Keren! Dosen Polines Ajak Petani Demak Bertani Pakai IoT, Wujud Nyata Program Diktisaintek Berdampak

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 20 November 2025 | 08:00 WIB
Keren! Dosen Polines Ajak Petani Demak Bertani Pakai IoT, Wujud Nyata Program Diktisaintek Berdampak
Budidaya tanaman di Smart Greenhouse ini menggunakan basis teknologi IoT karya Polines (Dok: Politeknik Negeri Semarang)

Suara.com - Masalah produktivitas lahan pertanian yang rendah dan minimnya minat pemuda di sektor agrikultur menjadi tantangan serius di banyak desa. Menjawab hal ini, Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Semarang (Polines) menghadirkan solusi "kekinian" di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Memanfaatkan lahan aset Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, tim Polines menyulap lahan yang semula dikelola konvensional menjadi kawasan pertanian modern berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi rintisan Technopark Terpadu yang menggabungkan pertanian cerdas dan perikanan (Smart Farming & Fishery).

Teknologi "MONIK" Bikin Bertani Jadi Mudah

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Eni Dwi Wardihani, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa kunci dari transformasi ini ada pada penerapan teknologi tepat guna dan sinergitas triple helix, diantaranya kerjasama Polines dengan BRIDA Pemprov Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Demak dan Desa Batursari. Pihaknya tengah merampungkan pembangunan Smart Greenhouse seluas 100 meter persegi yang dipadukan dengan perangkat inovasi bernama MONIK (Monitoring Hidroponik).

"Dengan MONIK, petani tidak perlu menebak-nebak kondisi tanaman. Alat ini memantau pH, nutrisi, suhu, dan kelembaban secara otomatis dan presisi. Ini solusi cerdas untuk meningkatkan hasil panen melon menjadi kualitas premium," ujar Eni.

Smart Greenhouse seluas 100 meter persegi yang dipadukan dengan perangkat inovasi bernama MONIK (Monitoring Hidroponik) hasil kolaborasi Polines dengan BRIDA Pemprov Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Demak dan Desa Batursari (Dok: Politeknik Negeri Semarang)
Smart Greenhouse seluas 100 meter persegi yang dipadukan dengan perangkat inovasi bernama MONIK (Monitoring Hidroponik) hasil kolaborasi Polines dengan BRIDA Pemprov Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Demak dan Desa Batursari (Dok: Politeknik Negeri Semarang)

Teknologi ini diharapkan mampu mengubah wajah pertanian di Desa Batursari yang sebelumnya hanya ditanami jagung dan pisang dengan hasil seadanya, menjadi sentra melon premium dengan proyeksi panen hingga 900 kg per tahun.

Anak Muda Desa "Melek" Digital

Tak hanya urusan cangkul dan lahan, program ini juga menyasar anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna Sinar Mandiri. Polines melihat potensi besar pemuda desa yang selama ini hanya aktif di kegiatan sosial, untuk beralih menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Melalui pendampingan intensif, Karang Taruna kini telah memiliki aset digital berupa Website Company Profile Bilingual (karangtarunabatursari.com). Website ini disiapkan sebagai "toko online" dan etalase desa untuk memasarkan hasil panen melon dan produk UMKM lainnya ke pasar global.

baca juga

"Jadi hulunya kita perbaiki dengan Smart Farming, hilirnya kita perkuat dengan Digital Marketing oleh pemuda. Ini kolaborasi lengkap," pungkas Eni.

Implementasi Tagline "Diktisaintek Berdampak”

Program pemberdayaan yang komprehensif ini didanai sepenuhnya oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Diktisaintek) melalui skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah Tahun Anggaran 2025.

Pelaksanaan program ini menjadi bukti konkret dari semangat "Diktisaintek Berdampak". Dana hibah yang dikucurkan pemerintah tidak sekadar habis untuk laporan di atas kertas, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya dalam meningkatkan level ekonomi dan teknologi masyarakat desa.

Saat ini, progres pembangunan fisik greenhouse telah mencapai 100 persen termasuk instalasi perangkat IoT. Dalam beberapa hari ke depan benih melon yang sudah siap akan segera ditanam.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Bukti Ketangguhan Pangan Nasional: Ekspor Pertanian Januari-Agustus 2025 Melonjak 38,25 Persen

Bukti Ketangguhan Pangan Nasional: Ekspor Pertanian Januari-Agustus 2025 Melonjak 38,25 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:05 WIB

Hari Tani Nasional, BRI Dukung Sektor Pertanian melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif

Hari Tani Nasional, BRI Dukung Sektor Pertanian melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 10:33 WIB

Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg

Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 10:08 WIB

Raih Pendanaan USD 3,5 Juta, Perusahaan Nirlaba Dalam Negeri Pakai AI Kembangkan Pertanian

Raih Pendanaan USD 3,5 Juta, Perusahaan Nirlaba Dalam Negeri Pakai AI Kembangkan Pertanian

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:14 WIB

Brantas Abipraya Dukung Pertanian di Kudus, Demak, dan Jepara: Garap Pengembangan Sungai Wulan

Brantas Abipraya Dukung Pertanian di Kudus, Demak, dan Jepara: Garap Pengembangan Sungai Wulan

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:55 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:14 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×