Hasil Merger XL-Smartfren ke XLSmart: Bangun 8.000 BTS Baru, Nilai Investasi Berkisar Rp 16 Triliun

Dicky Prastya

Jum'at, 18 April 2025 | 16:34 WIB
Hasil Merger XL-Smartfren ke XLSmart: Bangun 8.000 BTS Baru, Nilai Investasi Berkisar Rp 16 Triliun
Ilustrasi BTS XL Axiata. [XL Axiata]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sudah merestui merger operator seluler XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSmart. Usai bergabung, Menkomdigi Meutya Hafid mewajibkan perusahaan untuk membangun 8.000 base transceiver station (BTS) baru dengan estimasi nilai Rp 16 triliun.

"8.000 BTS baru yang diwajibkan itu jadi artinya bisa lebih dari ini, yang artinya secara otomatis karena kita sudah masuk era 5G tadi jadi kami juga harapkan berbasis 5G," kata Meutya saat konferensi pers di Kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah yang juga hadir di sana memperkirakan kalau nilai investasi 8.000 BTS itu mencapai Rp 1,6 triliun apabila pembangunan satu menara berkisar Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar.

Menkomdigi Meutya Hafid saat konferensi pers soal merger XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSmart di Kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (17/4/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menkomdigi Meutya Hafid saat konferensi pers soal merger XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSmart di Kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (17/4/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Kendati begitu Meutya hanya mewajibkan jumlah 8.000 BTS sesuai komitmen XLSmart karena biaya pembangunan BTS berbeda-beda di setiap wilayah.

"Jadi kenapa kami tidak juga mematok angka, ini tentu berbeda-beda di berbagai wilayah. Kemudian juga kami enggak tahu harga ke depan berapa. Jadi yang kami hitung adalah komitmen fisik dengan angka minimal penambahan 8.000 di BTS," papar dia.

Meutya menegaskan jika XLSmart tidak mampu memenuhi komitmen, maka Komdigi bakal memberikan sanksi administratif berupa denda hingga pencabutan izin perusahaan.

"Sanksi administratif berupa denda sampai pencabutan izin," tegas dia.

Di sesi terpisah, Denny Setiawan selaku Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi menyebut kalau pembangunan 8.000 BTS diputuskan berdasarkan hasil dari diskusi Pemerintah dengan XLSmart.

"Itu hasil diskusi. Itu antara permintaan kami dan kesanggupan mereka (XLSmart)," kata dia dalam wawancara cegat (doorstop).

baca juga

Menurut Denny, pembangunan 8.000 BTS baru dari XLSMart akan bermanfaat ke masyarakat. Dicontohkan dia, layanan jaringan internet dari perusahaan merger itu bisa dipakai di tempat publik seperti puskesmas dan sekolah.

"Jadi akan tambah kualitas dan tambah coverage," imbuhnya.

Denny mengatakan kalau pembangunan 8.000 menara BTS baru akan dilakukan XLSmart dalam tenggat waktu maksimal dua tahun. Proyek ini bakal dilaksanakan di dalam maupun luar Pulau Jawa.

"Nah itu nanti detailnya akan disampaikan mereka," pungkas Denny.

Komdigi wajibkan beberapa syarat ke XLSmart usai merger

Setelah merestui merger XL Axiata dan Smartfren ke XLSmart, Menkomdigi Meutya Hafid juga membeberkan syarat wajib kepada perusahaan baru tersebut.

Pertama, Meutya mewajibkan XLSmart untuk meningkatkan kecepatan unduh (download) hingga 16 persen hingga tahun 2029 mendatang.

Kewajiban kedua, Meutya meminta XLSmart membangun 8.000 base transceiver station (BTS) baru yang dikhususkan ke daerah.

Selanjutnya, Meutya mewajibkan XLSmart untuk meningkatkan akses layanan digital di lebih dari 175.000 sekolah, 8.000 fasilitas layanan kesehatan, dan 42.000 kantor pemerintahan di seluruh Indonesia.

"Ini juga kami harapkan dalam kerangka mencapai penyehatan industri seluler dan juga kami tentu menitipkan betul bahwa layanan harus terjaga secara lebih baik, efisien, inklusif, dan terjangkau," beber dia.

Tak hanya itu, Menkomdigi juga mewajibkan XLSmart tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah meresmikan merger XL Axiata dan Smartfren.

"Kemudian juga tentu terhadap pegawainya tidak boleh, dan tadi sudah dinyatakan komitmen juga bahwa tidak ada PHK yang dilakukan atas entitas baru ini," timpal dia.

Meutya juga memastikan kepada para karyawan XLSmart untuk tidak khawatir soal layanan seluler yang diberikan perusahaan usai merger.

Lebih lagi, tambahnya, saat ini jumlah pelanggan mereka mencapai 95 juta dari total gabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom yang kini menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.

"Ini kita pastikan tidak akan terganggu bahkan tentu yang kita ingin pastikan layanannya bisa lebih baik ke depan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segera Comeback, BIGHIT Rilis Daftar Tujuh Lagu untuk Album Echo dari Jin BTS

Segera Comeback, BIGHIT Rilis Daftar Tujuh Lagu untuk Album Echo dari Jin BTS

Your Say | Jum'at, 18 April 2025 | 14:02 WIB

Prediksi Setlist Konser J-Hope di Jakarta, Ada Lagu-Lagu BTS

Prediksi Setlist Konser J-Hope di Jakarta, Ada Lagu-Lagu BTS

Entertainment | Jum'at, 18 April 2025 | 11:23 WIB

Menkomdigi Restui Merger XLSmart, Wajibkan Bangun 8.000 BTS dan Tak Ada PHK

Menkomdigi Restui Merger XLSmart, Wajibkan Bangun 8.000 BTS dan Tak Ada PHK

Tekno | Kamis, 17 April 2025 | 19:20 WIB

XLSMART Resmi Berdiri, Targetkan Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga 2027

XLSMART Resmi Berdiri, Targetkan Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga 2027

Tekno | Kamis, 17 April 2025 | 18:17 WIB

XLSmart Akan Bangun 8.000 BTS, Pastikan Tak Ada PHK usai Merger XL-Smartfren

XLSmart Akan Bangun 8.000 BTS, Pastikan Tak Ada PHK usai Merger XL-Smartfren

Tekno | Kamis, 17 April 2025 | 17:37 WIB

Ada Duet Bareng Yena, Intip Tracklist Album Solo Terbaru Jin BTS 'Echo'

Ada Duet Bareng Yena, Intip Tracklist Album Solo Terbaru Jin BTS 'Echo'

Your Say | Kamis, 17 April 2025 | 12:49 WIB

Terkini

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

×