Geely Kuasai Langit: 41 Satelit IoT Aktif, Apa Artinya Bagi Industri Otomotif?

Muhammad Yunus

Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:16 WIB
Geely Kuasai Langit: 41 Satelit IoT Aktif, Apa Artinya Bagi Industri Otomotif?
Roket yang mengangkut 11 satelit milik GEESATCOM [Suara.com/ANTARA/HO-Geely]

Suara.com - Geely berhasil meluncurkan 11 satelit sekaligus ke bidang orbit (orbital plane) keempat dalam proyek "Geely Future Mobility Constellation" atau GEESATCOM.

Menurut keterangan resmi yang diterima di Jakarta, peluncuran dilakukan dari perairan dekat Rizhao, Provinsi Shandong, China.

Semua satelit kini telah memasuki orbit yang ditentukan dan beroperasi normal, menandai pencapaian penting dalam misi ini.

Peluncuran satelit itu menjadi terobosan signifikan dalam pengembangan komunikasi Internet of Things (IoT) berbasis satelit orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO).

Sebagai pilar utama ekosistem mobilitas terpadu Bumi–Antariksa Geely Group.

Geespace memanfaatkan komunikasi IoT berbasis satelit dan teknologi pemetaan presisi untuk meningkatkan otomatisasi serta konektivitas kendaraan.

Infrastruktur satelit ini menyediakan data penting bagi sistem asisten berkendara canggih (advanced driver assistance systems) dan platform kendaraan terkoneksi.

Sehingga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara secara signifikan.

Geespace berhasil memasarkan chip komunikasi satelit dan modul posisi presisi miliknya, dengan terminal satelit terpasang di kendaraan dan sistem posisi terintegrasi terkini dalam produksi massal di seluruh lini produk Geely Group.

baca juga

Pencapaian ini sejalan dengan visi Zhejiang Geely Holding Group, perusahaan otomotif yang menaungi Geely Auto Indonesia.

Untuk membangun ekosistem mobilitas terpadu Bumi–Antariksa guna merevolusi pengalaman transportasi masyarakat di masa depan.

Proyek GEESATCOM dikembangkan dan dioperasikan secara mandiri oleh Geespace, anak perusahaan dirgantara komersial di bawah Geely Group.

Sebelumnya, perusahaan telah berhasil melakukan tiga peluncuran orbital pada 2022 dan 2024. Dengan peluncuran terbaru, Geespace kini mengoperasikan 41 satelit yang secara bertahap memperluas kapasitas cakupan globalnya.

Tahap pertama proyek ini menargetkan total 72 satelit dan direncanakan selesai pada akhir 2025.

Dalam dua bulan mendatang, Geespace akan mempercepat peluncuran guna mencapai 64 satelit aktif beroperasi, mewujudkan jaringan satelit IoT dengan cakupan global yang luas, kecuali wilayah kutub.

Komunikasi satelit LEO mempercepat perubahan berbagai industri strategis, termasuk kendaraan terkoneksi, mobilitas udara perkotaan, respons darurat, operasi maritim, dan infrastruktur energi.

GEESATCOM menjadi aplikasi terpadu lintas sektor, menghubungkan kendaraan, pesawat rendah, alat berat konstruksi, dan kapal maritim ke jaringan satelit.

Hal ini menciptakan fondasi IoT satelit global yang selalu terhubung guna memberikan layanan komunikasi andal dengan cakupan luas bagi pengguna di seluruh dunia.

Melalui GEESATCOM, Geespace telah menjalin kemitraan dengan operator telekomunikasi di lebih dari 20 negara di Timur Tengah, Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin.

Uji komersial menunjukkan tingkat keberhasilan 99,15 persen dan ketersediaan jaringan melebihi 99,97 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chery Tancap Gas ke Indonesia Timur, Dealer Pertama di Tanah Papua Resmi Beroperasi

Chery Tancap Gas ke Indonesia Timur, Dealer Pertama di Tanah Papua Resmi Beroperasi

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:14 WIB

Renault Gandeng Geely Siapkan SUV Listrik Gempur Pasar Asia Tenggara

Renault Gandeng Geely Siapkan SUV Listrik Gempur Pasar Asia Tenggara

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Klaim Jarak Tempuh 5 Mobil Listrik Ini Ternyata Jauh dari Kenyataan

Klaim Jarak Tempuh 5 Mobil Listrik Ini Ternyata Jauh dari Kenyataan

Otomotif | Senin, 11 Agustus 2025 | 20:07 WIB

Terkini

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Malang | Senin, 28 September 2026 | 18:06 WIB

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Bekaci | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 18:04 WIB

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:03 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Riau | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

×