Studio Jepang Desak OpenAI Hentikan Penggunaan Konten Anime di Sora 2, Kenapa?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 04 November 2025 | 14:46 WIB
Studio Jepang Desak OpenAI Hentikan Penggunaan Konten Anime di Sora 2, Kenapa?
Square Enix menjadi salah satu studio game yang karyanya dipakai untuk melatih Sora 2. (Unreal)

Suara.com - Kontroversi baru kembali menghampiri industri kecerdasan buatan setelah serikat konten Jepang meminta OpenAI berhenti menggunakan karya mereka untuk melatih model video Sora 2.

Organisasi yang menaungi raksasa media Jepang, termasuk Studio Ghibli dan Square Enix, menilai praktik pelatihan model yang dilakukan OpenAI berpotensi melanggar hak cipta dan tidak sesuai dengan hukum di Jepang.

Menurut laporan Variety (3/11/2025), organisasi tersebut — Content Overseas Distribution Association (CODA) — mengirimkan surat resmi kepada OpenAI untuk menuntut penghentian penggunaan konten anime, film, musik, hingga video game milik anggota mereka sebagai bahan pelatihan Sora 2.

Dalam pernyataan resmi tertanggal 27 Oktober, CODA menyatakan bahwa sejumlah besar video yang dihasilkan Sora 2 "sangat mirip" dengan gaya visual khas Jepang. Mereka menduga kemiripan itu disebabkan penggunaan konten Jepang sebagai data pelatihan tanpa izin.

CODA menegaskan bahwa apabila model AI menghasilkan ulang atau meniru materi berhak cipta secara spesifik, maka proses pelatihannya sendiri bisa dianggap sebagai bentuk pelanggaran hak cipta.

Mereka menekankan bahwa tindakan menyalin suatu karya untuk pembelajaran mesin tidak otomatis dibenarkan dalam konteks hukum Jepang.

Selain itu, mereka menolak sistem opt-out yang diterapkan OpenAI, di mana pemilik IP harus secara aktif meminta agar konten mereka tidak digunakan sebagai data.

Menurut CODA, hukum Jepang mengharuskan izin diberikan terlebih dahulu (prior permission), bukan memberikan keberatan setelah konten terlanjur digunakan.

Sora AI
Sora AI

Hingga laporan ini diturunkan, OpenAI belum memberikan komentar resmi atas permintaan CODA.

baca juga

CEO OpenAI Sam Altman sebelumnya menyatakan bahwa Sora 2 akan memberikan kontrol lebih rinci bagi pemilik karakter atau konten, bahkan menawarkan opsi untuk melarang penggunaan tertentu. Namun detail implementasinya belum dijelaskan secara terbuka.

Menurut laporan dari Game Developer (3/11/2025), Altman juga sempat mengakui bahwa Jepang memiliki kontribusi besar dalam budaya kreatif dunia.

Menurutnya, kecintaan pengguna global terhadap gaya visual Jepang — seperti Studio Ghibli — terlihat jelas dari tren video yang dibuat dengan model AI sebelumnya.

Penolakan terhadap AI bukan sesuatu yang baru di industri animasi Jepang. Hayao Miyazaki, pendiri Studio Ghibli, pernah dengan keras mengecam animasi yang dihasilkan AI pada tahun 2016.

Dalam sebuah pertemuan di mana ia ditunjukkan demo animasi otomatis, Miyazaki mengatakan teknologi tersebut “menghina kehidupan itu sendiri” dan sama sekali tidak ingin menggunakannya dalam karyanya.

Sikap tegas dari tokoh seterkenal Miyazaki membuat komunitas animasi Jepang semakin sensitif terhadap penggunaan AI, terutama jika menyangkut peniruan gaya seni yang dibangun melalui proses manual selama puluhan tahun.

CODA, yang berdiri sejak 2002, mewakili sejumlah perusahaan terbesar Jepang di bidang anime, musik, media, dan video game.

Di dalamnya terdapat nama-nama seperti: Studio Ghibli, Aniplex, Kadokawa dan Shogakukan-Shueisha, Square Enix, Bandai dan Bandai Namco Filmworks, TMS Entertainment, TV Asahi, TV Tokyo, dan Fuji TV, Toho dan Toei, dan Universal Music Japan

Dengan daftar anggota sebesar ini, permintaan CODA kepada OpenAI berpotensi berdampak luas terhadap akses konten Jepang yang digunakan dalam pelatihan model generatif di masa depan.

OpenAI belakangan ini sering menghadapi gugatan terkait pelanggaran hak cipta, terutama soal penggunaan karya tanpa izin untuk melatih model.

Hanya beberapa hari sebelumnya, gugatan dari sejumlah penulis, termasuk dari penulis Game of Thrones George R. R. Martin, dinyatakan dapat berlanjut di pengadilan Amerika Serikat.

Mereka menuduh OpenAI dan Microsoft menggunakan karya mereka sebagai data pelatihan tanpa lisensi.

Selama ini OpenAI mengakui bahwa ChatGPT dilatih menggunakan “informasi yang tersedia secara publik”, data kemitraan, serta konten yang diberikan pengguna. Namun untuk Sora 2, perusahaan masih belum menjelaskan secara detail sumber video yang dipakai.

Sora 2 mampu meniru berbagai gaya visual dari film Netflix, video game seperti Minecraft dan Civilization, hingga karakter populer Marvel. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa model tersebut mungkin dilatih dengan data berlisensi atau konten komersial.

Asosiasi industri film Amerika, Motion Picture Association (MPA), turut memberikan komentar setelah peluncuran Sora 2. Mereka menyatakan bahwa tanggung jawab mencegah pelanggaran hak cipta sepenuhnya ada di tangan OpenAI, bukan pada pemilik IP.

“OpenAI harus mengambil langkah tegas dan segera untuk menanggulangi masalah ini,” ujar Charles Rivkin, CEO MPA.

Permintaan keras CODA menandai babak baru dalam perdebatan global mengenai AI generatif dan hak cipta. Jepang yang selama ini dikenal dengan budaya animasi dan game yang kuat, kini berada di garis depan menuntut transparansi dan perlindungan karya.

Sementara itu, OpenAI dihadapkan pada tuntutan untuk membuktikan bahwa teknologinya tidak merugikan kreator yang menjadi sumber inspirasi model mereka. Konflik ini diperkirakan akan terus berkembang seiring semakin banyak perusahaan yang meninjau bagaimana konten mereka digunakan oleh AI.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Princess Mononoke: Mahakarya Studio Ghibli yang Abadi

Review Film Princess Mononoke: Mahakarya Studio Ghibli yang Abadi

Your Say | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Madame Wang Secret Garden: Kafe ala Studio Ghibli di Tengah Kota Malang!

Madame Wang Secret Garden: Kafe ala Studio Ghibli di Tengah Kota Malang!

Your Say | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:00 WIB

Suka Film Ghibli? Ini Rekomendasi yang Pas Buat Ditonton saat Musim Panas

Suka Film Ghibli? Ini Rekomendasi yang Pas Buat Ditonton saat Musim Panas

Your Say | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:59 WIB

Grave of the Fireflies Tayang Perdana di Bioskop Indonesia Mulai 29 Agustus

Grave of the Fireflies Tayang Perdana di Bioskop Indonesia Mulai 29 Agustus

Your Say | Kamis, 17 Juli 2025 | 12:19 WIB

Sinopsis Grave of the Fireflies yang Bikin Banjir Air Mata, Akhirnya Tayang di Bioskop Indonesia

Sinopsis Grave of the Fireflies yang Bikin Banjir Air Mata, Akhirnya Tayang di Bioskop Indonesia

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 07:39 WIB

5 Anime Ghibli yang Tidak Cocok Ditonton oleh Anak-Anak, Kenapa?

5 Anime Ghibli yang Tidak Cocok Ditonton oleh Anak-Anak, Kenapa?

Your Say | Rabu, 18 Juni 2025 | 12:43 WIB

Terkini

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:12 WIB

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:00 WIB

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

×