Hiasan Kepala Dukun Usia 9.000 Tahun Ungkap Kisah Tragis, Infeksi Gigi Akhiri Ritual Mistis

Muhammad Yunus

Minggu, 26 Januari 2025 | 14:35 WIB
Hiasan Kepala Dukun Usia 9.000 Tahun Ungkap Kisah Tragis, Infeksi Gigi Akhiri Ritual Mistis
Kesan artistik dukun Bad Dürrenberg dengan pakaian lengkap [Kredit gambar: © LDA Sachsen-Anhalt, Karol Schauer, dimodifikasi oleh Birte Janzen]

Suara.com - Hiasan kepala Bad Dürrenberg adalah peninggalan luar biasa yang berusia sekitar 9.000 tahun. Terbuat dari tanduk rusa, gigi, dan gading babi hutan.

Hiasan kepala ini bukan sekadar aksesori, melainkan simbol budaya dan kepercayaan masyarakat Mesolitikum di Eropa.

Artefak ini ditemukan pada tahun 1934 di Bad Dürrenberg, Saxony-Anhalt, Jerman, dalam sebuah pemakaman mewah yang mengungkap kisah menarik tentang seorang wanita yang diduga memiliki peran istimewa sebagai dukun atau penyembuh spiritual.

Jejak Kehidupan Seorang Dukun Wanita

Kuburan tempat hiasan kepala ini ditemukan adalah salah satu pemakaman tertua di Jerman tengah. Di dalamnya, para arkeolog menemukan kerangka seorang wanita yang diperkirakan berusia 25 hingga 40 tahun saat meninggal dunia.

Di pangkuannya terdapat sisa-sisa bayi yang ternyata bukan anak kandungnya, melainkan kerabat jauh. Pemakaman ini juga dipenuhi bubuk oker merah, menandakan ritual yang penting.

Barang-barang yang ditemukan di kuburan itu menggambarkan status istimewa wanita tersebut. Ada tulang burung bangau berlubang sebagai wadah pisau batu kecil, kapak yang dipoles, tulang rusa untuk mengaplikasikan oker merah, dan puluhan liontin dari gigi sapi, bison, serta rusa.

Semua benda ini menunjukkan bahwa wanita tersebut bukan orang biasa; ia mungkin dihormati sebagai pemimpin spiritual.

Ciri Fisik yang Membuatnya Istimewa

baca juga

Selain artefaknya, kerangka wanita tersebut menunjukkan keunikan yang mencolok. Vertebra serviks pertama, yang menghubungkan tulang belakang ke tengkorak, berbentuk tidak biasa dan sebagian menyatu.

Kondisi ini mungkin menyebabkan wanita tersebut merasakan sensasi aneh seperti rasa merayap di kulit atau gerakan mata yang tak terkendali.

Dalam masyarakat kuno, ciri fisik semacam ini mungkin dianggap sebagai tanda keistimewaan atau hubungan dengan dunia spiritual.

Rekonstruksi Kehidupan Spiritual

Berdasarkan temuan ini, para ahli di Kantor Negara untuk Pengelolaan Warisan dan Arkeologi Saxony-Anhalt menyimpulkan bahwa wanita ini kemungkinan adalah seorang dukun.

Hiasan kepala yang dikenakannya, bersama dengan berbagai artefak lainnya, digunakan dalam ritual untuk menjembatani dunia manusia dan roh.

Mereka merekonstruksi hiasan kepala tersebut dengan membandingkannya dengan tradisi perdukunan di Siberia dan Eurasia utara, di mana tanduk rusa sering digunakan untuk menciptakan wujud simbolis hewan roh.

Akhir Kehidupan Sang Dukun

Wanita ini adalah salah satu pemburu-pengumpul terakhir di Eropa, hidup pada masa transisi menuju kehidupan agraris.

Ia mungkin menjelajahi hutan birch untuk berburu dan merapal doa kepada roh melalui hiasan kepala dan ritualnya.

Namun, kematiannya tragis. Ia diduga meninggal karena infeksi serius akibat abses gigi yang menyebar hingga ke sinus.

Meskipun begitu, warisannya tetap hidup dalam bentuk hiasan kepala yang kini memberikan wawasan berharga tentang spiritualitas dan kehidupan masyarakat Mesolitikum.

Hiasan kepala Bad Dürrenberg bukan hanya artefak kuno, tetapi juga pintu masuk ke masa lalu, menggambarkan peran penting kepercayaan, ritual, dan hubungan manusia dengan alam pada zaman itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gali Rumah Sakit dari Abad ke-18, Arkeolog Temukan Prasasti Kutukan untuk Ritual Mengerikan

Gali Rumah Sakit dari Abad ke-18, Arkeolog Temukan Prasasti Kutukan untuk Ritual Mengerikan

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 14:21 WIB

Susuri Tangga Rahasia di Gereja Prancis, Arkeolog Temukan Ruang Misterius Ini

Susuri Tangga Rahasia di Gereja Prancis, Arkeolog Temukan Ruang Misterius Ini

Tekno | Senin, 20 Januari 2025 | 14:07 WIB

Arkeolog Temukan Papirus Mukjizat Yesus Saat Berusia 5 Tahun, Jadi Pengaruh Besar untuk Agama Kristen di Dunia

Arkeolog Temukan Papirus Mukjizat Yesus Saat Berusia 5 Tahun, Jadi Pengaruh Besar untuk Agama Kristen di Dunia

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×