WhatsApp Kembangkan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut, Berbagi Pesan Akan Dibatasi

Agung Pratnyawan, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 04 April 2025 | 11:07 WIB
WhatsApp Kembangkan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut, Berbagi Pesan Akan Dibatasi
Logo WhatsApp. [Pixabay]

Suara.com - WhatsApp sebelumnya mengumumkan peluncuran fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan privasi penggunanya.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memblokir pesan otomatis dari akun yang tidak dikenal, dengan tujuan utama untuk mengurangi potensi spam. Pengguna dapat mengaktifkan opsi ini melalui pengaturan privasi di bagian Lanjutan, yang memungkinkan WhatsApp untuk secara otomatis memblokir pesan dari akun yang mengirimkan sejumlah besar pesan dalam waktu singkat.

Berbeda dengan pemblokiran menyeluruh yang memblokir semua pesan dari akun yang tidak dikenal, fitur ini lebih terfokus untuk menangani pesan yang datang dalam volume tinggi dalam waktu singkat.

Dengan cara ini, WhatsApp membantu memastikan bahwa pesan yang relevan tetap diterima oleh pengguna, sementara pesan yang berpotensi mengganggu atau berbahaya dapat diblokir secara otomatis.

WhatsApp tampaknya semakin serius dalam melindungi privasi dan keamanan pengguna, dan ini terlihat dari upaya mereka untuk memperkenalkan pembaruan baru yang lebih canggih.

Salah satu pembaruan signifikan yang sedang dikembangkan adalah fitur privasi obrolan tingkat lanjut. Fitur yang saat ini sedang diuji dalam versi beta WhatsApp untuk Android (versi 2.25.10.14) tersebut bertujuan untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna terkait dengan berbagi pesan dan media di dalam obrolan mereka.

Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk membatasi media yang diterima, seperti gambar atau video, agar tidak disimpan secara otomatis ke galeri perangkat mereka.

Ini berarti bahwa jika seseorang mengirim gambar atau video kepada pengguna yang mengaktifkan fitur ini, media tersebut tidak akan disalin atau disimpan langsung ke galeri perangkat penerima.

WhatsApp Kembangkan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut. [WABetaInfo]
WhatsApp Kembangkan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut. [WABetaInfo]

Dilansir dari WABetaInfo pada Jumat (4/4/2025), fitur pembatasan ini sebenarnya sudah diterapkan pada pesan yang menghilang (disappearing messages), namun WhatsApp kini sedang memperluas penerapannya ke seluruh percakapan, sehingga memberikan kontrol lebih bagi pengguna dalam mengelola data pribadi mereka.

baca juga

Selain itu, fitur privasi obrolan lanjutan ini juga mencakup pembatasan untuk mengekspor riwayat obrolan.

Jika fitur ini diaktifkan, WhatsApp akan memblokir ekspor riwayat obrolan yang berisi pesan dari pengguna yang telah mengaktifkan pengaturan ini, guna menjaga privasi percakapan dan mencegah penyebaran data yang tidak sah.

Meskipun begitu, fitur ini tidak akan membatasi penerusan pesan, yang tetap dapat dilakukan oleh pengguna, sehingga kegunaan fitur ini tetap terjaga.

Selanjutnya, jika fitur privasi obrolan lanjutan diaktifkan, peserta dalam percakapan tidak akan dapat berinteraksi dengan Meta AI melalui percakapan tersebut, yang semakin memperkuat kontrol atas siapa yang dapat mengakses percakapan tersebut.

Fitur ini, meskipun terbatas pada perlindungan ekspor riwayat obrolan dan pembatasan penyimpanan media, memberikan harapan bahwa WhatsApp akan terus mengembangkan alat-alat untuk lebih meningkatkan kontrol privasi pengguna di masa depan.

Hal ini terutama penting bagi pengguna yang sering berkomunikasi mengenai topik-topik sensitif dan ingin memastikan bahwa percakapan mereka tidak jatuh ke tangan yang salah.

Namun, satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa tidak ada indikasi bahwa WhatsApp memperkenalkan mekanisme deteksi tangkapan layar untuk mencegah tangkapan layar obrolan.

Keputusan ini mungkin didasari oleh kenyataan bahwa pengguna masih bisa mengambil tangkapan layar melalui WhatsApp Web atau menggunakan perangkat lain untuk menangkap layar, yang membuat deteksi tangkapan layar kurang efektif.

Meskipun fitur ini memungkinkan pesan untuk diteruskan, tidak ada mekanisme untuk mencegah pengguna menggunakan metode alternatif untuk berbagi pesan tersebut.

Fitur privasi obrolan tingkat lanjut ini akan bersifat opsional, artinya pengguna memiliki kebebasan untuk mengaktifkannya atau menonaktifkannya sesuai preferensi mereka.

Pengguna bisa mengelola pengaturan ini dari layar info obrolan, memberikan pengguna kontrol yang lebih besar atas bagaimana percakapan mereka dibagikan.

Fitur ini dapat diaktifkan oleh salah satu peserta dalam percakapan dan akan berlaku untuk kedua belah pihak, meskipun salah satu pengguna tidak mengaktifkannya.

Walau begitu, jika pengguna memutuskan untuk menonaktifkan fitur ini, tindakan tersebut akan memicu pemberitahuan di dalam percakapan tersebut, yang memberi tahu semua peserta tentang perubahan pengaturan.

Hal ini memastikan bahwa pengguna tetap transparan mengenai kontrol privasi yang diterapkan dalam percakapan WhatsApp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Kunci WhatsApp Supaya Tidak Dibuka Sembarangan, Amankan Privasi

Cara Kunci WhatsApp Supaya Tidak Dibuka Sembarangan, Amankan Privasi

Tekno | Kamis, 03 April 2025 | 12:03 WIB

Fitur Pembatasan Pesan Broadcast Sedang Dikembangkan WhatsApp

Fitur Pembatasan Pesan Broadcast Sedang Dikembangkan WhatsApp

Tekno | Kamis, 03 April 2025 | 12:27 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?

News | Rabu, 02 April 2025 | 20:46 WIB

Terkini

Investasi Rp3,3 Triliun, PLTS Akan Dibangun di 10 Lokasi Sulawesi Tengah

Investasi Rp3,3 Triliun, PLTS Akan Dibangun di 10 Lokasi Sulawesi Tengah

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Gianni Infantino Temui Prabowo Subianto Bahas Masa Depan Sepak Bola ASEAN

Gianni Infantino Temui Prabowo Subianto Bahas Masa Depan Sepak Bola ASEAN

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:40 WIB

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

Jakarta | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:35 WIB

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

Kaltim | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:34 WIB

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32 WIB

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

×