Viral Fenomena 'Hujan Jeli' di Gorontalo Bikin BMKG dan BRIN Buka Suara, Ternyata Cuma...

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 18 Februari 2025 | 20:40 WIB
Viral Fenomena 'Hujan Jeli' di Gorontalo Bikin BMKG dan BRIN Buka Suara, Ternyata Cuma...
Fenomena hujan jeli ternyata hanya permainan anak-anak, berasal dari serbuk. (Instagram)

Suara.com - Sebuah video mengenai fenomena 'hujan jeli' viral di media sosial. Setelah diselidiki, hujan jeli ternyata tak disebabkan oleh limbah atau fenomena alam, melainkan mainan bocah saja.

Hujan jeli itu berasal dari serbuk mainan yang ditabur bocah sebelum hujan deras. Sebagai informasi, sebuah video yang menarasikan hujan jeli viral di TikTok dan Instagram.

Video tersebut direkam di Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (15/02/2025). Setelah membuat heboh, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung berniat menyelidikinya. Perwakilan BMKG sempat meragukan fenomena hujan jeli karena tidak ilmiah.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan keraguannya terhadap validitas fenomena hujan jeli di Gorontalo.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa peristiwa semacam ini dapat terjadi secara alami. "Secara natural ini tidak mungkin terjadi," kata Ida dikutip dari Antara, Senin (17/2/2025).

Meski begitu, BMKG tidak serta-merta menutup kemungkinan bahwa peristiwa ini benar adanya. Ida menegaskan bahwa tim BMKG sedang melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo untuk mengumpulkan data lebih lanjut.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, Naufal Pramudya Irawan bahkan sempat menduga itu mungkin saja berasal dari limbah. Ahli Klimatologi dan Profesor Riset Klimatologi & Perubahan Iklim di Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin sampai membuat video untuk membahas 'hujan jeli'.

Ia sempat tertawa dan mempertanyakan apakah hujan jeli itu berasal dari bawah (daratan) atau bersumber dari langit. Menurut Prof. Dr. Erma Yulihastin, terdapat beberapa macam 'hujan aneh' yang bisa dijelaskan secara ilmiah, namun hujan jeli tidak termasuk.

"Saya sampai nggak percaya bener-bener. Harusnya diteliti dulu, benar nggak jatuhnya dari atas bersama hujan atau yang ditemukan warga itu jeli yang ditemukan di bawah. Kita harus cek dulu nih, benar nggak itu. Itu nggak ada yang bisa membuktikan itu dari hujan," kata Erma Yulihastin melalui akun media sosial. Ia menjelaskan, terdapat kasus mengenai 'gumpalan kristal' yang jatuh dari langit, namun ternyata berasal dari limbah toilet pesawat terbang.

baca juga

Hujan Jeli Ternyata Berasal dari Mainan Anak-anak

Setelah warga setempat melakukan penyelidikan bersama tim, ternyata 'hujan jeli' adalah ulah usil anak-anak. Sebuah video klarifikasi menampilkan wanita muda yang meminta maaf karena telah menyebarkan narasi fenomena hujan jeli.

"Kami ingin mengklarifikasi kekeliruan tentang hujan jeli di Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara. Sebelumnya kami meminta maaf atas video live yang semalam karena membuat gaduh di seluruh wilayah. Kami tak bermaksud menyebarkan berita hoaks," ungkap seorang wanita pada video yang diunggah olah akun Mer**n A** di forum Facebook Sulut Viral.

Ia mengungkap bahwa hujan jeli berasal dari serbuk mainan para bocah. "Awalnya kami juga kaget beberapa saat setelah hujan muncul jeli-jeli atau agar-agar. Dan setelah kami telusuri, ternyata itu hanyalah permainan anak-anak yang berbentuk serbuk. Serbuk itu kalau kena air menjadi jeli atau agar-agar," ucapnya.

Ternyata terdapat anak-anak yang menabur serbuk mainan di jalan pada siang hari. Hujan deras lantas menerpa Desa Leyao pada malam harinya. Beberapa warga takjub setelah melihat tetesan hujan 'berubah' menjadi jeli sehingga mengumpulkan tumpukan jeli tersebut. Salah seorang warga mengunggah ke video dengan narasi hujan jeli sehingga viral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tritura 2025 Menggema Bersama Indonesia Gelap, Netizen Tuntut Gibran Lengser

Tritura 2025 Menggema Bersama Indonesia Gelap, Netizen Tuntut Gibran Lengser

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 19:30 WIB

Rispo Sindir MBG dan Beli Gas Harus Antre, Netizen Senggol Kiky Saputri

Rispo Sindir MBG dan Beli Gas Harus Antre, Netizen Senggol Kiky Saputri

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 19:28 WIB

Toyota Avanza dan 'Penumpang Nekat': Ketika Protokol Keselamatan Jadi Candaan

Toyota Avanza dan 'Penumpang Nekat': Ketika Protokol Keselamatan Jadi Candaan

Otomotif | Selasa, 18 Februari 2025 | 18:00 WIB

Menghadapi DBD di Musim Hujan: Anak dan Dewasa Sama Rentannya

Menghadapi DBD di Musim Hujan: Anak dan Dewasa Sama Rentannya

Health | Selasa, 18 Februari 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

×