Sindiran Warganet ke Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran: Menteri Kayak Barisan Pinguin?

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 13 Februari 2025 | 08:31 WIB
Sindiran Warganet ke Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran: Menteri Kayak Barisan Pinguin?
Suasana rapat kabinet merah putih yang viral di media sosial. [X/@FayaAtika]

Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan, kali ini terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Kebijakan ini mengatur penghematan dalam APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, namun justru menuai polemik karena dinilai bertolak belakang dengan struktur kabinet yang dinilai gemuk.

Di media sosial, khususnya Twitter (X), beredar foto suasana rapat kabinet Merah Putih yang penuh sesak dengan peserta. Salah satu pengguna, @FayaAtika, mengunggah foto tersebut dengan sindiran, "Rapat kabinet @prabowo membahas efisiensi anggaran. Ada yang aneh gak?".

Unggahan itu memicu beragam komentar dari publik yang mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menerapkan efisiensi.

Beberapa di antaranya menyoroti jumlah menteri dan pejabat yang dianggap terlalu banyak, sementara yang lain menyinggung kebijakan pengurangan anggaran tetapi tetap mempertahankan posisi wakil menteri dan staf khusus.

"Hadeeeh, sulit dipahami logikanya. Sen kiri belok kanan, Mau efisiensi pak mantri kebanyakan. Menteri kok kayak barisan pinguin," tulis akun @PakuB******.

Beberapa warganet bahkan mengusulkan agar efisiensi dilakukan dengan memangkas posisi wakil menteri dan lembaga yang dianggap tidak produktif. "Semoga setelah efisiensi anggaran, akan ada efisiensi struktural dengan meniadakan wakil menteri dan staf khususnya. Untuk apa mereka jika sudah ada Dirjen?" tulis @AslamMo********.

Tak hanya itu, pengguna lain juga menyindir efisiensi anggaran yang diterapkan secara simbolis, seperti pengurangan suguhan dalam rapat kabinet. "Pak Prab, kalau mau efisien, rapat nggak usah disediakan minum khusus. Suruh peserta bawa tumbler, cukup galon isi ulang. Cemilan nggak usah, makan bayar sendiri," sindir akun @tan********.

Selain itu, kebijakan efisiensi ini juga dikaitkan dengan kondisi politik pasca-Pilpres 2024. "Dimaklumi... mereka semua peserta Pilpres yang menciptakan angka 58%. Pantas aja ada daerah di Papua menolak MBG," tulis akun @fi*****.**

baca juga

Polemik ini menunjukkan bahwa publik masih skeptis terhadap kebijakan efisiensi yang diterapkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama jika tidak diikuti dengan langkah konkret dalam merampingkan struktur birokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan Gizi Nasional Ngaku Ikut Kena Pemangkasan Anggaran, Program Makan Bergizi Gratis Terdampak?

Badan Gizi Nasional Ngaku Ikut Kena Pemangkasan Anggaran, Program Makan Bergizi Gratis Terdampak?

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 07:56 WIB

Meski Pangkas Anggaran, Mendikdasmen Jamin Gaji ke-13 ASN hingga Tunjangan Guru Honor Aman

Meski Pangkas Anggaran, Mendikdasmen Jamin Gaji ke-13 ASN hingga Tunjangan Guru Honor Aman

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 22:12 WIB

Soal Efisiensi Anggaran, Mahfud MD: Prabowo Harus Jelaskan ke Rakyat Agar Kegelisahan Bisa Mereda

Soal Efisiensi Anggaran, Mahfud MD: Prabowo Harus Jelaskan ke Rakyat Agar Kegelisahan Bisa Mereda

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 00:05 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×