Ilmuwan Temukan 'Super-Earth' Enam Kali Lebih Besar dari Bumi, Berpotensi Dukung Kehidupan

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 30 Januari 2025 | 10:21 WIB
Ilmuwan Temukan 'Super-Earth' Enam Kali Lebih Besar dari Bumi, Berpotensi Dukung Kehidupan
ilustrasi bumi (Pixabay.com)

Suara.com - Para ilmuwan dari Universitas Oxford telah mengidentifikasi sebuah eksoplanet yang berpotensi menjadi kandidat untuk kehidupan di luar Bumi. Planet yang dinamai HD 20794 ini berukuran enam kali lebih besar dari Bumi dan berjarak sekitar 20 tahun cahaya dari tata surya kita.

Dikutip dari UNILAD, HD 20794 berada di zona layak huni, yaitu pada jarak yang memungkinkan keberadaan air di permukaannya. Namun, orbitnya yang lebih oval dibandingkan dengan Bumi membuat para ilmuwan belum dapat memastikan apakah planet ini benar-benar dapat mendukung kehidupan.

Penemuan ini sebenarnya telah dilakukan oleh Dr. Michael Cretignier, seorang asisten peneliti di Departemen Fisika Universitas Oxford, sejak tahun 2022.

Saat itu, ia menemukan indikasi keberadaan planet ini dalam data arsip dari Observatorium La Silla di Chile. Namun, butuh waktu bertahun-tahun bagi tim ilmuwan dari berbagai negara untuk menganalisis data selama dua dekade guna mengonfirmasi keberadaan planet tersebut.

"Dengan lokasinya yang berada di zona layak huni dan relatif dekat dengan Bumi, planet ini bisa menjadi target utama bagi misi eksplorasi masa depan untuk menganalisis atmosfer eksoplanet dan mencari tanda-tanda kehidupan," ujar Dr. Cretignier dikutip pada Kamis (30/1/2024).

Ilustrasi Bumi. [Freepik]
Ilustrasi Bumi. [Freepik]

Ia menambahkan bahwa perjalanan panjang dalam mengonfirmasi keberadaan HD 20794 bukanlah tugas yang mudah, mengingat sinyal keberadaannya hampir berada di batas deteksi spektrograf.

"Yang lebih menarik, karena jaraknya hanya 20 tahun cahaya, ada kemungkinan di masa depan kita bisa memperoleh gambarnya secara langsung," tambahnya.

Studi yang dipimpin oleh Dr. Cretignier, berjudul Revisiting the multi-planetary system of the nearby star HD 20794: Confirmation of a low-mass planet in the habitable zone of a nearby G-dwarf, telah dipublikasikan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaka Timur Diguncang Gempa Susulan ke-125, Kapan Berakhir?

Kolaka Timur Diguncang Gempa Susulan ke-125, Kapan Berakhir?

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 11:01 WIB

Apa yang Membunuh Dinosaurus? Studi Baru Menantang Kepercayaan Lama

Apa yang Membunuh Dinosaurus? Studi Baru Menantang Kepercayaan Lama

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 14:29 WIB

Wow! Ada Platform Live Streaming Luar Angkasa Pertama di Dunia dengan Resolusi 4K

Wow! Ada Platform Live Streaming Luar Angkasa Pertama di Dunia dengan Resolusi 4K

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 10:57 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×