Miftah Maulana ini turut menjadi sorotan setelah suaminya menjadi bulan-bulanan warganet akibat mengolok-olok seorang penjual es teh di acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah. Kini, warganet pun menyoroti adab Ning Astuti ketika membagikan roti kepada para santri.

Dalam video yang diunggah oleh akun X @MasBRO_back pada 11 Desember 2024, terlihat Ning Astuti mengenakan gamis cokelat dengan jilbab warna senada. Di hadapannya mengular antrian para santri yang menunggu giliran untuk mendapatkan roti.

Namun, hal yang menjadi perhatian netizen adalah cara para santri tersebut mengantri. Alih-alih berdiri, santri-santri itu terlihat berjalan sambil berjongkok, sementara Ning Astuti tampak mengeluarkan roti dari kemasan plastik dan menyerahkannya kepada masing-masing anak.

"Istri Miftah berbagi roti dengan para santri di Ponpes," tulis pemilik akun.

Sebagaimana diketahui, Ning Astuti dan Gus Miftah mengelola Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta. Ning Astuti sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah sikap Gus Miftah menoyor kepalanya di publik.

Video yang disukai sebanyak lebih dari 7.300 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Beberapa warganet mengecam adab Ning Astuti dan mempertanyakan caranya berbagi roti. Sementara warganet lainnya menyamakannya seperti masa penjajahan Belanda.

"Ngapain sampai jongkok-jongkok gitu deh? Yang ngomong adab, gue tampo* ye. Sama orang tua sendiri aja nggak begitu, ngapain sama orang asing kayak gitu," cuit @ping*******

"Kenapa cara membagikannya kayak membagikan kepada budak? Atau kayak era penjajahan Belanda ngasih sesuatu ke pribumi. Stop jangan mau dijajah oleh konsep gus gusan," komentar @law*******

baca juga

"Kayak cosplay Hindia Belanda tahun 1800an," tambah @sug**********

"Feodal di pesantren itu bukan cuma soal tradisi kuno yang dipelihara. Ini lebih mirip sistem kasta yang dibalut jubah agama. Santri jadi kuli, ustadz jadi tuan, kiai jadi raja," timpal @vick********

"Peninggalan kolonial masih dipake," sahut @irw********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Foto Lawas Gus Miftah, Disebut Mirip Gibran Rakabuming Raka

Beredar Foto Lawas Gus Miftah, Disebut Mirip Gibran Rakabuming Raka

Entertainment | Kamis, 12 Desember 2024 | 09:07 WIB

Viral Santri Jalan Jongkok Demi Roti, Adab Istri Gus Miftah Ning Astuti Ikut Dikecam: Kayak Mener Belanda...

Viral Santri Jalan Jongkok Demi Roti, Adab Istri Gus Miftah Ning Astuti Ikut Dikecam: Kayak Mener Belanda...

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 08:20 WIB

Gus Miftah Sesumbar Ngaku Keturunan Prabu Brawijaya, Peneliti Sejarah: Itu Tokoh Bohongan

Gus Miftah Sesumbar Ngaku Keturunan Prabu Brawijaya, Peneliti Sejarah: Itu Tokoh Bohongan

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 09:09 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×