Tumbuh Signifikan, Jumlah Pengguna HarmonyOS Mulai Ungguli iOS di China

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:21 WIB
Tumbuh Signifikan, Jumlah Pengguna HarmonyOS Mulai Ungguli iOS di China
Ilustrasi HarmonyOS NEXT. (Huawei)

Suara.com - Huawei mengembangkan sistem operasi buatan mereka usai tak sepenuhnya memanfaatkan Android. Data dari Counterpoint mengungkap bahwa jumlah pengguna HarmonyOS berhasil mengungguli iOS milik Apple di China.

Sebagai informasi, Huawei harus 'berjuang keras' dalam memanfaatkan HarmonyOS. Sanksi dari Amerika Serikat membuat Huawei tak dapat berbisnis dengan perusahaan AS. Ini juga memaksa Huawei bekerja sama dengan perusahaan lain dalam sektor chipset.

Menurut firma riset Counterpoint Research, Huawei mempunyai banyak pelanggan setia di China. HarmonyOS besutan Huawei berhasil mengungguli iOS pada kuartal keempat 2024.

Sistem operasi mandiri tersebut meraih pangsa pasar 19 persen di China. iOS diketahui hanya meraih pangsa pasar 17 persen. Android masih menjadi primadona dengan pangsa pasar 64 persen. Cukup menarik, HarmonyOS mampu mengungguli iOS dalam empat kuartal terakhir alias sepanjang tahun 2024.

Ini merupakan tonggak penting bagi Huawei, perusahaan yang pernah berjuang keras untuk mempertahankan bisnis telepon pintarnya setelah sanksi AS.

Pangsa pasar sistem operasi mobile di China. (Counterpoint)
Pangsa pasar sistem operasi mobile di China. (Counterpoint)

Kini, Huawei tidak hanya melampaui Apple dalam hal perangkat lunak, raksasa teknologi China itu juga mengungguli Apple dalam pangsa pasar smartphone dan tablet di Negeri Tirai Bambu..

Dikutip dari Gizmochina, Huawei mengklaim posisi teratas di pasar ponsel pintar China selama Q4 2024 berdasarkan data Counterpoint. Mereka mengamankan pangsa pasar sebesar 18,1 persen.

Ini menandai pertama kalinya perusahaan tersebut kembali mendapatkan pijakan yang kuat di pasar dalam negeri sejak larangan AS lima tahun lalu.

Penjualan smartphone Huawei melonjak 15,5 persen secara YoY, didorong oleh keberhasilan seri Nova 13 dan Mate 70. Counterpoint juga memprediksi bahwa adopsi HarmonyOS akan terus meningkat, sebagian berkat subsidi yang didukung pemerintah.

baca juga
Pangsa pasar sistem operasi mobile di pasar global. (Counterpoint)
Pangsa pasar sistem operasi mobile di pasar global. (Counterpoint)

Meski mencetak pertumbuhan meyakinkan di China, situasi Huawei di pasar global berbeda 180 derajat. Android masih memimpin dengan pangsa pasar sebesar 74 persen.

Sementara itu, Apple telah meningkatkan pangsa pasarnya dari 16 menjadi 22 persen selama periode yang sama. Pangsa pasar global Huawei tetap stabil di angka 4 persen sejak awal 2024.

Huawei Mate 70 Lebih Murah dari iPhone 16

Di tengah pembatasan teknologi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Huawei berhasil meluncurkan lini ponsel unggulan terbarunya, seri Mate 70 pada Q4 2024. Harga yang ditawarkan untuk model dasar Huawei Mate 70 ternyata lebih bersaing dibandingkan harga iPhone 16.

Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini memperkenalkan empat model sekaligus, yaitu Huawei Mate 70, Huawei Mate 70 Pro, Huawei Mate 70 Pro Plus, dan Huawei Mate 70 RS.

Untuk varian dengan kapasitas memori terendah (12GB/256GB), Huawei Mate 70 dibanderol dengan harga 5.499 yuan, yang setara dengan sekitar Rp 12,1 juta.

Angka ini lebih rendah daripada perkiraan harga iPhone 16 yang diperkirakan mulai dari 799 dolar AS atau sekitar Rp 13,1 juta.

Huawei Mate 70 standar. (Huawei)
Huawei Mate 70 standar. (Huawei)

Sebagai dampak dari sanksi yang dikenakan AS, Huawei menggunakan sistem operasi HarmonyOS 4.3 pada jajaran ponsel premiumnya.

Model standar Huawei Mate 70 dilengkapi dengan layar LTPO OLED berukuran 6,7 inci (resolusi 1.216 x 2.688 piksel) dengan kemampuan refresh rate adaptif antara 1 hingga 120 Hz.

Untuk model Pro dan Pro Plus, Huawei menggunakan layar LTPO OLED berukuran 6,9 inci (resolusi 1.316 x 2.832 piksel) dengan desain quad-curved dan tingkat kecerahan maksimal 2.500 nits.

Sementara itu, model tertinggi, Huawei Mate 70 RS, memiliki layar LTPO OLED dua lapis berukuran 6,9 inci (resolusi 1.316 x 2.832 piksel) dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits.

Dari segi fotografi, model standar Mate 70 dibekali dengan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 40 MP, dan kamera telefoto 12 MP dengan kemampuan zoom optik 5,5x dan zoom digital 30x.

Model Pro hadir dengan peningkatan pada kamera telefoto periskop 48 MP yang mendukung zoom optik 4x dan zoom digital hingga 100x.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Keunggulan Huawei Mate X6, Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 30 Jutaan

4 Keunggulan Huawei Mate X6, Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 30 Jutaan

Tekno | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:45 WIB

HP Lipat Huawei Pocket 3 Siap Rilis, Bodi Diprediksi Compact

HP Lipat Huawei Pocket 3 Siap Rilis, Bodi Diprediksi Compact

Tekno | Rabu, 12 Maret 2025 | 20:49 WIB

Huawei Band 10 Dijual Rp 400 Ribuan di Tanah Air, Bawa Banyak Fitur Cerdas!

Huawei Band 10 Dijual Rp 400 Ribuan di Tanah Air, Bawa Banyak Fitur Cerdas!

Tekno | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Huawei Mate X6:  HP Lipat Tangguh Penantang Baru di Indonesia!

Harga dan Spesifikasi Lengkap Huawei Mate X6: HP Lipat Tangguh Penantang Baru di Indonesia!

Tekno | Kamis, 06 Maret 2025 | 03:59 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×