Beda Sikap PDIP Saat Sekjen Partai Lain Jadi Tersangka, Netizen: Standar Ganda

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 26 Desember 2024 | 19:05 WIB
Beda Sikap PDIP Saat Sekjen Partai Lain Jadi Tersangka, Netizen: Standar Ganda
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. (Ist)

Suara.com - KPK resmi menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka atas kasus Harun Masiku pada Selasa (24/12/2024) lalu. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, terdapat meme di X yang menyindir perbedaan sikap PDIP saat petinggi partai lain menjadi tersangka.

Akun @PartaiSocmed membagikan tangkapan layar mengenai pemberitaan tentang PDIP. Tangkapan layar menampilkan sikap PDIP yang berbeda kala menanggapi sekjen partai lain menjadi tersangka.

"PDIP then and now (PDIP dulu dan sekarang)," tulis @PartaiSocmed. Postingan tersebut viral setelah memperoleh ratusan retweet dan tanda suka. Tangkapan layar pertama memperlihatkan saat PDIP merasa prihatin dengan penetapan Sekjen Nasdem Johnny Plate pada Mei 2023 lalu.

Pada tahun lalu, Ketua DPP PDIP meminta agar publik tak mengaitkan penetapan tersangka mantan Menteri Kominfo RI, Johnny G Plate dengan muatan politis. Johnny Gerard Plate saat itu menjadi tersangka korupsi BTS 4G serta dianggap merugikan negara senilai Rp 8 triliun.

Beberapa pihak menganggap penetapan tersangka Johnny Gerard Plate bermuatan politis mengingat Partai Nasdem sempat berseberangan dengan rezim kala mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Petinggi PDIP lantas buka suara serta lantang menyuarakan agar masyarakat tak menghubungkan penetapan tersangka Sekjen Nasdem dengan politik. Berbeda 180 derajat pada 2024, perwakilan PDIP menilai bahwa penetapan Hasto merupakan politisasi hukum. "Hasto Ditetapkan Tersangka KPK, PDIP: Politisasi Hukum Kuat Sekali," bunyi salah satu judul pada media berita nasional.

Jubir PDIP Chico Hakim mengungkap bahwa penetapan Hasto sebagai tesangkat menandakan politisasi hukum yang kuat sekali. Senada dengan Chico Hakim, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy menilai bahwa penetapan tersangka tersebut sangat bermuatan politis.

Berdasarkan kabar terbaru, KPK telah menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka pemberi suap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Meme mengenai perbedaan sikap PDIP itu menuai beragam komentar dari netizen.

"PDIP partai standar ganda dan bermuka dua," cuit @arm**rong_**je.

baca juga

"Apa berani beneran itu mau geruduk KPK?" tulis @a**hikaa.

"Kalau menguntungkan pihaknya pasti mendukung tapi kalau tidak menguntungkan ya langsung buzzeRp dikerahkan," nyinyir @M*s_Ha**o.

"Jelas bermuatan politik lah. Kenapa kalau bersalah baru ditangkap sekarang? Sekarang sudah beda gerbong terus ditangkapin," bela @no**a**m91.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Rekam Jejak Yasonna Laoly Vs Hasto Kristiyanto, Kompak Dicekal KPK ke Luar Negeri

Adu Rekam Jejak Yasonna Laoly Vs Hasto Kristiyanto, Kompak Dicekal KPK ke Luar Negeri

Lifestyle | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:54 WIB

Hasto Kristiyanto Akhirnya Buka Suara Pasca Ditetapkan Jadi Tersangka KPK

Hasto Kristiyanto Akhirnya Buka Suara Pasca Ditetapkan Jadi Tersangka KPK

Video | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:34 WIB

Berapa Tarif Ceramah Aa Gym? Aksinya di Jalanan Bandung Sebelum Pengajian Disorot

Berapa Tarif Ceramah Aa Gym? Aksinya di Jalanan Bandung Sebelum Pengajian Disorot

Lifestyle | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:16 WIB

Kini Tersangka KPK, Foto Hasto Kristiyanto 'Anak Emas' Megawati Menghilang dari Laman PDIP

Kini Tersangka KPK, Foto Hasto Kristiyanto 'Anak Emas' Megawati Menghilang dari Laman PDIP

Lifestyle | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:13 WIB

Terkini

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×