Apa yang Membunuh Dinosaurus? Studi Baru Menantang Kepercayaan Lama

Muhammad Yunus

Selasa, 28 Januari 2025 | 14:29 WIB
Apa yang Membunuh Dinosaurus? Studi Baru Menantang Kepercayaan Lama
Ilustrasi ChatGPT menggambarkan dampak asteroid Chicxulub yang menghancurkan dinosaurus [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Kisah kehancuran dinosaurus selalu dikaitkan dengan asteroid raksasa yang menghantam bumi 66 juta tahun lalu.

Peristiwa ini menciptakan kawah Chicxulub selebar 200 kilometer di Semenanjung Yucatán, Meksiko.

Dampaknya menghapus 75 persen spesies di Bumi. Namun, apa yang benar-benar menjadi katalis mematikan?

Salah satu teori yang sudah lama dipercaya adalah "musim dingin akibat dampak" yang dipicu oleh pelepasan besar-besaran belerang ke atmosfer.

Namun, studi terbaru kini mempertanyakan seberapa akurat perkiraan ini.

Asteroid, Debu, dan Belerang

Ketika asteroid raksasa menghantam, material seperti debu, jelaga, dan gas dari permukaan Bumi terlontar ke atmosfer, menciptakan kegelapan ekstrem dan penurunan suhu yang dikenal sebagai "musim dingin akibat dampak".

Dalam kondisi ini, tanaman gagal melakukan fotosintesis, dan rantai makanan runtuh.

Belerang dianggap sebagai pemain utama dalam skenario ini, membentuk aerosol sulfat yang memblokir sinar matahari.

baca juga

Tetapi berapa banyak belerang yang dilepaskan saat itu? Inilah pertanyaan yang coba dijawab oleh tim peneliti melalui inti bor dari kawah Chicxulub.

Studi Baru, Temuan Baru

Para peneliti menggunakan analisis isotop untuk memperkirakan jumlah belerang yang dilepaskan ke atmosfer.

Hasilnya mengejutkan. Jumlah belerang yang dilepaskan jauh lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya.

"Daripada hanya fokus pada dampaknya, kami menganalisis akibat dari dampak tersebut," jelas Katerina Rodiouchkina, ahli kimia yang memimpin penelitian ini.

Tim menemukan bahwa perkiraan sebelumnya telah dilebih-lebihkan hingga lima kali lipat.

Studi ini memperkirakan sekitar 67 miliar ton belerang dilepaskan ke atmosfer, jauh di bawah estimasi sebelumnya.

Musim Dingin yang Tidak Separah Dugaan

Dengan pelepasan belerang yang lebih kecil, dampak musim dingin ternyata tidak seburuk yang dibayangkan.

Suhu memang turun, tetapi tidak terlalu drastis. Selain itu, iklim kembali normal lebih cepat dari yang diperkirakan.

Hal ini mungkin menjelaskan mengapa seperempat kehidupan di Bumi masih berhasil bertahan setelah peristiwa bencana ini.

Tumbuhan, hewan, dan ekosistem yang tersisa menemukan cara untuk pulih lebih cepat dari yang sebelumnya diyakini.

Apa Artinya Bagi Kita?

Penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang kepunahan massal, tetapi juga membuka diskusi tentang ketahanan Bumi terhadap peristiwa ekstrem.

Dampak asteroid Chicxulub adalah salah satu peristiwa paling dramatis dalam sejarah planet kita, tetapi hasil studi ini menunjukkan bahwa kehidupan memiliki cara luar biasa untuk bertahan dan pulih.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Communications, memberikan bukti baru yang mengubah cara kita memandang salah satu misteri terbesar dalam sejarah Bumi.

Jadi, apakah belerang benar-benar membunuh dinosaurus? Jawabannya mungkin lebih kompleks dari yang kita kira.

Yang pasti, studi ini menegaskan satu hal. Ilmuwan masih terus mencari jawaban untuk memahami sepenuhnya apa yang terjadi di masa lalu dan apa yang dapat kita pelajari darinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Ada Platform Live Streaming Luar Angkasa Pertama di Dunia dengan Resolusi 4K

Wow! Ada Platform Live Streaming Luar Angkasa Pertama di Dunia dengan Resolusi 4K

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 10:57 WIB

Penemuan Suara Mirip "Kicauan Burung" di Luar Angkasa Picu Pertanyaan Baru

Penemuan Suara Mirip "Kicauan Burung" di Luar Angkasa Picu Pertanyaan Baru

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 09:40 WIB

Heboh! Dikira Asteroid Mendekati Bumi, Ternyata Mobil Tesla Milik Elon Musk

Heboh! Dikira Asteroid Mendekati Bumi, Ternyata Mobil Tesla Milik Elon Musk

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 09:57 WIB

Terkini

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

×