Terungkap! Rahasia di Balik Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut Merah Menurut Ilmuwan

Budi Arista Romadhoni

Senin, 10 Maret 2025 | 11:05 WIB
Terungkap! Rahasia di Balik Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut Merah Menurut Ilmuwan
Ilustrasi Nabi Musa membelah Laut Merah. [ChatGPT]

Suara.com - Baik umat Kristen maupun Yahudi menganggap peristiwa Musa membelah Laut Merah sebagai salah satu mukjizat Tuhan yang paling mengesankan.

Namun, penelitian terbaru yang dilansir dari New York Post, menunjukkan bahwa kisah religius ini mungkin memiliki dasar ilmiah.

Menurut Alkitab, Musa, seorang nabi Tuhan, memerintahkan perairan terdalam Laut Merah untuk membuka jalan bagi bangsa Israel melarikan diri dari kejaran Firaun Mesir yang menindas.

Pasukan Firaun kemudian ditenggelamkan oleh gelombang yang datang setelah bangsa Israel berhasil menyeberang. Namun, menurut para ahli di National Center for Atmospheric Research, peristiwa ini tidak selalu memerlukan intervensi ilahi.

Mereka menyatakan bahwa angin yang bertiup dengan kecepatan dan sudut tertentu dapat membuka saluran air, memungkinkan orang-orang untuk berjalan melintasi dasar laut yang terpapar.

Setelah angin mereda, air akan kembali dengan kekuatan seperti tsunami, menenggelamkan siapa pun yang berada di belakang.

Carl Drews, seorang ahli oseanografi, menjelaskan kepada Daily Mail, "Penyeberangan Laut Merah adalah fenomena supernatural yang mencakup komponen alami — mukjizatnya terletak pada waktu yang tepat."

Namun dengan teknologi saat ini, memprediksi bahwa fenomena ini memerlukan angin dengan kecepatan lebih dari 60 mil per jam yang bertiup pada sudut tertentu, membuka terowongan air selebar 3 mil.

Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang kini tidak aman gara-gara ancaman milisi Houthi asal Yaman. [Suara.com/Google Maps]
Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah. [Suara.com/Google Maps]

Nathan Paldor, ilmuwan kelautan dari Hebrew University of Jerusalem, menambahkan, "Ketika angin kencang bertiup ke arah selatan dari ujung Teluk selama sekitar satu hari, air akan terdorong ke laut, sehingga memperlihatkan dasar laut yang sebelumnya terendam."

baca juga

Kisah Musa membelah Laut Merah diperkirakan terjadi di Teluk Aqaba, yang memisahkan Semenanjung Sinai Mesir dari Arab Saudi dan selatan Yordania.

Bagian ini merupakan salah satu bagian terdalam Laut Merah, dengan kedalaman mencapai 6.000 kaki.

Namun, penelitian geologi membantah kemungkinan ini, karena tidak ada angin sekuat apa pun yang dapat membantu orang menyeberangi Teluk Aqaba yang berbahaya.

Selain itu, kisah Alkitab menyebutkan bahwa angin yang membelah laut berasal dari timur, sementara perhitungan ilmiah menunjukkan bahwa angin harus berasal dari barat daya.

Sebagai alternatif, para arkeolog mengajukan lokasi lain di mana peristiwa cuaca ekstrem dapat terjadi, yang mungkin menjadi dasar kisah mukjizat Musa.

Teluk Suez, yang terletak antara daratan Mesir dan semenanjung, memiliki kedalaman hanya 100 kaki dengan dasar yang relatif datar. Pasang surut yang kuat di daerah ini diketahui dapat memperlihatkan dasar laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yaman Bebaskan Kapal Inggris Terkait Israel, Isyarat Perdamaian di Gaza?

Yaman Bebaskan Kapal Inggris Terkait Israel, Isyarat Perdamaian di Gaza?

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 21:40 WIB

Gencatan Senjata Gaza Berdampak Luas: Houthi Yaman Ubah Strategi di Laut Merah

Gencatan Senjata Gaza Berdampak Luas: Houthi Yaman Ubah Strategi di Laut Merah

News | Senin, 20 Januari 2025 | 17:48 WIB

Serangan Udara AS-Inggris Guncang Yaman, Balasan atas Insiden Laut Merah?

Serangan Udara AS-Inggris Guncang Yaman, Balasan atas Insiden Laut Merah?

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 09:05 WIB

Terkini

Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:14 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan

Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta

Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:50 WIB

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:37 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:35 WIB

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

×