Fitur Pembatasan Pesan Broadcast Sedang Dikembangkan WhatsApp

Agung Pratnyawan, Lintang Siltya Utami

Kamis, 03 April 2025 | 12:27 WIB
Fitur Pembatasan Pesan Broadcast Sedang Dikembangkan WhatsApp
Ilustrasi pesan di WhatsApp. [Unsplash/Christian Wiediger]

Suara.com - WhatsApp baru-baru ini mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan fitur baru untuk membatasi jumlah pesan siaran atau broadcast yang dapat dikirim oleh penggunanya.

Tujuan dari pembatasan ini adalah untuk membantu mengelola pengiriman pesan massal dengan menetapkan batasan bulanan terhadap jumlah siaran yang dapat dilakukan.

Meskipun WhatsApp belum mengungkapkan secara pasti jumlah batas yang akan diterapkan, perusahaan menyebutkan bahwa pengguna akan menerima pemberitahuan ketika kuota siaran mereka hampir habis, yang akan memungkinkan mereka merencanakan pengiriman pesan dengan lebih efisien.

Kini, WhatsApp tampaknya sedang melakukan penyempurnaan pada fitur ini untuk memastikan transparansi terkait jumlah pesan siaran yang telah dikirim.

Dalam pembaruan terbaru untuk versi beta Android 2.25.10.8, yang dapat diunduh di Google Play Store, ditemukan bahwa WhatsApp sedang mengembangkan sistem pemberitahuan terkait batasan pengiriman pesan broadcast.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan oleh WA Beta Info pada Kamis (3/4/2025), terlihat bahwa WhatsApp sedang menguji fitur yang akan memberi tahu pengguna mengenai jumlah pesan siaran yang telah mereka kirim dalam satu sesi.

Pembaruan fitur untuk membatasi pesan broadcast di WhatsApp. [WA Beta Info]
Pembaruan fitur untuk membatasi pesan broadcast di WhatsApp. [WA Beta Info]

Sesi ini akan berlangsung selama 30 hari, dimulai sejak pengguna mengirim pesan siaran pertama dan akan otomatis di-reset setelah periode tersebut berakhir. Selama satu sesi ini, pengguna akan diizinkan untuk mengirimkan sejumlah pesan siaran yang sudah ditentukan.

Untuk mempermudah pengguna dalam melacak penggunaan pesan siaran mereka, WhatsApp berencana untuk mengintegrasikan sistem notifikasi yang akan menampilkan jumlah pesan yang sudah dikirim dalam sesi tersebut.

Fitur ini dapat diakses melalui menu pengaturan aplikasi maupun dalam obrolan siaran itu sendiri.

baca juga

Di halaman pengaturan, pengguna dapat memeriksa sisa kuota siaran yang masih tersedia, sedangkan dalam obrolan siaran, WhatsApp akan menambahkan pesan yang disematkan di bagian atas percakapan, yang memberikan pembaruan secara real-time mengenai jumlah pesan yang telah dikirim dalam periode satu bulan.

Hal ini bertujuan untuk menjaga agar pengguna tetap mengetahui sisa kuota mereka dan bisa merencanakan pengiriman pesan dengan lebih baik.

Melalui sistem notifikasi yang baru ini, WhatsApp berharap dapat membantu penggunanya dalam mengelola pesan broadcast mereka dengan lebih efisien, sambil tetap berada dalam batas yang ditentukan.

Fitur ini akan mengurangi risiko terjadinya pengiriman pesan siaran yang berlebihan dan mencegah terjadinya spam yang tidak diinginkan.

Dengan adanya pembatasan ini, pengguna mungkin akan mencari alternatif lain untuk berkomunikasi dengan audiens yang lebih besar.

Dua solusi potensial yang bisa digunakan adalah pembaruan status atau Saluran WhatsApp. Pembaruan status dan Saluran WhatsApp keduanya dirancang untuk komunikasi massal, dan dapat menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan bagi pengguna yang sering kali mencapai batas siaran.

Khususnya Saluran WhatsApp, yang memungkinkan pembaruan publik tanpa batasan daftar siaran tradisional, menjadi alternatif yang sangat menarik, terutama bagi bisnis dan admin komunitas yang sering membutuhkan cara untuk menjangkau banyak orang sekaligus tanpa terbatas oleh kuota siaran.

Dengan adanya pembaruan ini, WhatsApp tampaknya semakin fokus pada penciptaan pengalaman pengguna yang lebih teratur dan terkelola dengan baik, serta mengurangi potensi penyalahgunaan fitur pesan siaran untuk tujuan yang tidak diinginkan.

Pengguna akan lebih dipandu dan diberi alat untuk mengelola interaksi mereka dengan lebih hati-hati, baik itu untuk tujuan pribadi atau bisnis.

Pesan broadcast di WhatsApp sendiri merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan yang sama secara bersamaan ke banyak orang tanpa membuat grup. Pesan yang dikirim melalui fitur broadcast akan diterima oleh kontak yang ada dalam daftar si pengirim, tetapi pengguna tidak akan tahu siapa saja yang menerima pesan tersebut, kecuali jika pengguna membalas pesan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?

News | Rabu, 02 April 2025 | 20:46 WIB

Cara Broadcast Pesan WhatsApp untuk Ucapan Selamat Idul Fitri

Cara Broadcast Pesan WhatsApp untuk Ucapan Selamat Idul Fitri

Tekno | Selasa, 01 April 2025 | 08:00 WIB

WhatsApp Kembangkan Fitur Pengingat Pesan Menggunakan Meta AI

WhatsApp Kembangkan Fitur Pengingat Pesan Menggunakan Meta AI

Tekno | Senin, 31 Maret 2025 | 17:26 WIB

Terkini

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:01 WIB

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:15 WIB

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:50 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:40 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:22 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

×