Ancaman Gelap di Dunia Siber: Hacker 30 Tahun Ungkap Peretasan Rumah Sakit dan Perang Modern di Dark Web

Jum'at, 27 Desember 2024 | 07:38 WIB
Ancaman Gelap di Dunia Siber: Hacker 30 Tahun Ungkap Peretasan Rumah Sakit dan Perang Modern di Dark Web
Ilustrasi pengguna dark web (Freepik/freepik)

Suara.com - Dark web bukan tanpa alasan disebut sebagai sisi gelap internet. Dengan sistem kompleks yang menyamarkan alamat IP pengguna, dark web telah menjadi pasar gelap daring untuk berbagai aktivitas ilegal.

Namun, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah membayangkan hal-hal tergelap yang pernah disaksikan oleh seorang hacker dengan pengalaman 30 tahun.

Dilansir dari UNILAD, Seorang hacker anonim berbagi cerita dengan VICE tentang hal-hal paling mengerikan yang ia temukan di dark web. Ia sebelumnya dikenal sebagai "black hat" hacker, yakni peretas tanpa kode etik yang sering memiliki niat jahat.

Namun, kini ia beralih menjadi "white hat" hacker, yang fokus pada etika dan keamanan siber, termasuk melindungi rumah sakit dan perusahaan dari ancaman kriminal.

Dalam wawancaranya, ia mengungkap bagaimana ransomware menjadi salah satu ancaman terbesar di dark web.

"Saya pernah menyaksikan rumah sakit disandera oleh ransomware. Mereka dihadapkan pada pilihan sulit: membayar untuk mendekripsi data atau mempertaruhkan nyawa pasien," ungkapnya.

Ransomware, menurutnya, adalah permainan berisiko tinggi yang bahkan bisa digunakan pada skala nasional.

"Ada aktor negara yang melakukan ini demi kepentingan negara mereka. Ada juga pelaku kriminal yang hanya mencari keuntungan finansial, dan beberapa hanya ingin menciptakan kekacauan," jelasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana serangan siber menjadi bentuk perang asimetris yang sempurna.

Baca Juga: Konsultan Keamanan Siber Curigai Serangan Ransomware BRI Sebagai Hoaks

"Setiap negara memiliki alasan untuk menggunakan serangan semacam ini sebagai senjata. Ini bentuk perang modern yang sangat efektif," tambahnya.

Di tengah situasi ini, ia mengklaim bahwa hampir semua pemerintahan di negara barat telah meminta bantuan komunitas white hat hacker untuk melindungi sistem mereka dari ancaman siber yang semakin kompleks dan merusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI