Pemerintah Berencana Batasi Game Online Buntut Tragedi SMAN 72, Ikuti Kebijakan China?

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 11 November 2025 | 15:49 WIB
Pemerintah Berencana Batasi Game Online Buntut Tragedi SMAN 72, Ikuti Kebijakan China?
Ilustrasi game PUBG Mobile. (PUBG Corporation)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia mempertimbangkan pembatasan game online setelah tragedi SMAN 72.

  • Kekhawatiran muncul karena pengaruh game FPS yang menampilkan senjata mirip temuan di TKP.

  • China sudah membatasi game online bagi anak-anak sejak tahun 2019.

Suara.com - Pemerintah Indonesia baru-baru ini berencana melakukan pembatasan terhadap game online buntut tragedi ledakan di SMAN 72 Jakarta. Jika diaplikasikan, terdapat spekulasi bila pemerintah Indonesia meniru kebijakan pembatasan game online seperti di China.

Sebagai informasi, China menganggap game tertentu 'berpengaruh buruk' dan menimbulkan 'kecanduan' bagi anak-anak di bawah umur.

Itu mirip dengan pernyataan Prabowo dalam menanggapi ledakan di SMAN 72 Jakarta yang menimbulkan puluhan korban luka.

Kepolisian diketahui menemukan senjata mainan mirip AR-15 (senapan semi-otomatis ringan) di TKP dekat lokasi ledakan.

Senjata mainan itu familiar ditemukan pada game FPS dan Battle Royale, termasuk PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, dan Free Fire.

"Beliau (Prabowo) menyampaikan, kita juga masih harus berpikir untuk membatasi dan mencoba bagaimana mencari jalan keluar terhadap pengaruh pengaruh dari game online. Karena, tidak menutup kemungkinan, game online ini ada beberapa yang di situ, ada hal-hal yang kurang baik, yang mungkin itu bisa memengaruhi generasi kita ke depan. Misalnya contoh, PUBG. Itu kan di situ, kita mungkin berpikirnya ada pembatasan-pembatasan ya, di situ kan jenis-jenis senjata, juga mudah sekali untuk dipelajari, lebih berbahaya lagi," kata Mensesneg Prasetyo Hadi pada Minggu (9/11/2025).

Ilustrasi senjata mainan mirip AR-15 di TKP SMAN 72 dan game PUBG. (ist)
Ilustrasi senjata mainan mirip AR-15 di TKP SMAN 72 dan game PUBG. (ist)

Kebijakan China Dalam Membatasi Game Online

China tak sepenuhnya memblokir game online untuk anak-anak, namun membatasi jam bermain mereka.

Itu cukup masuk akal mengingat industri game berkembang pesat di China serta menghasilkan banyak pemasukan serta menciptakan lapangan kerja.

baca juga

Mengutip The Conversation dan SCMP, China membuat undang-undang khusus yang mengatur game online pada 2019 lalu.

UU tersebut membatasi waktu bermain game bagi anak-anak di bawah 18 tahun hingga 90 menit per hari pada hari kerja dan tiga jam pada akhir pekan.

"Jam malam" akan melarang bermain game dari pukul 22.00 hingga 08.00.

Amandemen tahun 2021 selanjutnya membatasi waktu bermain hanya pukul 8 malam hingga 9 malam (waktu bermain satu jam) pada hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Pada tahun 2023, China memperluas kerangka regulasi itu melampaui game online dan mencakup platform streaming langsung, situs berbagi video, dan media sosial.

Mereka mewajibkan platform-platform tersebut untuk membangun dan membuat "sistem pencegahan kecanduan".

Sekarang, anak-anak serta remaja di China dibatasi total waktu bermain video game sekitar 15 jam selama liburan sekolah musim dingin selama sebulan.

Tencent Holdings dan NetEase, dua perusahaan video game terbesar di China, telah mengisyaratkan kepatuhan mereka terhadap peraturan yang berlaku.

Mereka melakukan pembatasan, dengan tidak lebih dari 16 jam selama masa liburan sekolah yang dimulai pertengahan Januari 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

59 Kode Redeem FF Terbaru 11 November: Raih Emote Moonwalk, FFWS Batik, dan SG2

59 Kode Redeem FF Terbaru 11 November: Raih Emote Moonwalk, FFWS Batik, dan SG2

Tekno | Selasa, 11 November 2025 | 12:05 WIB

27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 November: Ada Pemain 112-113 dan 15.000 Gems

27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 November: Ada Pemain 112-113 dan 15.000 Gems

Tekno | Selasa, 11 November 2025 | 11:07 WIB

Sudah 7 Tahun, Game The Elder Scrolls 6 Masih Dalam Pengembangan

Sudah 7 Tahun, Game The Elder Scrolls 6 Masih Dalam Pengembangan

Tekno | Selasa, 11 November 2025 | 09:13 WIB

Terkini

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

×