Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:10 WIB
Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid
Ilustrasi Asteroid. (Pixabay)

Suara.com - Ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap misteri puluhan tahun tentang asal-usul Kawah Silverpit yang terletak di bawah Laut Utara Inggris.

Penelitian terbaru mengonfirmasi bahwa kawah tersebut terbentuk akibat hantaman asteroid raksasa sekitar 50 juta tahun lalu, menutup perdebatan panjang di kalangan ahli geologi.

Kawah Silverpit terletak di 129 kilometer dari pantai Yorkshire. Memiliki lebar 3 km dan berada sekitar 700 meter di bawah permukaan laut. Bentuknya yang bulat, dengan puncak di tengah terlihat seperti hasil tumbukan dari luar angkasa.

Sekitar 50 juta tahun silam, di masa Eosen Tengah, asteroid berdiameter sekitar 160 meter melintas atmosfer Bumi sebelum menghantam dasar laut. Benturan itu membentuk kawah sedalam hampir 800 meter dengan lebar sekitar tiga kilometer.

Dampak tabrakan tidak hanya menciptakan kawah, tetapi juga memicu semburan air dan material ke udara serta menimbulkan tsunami raksasa. Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu tabrakan besar yang meninggalkan jejak permanen dalam sejarah geologi kawasan tersebut.

Mengutip dari Sustainability Times (2/10/2025), kawah Silverpit pertama kali ditemukan pada 2002 melalui data seismik 3D. Ciri-cirinya, seperti bentuk lingkaran sempurna, puncak di tengah, dan retakan sekeliling, mengarah pada hipotesis bahwa kawah ini terbentuk dari tumbukan kecepatan tinggi.

Namun, tidak semua ilmuwan sepakat. Sebagian menilai formasi itu bisa disebabkan pergerakan garam di bawah permukaan atau aktivitas vulkanik. Perdebatan sengit bahkan memuncak pada 2009, ketika banyak ahli lebih condong pada penjelasan non-astronomis.

Teknologi pencitraan seismik modern memberi kesempatan baru untuk meneliti ulang kawah ini.

Mengutip dari Space.com (26/9/2025), penelitian yang dipimpin Uisdean Nicholson, ahli geosains dari Heriot-Watt University di Skotlandia, menemukan bukti penting berupa kristal kuarsa dan feldspar yang mengalami “shock” atau tekanan ekstrem di kedalaman sama dengan lantai kawah.

baca juga
Asteroid Bennu, seperti yang terlihat pada 6 Januari 2019, oleh pesawat luar angkasa OSIRIS-REx milik NASA. (Kredit gambar: NASA/Goddard/Universitas Arizona)
Ilustrasi asteroid. (Kredit gambar: NASA/Goddard/Universitas Arizona)

Kristal ini hanya bisa terbentuk akibat tumbukan kecepatan sangat tinggi, sehingga menjadi bukti kuat bahwa Silverpit memang hasil benturan asteroid. Temuan ini sekaligus menguatkan argumen Gareth Collins, pakar ilmu planet dari Imperial College London, yang sejak lama mendukung teori tumbukan.

Menurut Science Alert (30/9/2025), konfirmasi ini menambah daftar kawah tumbukan di Bumi yang jumlahnya hanya sekitar 200. Lebih istimewa lagi, Silverpit termasuk yang sangat jarang karena berada di bawah laut—hanya sekitar 30 yang pernah tercatat secara global.

Biasanya, kawah tumbukan sulit bertahan lama akibat erosi dan aktivitas tektonik. Fakta bahwa Silverpit masih terawetkan dengan baik memberi peluang emas bagi ilmuwan untuk mempelajari dampak tumbukan di bawah permukaan laut.

Temuan ini tidak hanya memperkaya sejarah geologi, tetapi juga memberi pelajaran untuk masa depan. Dengan memahami dampak tumbukan masa lalu, para ilmuwan bisa lebih siap menghadapi potensi ancaman asteroid yang mungkin terjadi lagi.

Nicholson menegaskan, hasil penelitian ini bisa membantu memprediksi apa yang akan terjadi jika Bumi kembali mengalami benturan serupa. Pengetahuan tersebut penting untuk menyusun strategi mitigasi menghadapi bahaya kosmik.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

Tekno | Senin, 29 September 2025 | 18:49 WIB

Benarkah Diet Keto Berisiko untuk Kesehatan? Ini Jawaban Ahli

Benarkah Diet Keto Berisiko untuk Kesehatan? Ini Jawaban Ahli

Health | Selasa, 23 September 2025 | 13:15 WIB

Panduan Wisata Kawah Ratu Bogor 2025: Daya Tarik, Rute, Fasilitas, dan Tiket Masuk

Panduan Wisata Kawah Ratu Bogor 2025: Daya Tarik, Rute, Fasilitas, dan Tiket Masuk

Your Say | Senin, 11 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Ganja Akhirnya Diteliti di Indonesia! Kepala BNN: Bila Oke Dibeli Pakai Resep Dokter

Ganja Akhirnya Diteliti di Indonesia! Kepala BNN: Bila Oke Dibeli Pakai Resep Dokter

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 17:46 WIB

'Neraka' di Rinjani: Pakar Ungkap Kombinasi Maut Gas Beracun-Suhu Ekstrem Tewaskan Pendaki Brasil

'Neraka' di Rinjani: Pakar Ungkap Kombinasi Maut Gas Beracun-Suhu Ekstrem Tewaskan Pendaki Brasil

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 18:41 WIB

Penelitian FKUI: Pilihan Popok yang Tepat Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Penelitian FKUI: Pilihan Popok yang Tepat Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Health | Jum'at, 30 Mei 2025 | 14:38 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×