Xiaomi Akan Hapus Google Dialer di Pembaruan HyperOS 3

Lintang Siltya Utami

Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:29 WIB
Xiaomi Akan Hapus Google Dialer di Pembaruan HyperOS 3
Ilustrasi perangkat Xiaomi. [Unsplash/Shiwa ID]

Suara.com - Xiaomi tampaknya sedang bersiap untuk meninggalkan aplikasi telepon standar milik Google dan memperkenalkan solusi internalnya sendiri.

Berdasarkan informasi yang beredar mengenai versi pengembangan terbaru dari sistem operasi HyperOS 3, muncul indikasi kuat bahwa perusahaan asal China ini akan mengembangkan dialer eksklusif.

Langkah ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika melihat tren industri saat ini, di mana semakin banyak produsen perangkat Android berusaha untuk mengambil alih kendali atas elemen inti pengalaman pengguna dan mengurangi ketergantungan mereka terhadap layanan serta aplikasi bawaan Google.

Dari bocoran yang beredar, tampak bahwa aplikasi sistem dalam HyperOS 3 hadir dengan peningkatan yang signifikan, baik dari sisi visual maupun performa.

Dilansir dari Xiaomi Time pada Jumat (25/7/2025), terdapat animasi yang lebih halus serta tampilan antarmuka yang lebih terintegrasi, memperlihatkan upaya serius dari Xiaomi dalam menciptakan pengalaman sistem operasi yang lebih mulus dan menyatu.

Hal ini mencerminkan pendekatan strategis perusahaan untuk membangun ekosistem yang lebih kuat dan mandiri, mirip dengan pendekatan sejumlah produsen Android besar lainnya.

Google dialer di HP Xiaomi. [Xiaomi Time]
Google dialer di HP Xiaomi. [Xiaomi Time]

Salah satu contoh terdekat dari pergeseran ini dapat dilihat pada Samsung. Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut telah lama meninggalkan dialer Google dengan mengembangkan aplikasi panggilan sendiri dalam antarmuka One UI.

Aplikasi telepon milik Samsung tidak hanya mendukung fitur-fitur dasar, tetapi juga dilengkapi dengan fitur lanjutan seperti perekaman otomatis, yang belum tentu tersedia di aplikasi Google Dialer. Melalui pendekatan ini, Samsung memberi contoh bahwa kontrol penuh terhadap aplikasi inti seperti dialer dapat memberikan keunggulan kompetitif dan meningkatkan daya tarik produknya.

Seiring waktu, Google pun tampaknya mulai mengarahkan produsen perangkat untuk mengambil jalur mandiri. Hal ini ditandai dengan keputusan Google untuk menghentikan pengembangan AOSP Dialer dan aplikasi perpesanan bawaan (AOSP Messaging).

baca juga

Akibatnya, baik produsen perangkat maupun komunitas pengembang sistem operasi berbasis Android kini harus membuat aplikasi mereka sendiri dari nol.

Ini memperjelas arah masa depan Android, di mana integrasi mendalam dengan ekosistem produsen akan menjadi prioritas, bukan lagi bergantung pada solusi generik dari Google.

Versi pengembangan HyperOS 3 yang bocor ke publik menunjukkan bahwa Xiaomi tengah mempersiapkan pembaruan besar, yang kemungkinan besar akan dirilis secara resmi pada September 2025.

Beberapa fokus utama dari pembaruan ini adalah peningkatan pada animasi, kehalusan transisi antarmuka, serta optimalisasi UI secara umum.

Sistem ini dibangun di atas Android 15 dan mungkin akan mencakup Android 16 untuk model-model tertentu. Semua perubahan ini menunjukkan komitmen Xiaomi untuk menawarkan pengalaman pengguna yang lebih seragam dan premium dalam seluruh lini produknya.

Penggunaan dialer kustom bukan hanya soal estetika atau performa, tetapi juga menyangkut strategi bisnis. Dengan mengembangkan aplikasi panggilan sendiri, Xiaomi dapat mengintegrasikan layanan secara lebih dalam, mengelola data pengguna dengan pendekatan yang lebih privat, dan bahkan menyediakan fitur eksklusif yang dapat meningkatkan keterikatan pengguna.

Samsung telah membuktikan bahwa pendekatan ini berhasil menarik perhatian konsumen, sehingga masuk akal jika Xiaomi mencoba mengikuti jejak tersebut untuk meningkatkan loyalitas pengguna terhadap ekosistem mereka.

Dengan dialer buatan sendiri, Xiaomi juga bisa menciptakan koneksi yang lebih erat antara smarphone Xiaomi dengan perangkat lain dalam ekosistem, seperti tablet, smart TV, hingga wearable.

Hal ini akan menghasilkan pengalaman yang lebih seamless bagi konsumen, serta memberikan nilai tambah yang sulit ditiru oleh kompetitor yang masih bergantung pada solusi pihak ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Siapkan HP Lipat dengan Layar Besar, Pakai Chip Snapdragon

Xiaomi Siapkan HP Lipat dengan Layar Besar, Pakai Chip Snapdragon

Tekno | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:47 WIB

Snapdragon 6s Gen 3 Bakal Jadi Dapur Pacu Redmi 15 5G, Begini Kelebihannya

Snapdragon 6s Gen 3 Bakal Jadi Dapur Pacu Redmi 15 5G, Begini Kelebihannya

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:33 WIB

Jajaran Populer HP Xiaomi yang Dipastikan Tak Akan Menerima Pembaruan HyperOS 3

Jajaran Populer HP Xiaomi yang Dipastikan Tak Akan Menerima Pembaruan HyperOS 3

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 15:44 WIB

Terkini

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:43 WIB

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:20 WIB

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Sumsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:14 WIB

×