Studi Baru Ungkap Lebah Bumblebee Bisa Dilatih Mengenali Kode Morse

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 21 November 2025 | 13:16 WIB
Studi Baru Ungkap Lebah Bumblebee Bisa Dilatih Mengenali Kode Morse
Ilustrasi Lebah Bumblebee (Pexels)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru dari Queen Mary University of London mengungkap kemampuan mengejutkan dari lebah Bumblebee (Bombus terrestris).

Serangga kecil ini ternyata bisa dilatih untuk membedakan pola kedipan cahaya yang mirip dengan kode Morse sederhana—kemampuan yang sebelumnya hanya diamati pada manusia dan beberapa hewan vertebrata, seperti merpati dan monyet macaque.

Temuan ini dipublikasikan pada 12 November 2025 di jurnal Biology Letters. Mengutip Sci News (17/11/2025), penelitian ini dilakukan oleh Alex Davidson, mahasiswa Ph.D., bersama tim peneliti lainnya.

Dalam kode Morse, kilatan cahaya singkat atau “dot” mewakili huruf E, sedangkan kilatan panjang atau “dash” mewakili huruf T. Meski sederhana bagi manusia, membedakan durasi cahaya seperti ini adalah tugas kognitif yang cukup kompleks—dan tidak pernah disebutkan dapat dilakukan serangga sebelumnya.

Para peneliti kemudian membangun labirin khusus untuk menguji lebah. Di dalamnya terdapat dua lingkaran lampu yang berkedip dengan durasi berbeda. Salah satu jenis kilatan akan dihubungkan dengan larutan gula, sedangkan yang lain mengarah pada cairan pahit yang tidak disukai lebah.

Jika kilatan singkat adalah tanda adanya gula, maka kilatan panjang menjadi tanda “jebakan” berisi rasa pahit, dan sebaliknya.

Di setiap ruangan dalam labirin, lokasi kedua lampu diacak sehingga lebah tidak bisa menggunakan posisi sebagai petunjuk. Satu-satunya cara mereka menemukan gula adalah dengan memperhatikan durasi kedipan lampu.

Setelah beberapa sesi pelatihan, para peneliti melihat perubahan signifikan: lebah pergi langsung menuju lampu dengan durasi kedipan yang sebelumnya dipasangkan dengan gula.

Untuk memastikan hasilnya tidak dipengaruhi oleh aroma atau jejak visual dari larutan gula, para peneliti kemudian melakukan pengujian tanpa memberikan gula sama sekali.

baca juga

Hasilnya tetap sama. Lebah memilih lampu yang “benar” berdasarkan durasi kedipan—bukan lokasi, bau, atau bentuk cahaya. Ini menunjukkan lebah benar-benar mempelajari perbedaan waktu dalam stimulus visual tersebut.

“Melihat mereka memahami perbedaan durasi cahaya itu sangat mengejutkan,” ujar Davidson, mengutip Sci News (17/11/2025). “Lebah tidak pernah menemui cahaya berkedip seperti ini di alam liar, jadi kemampuan mereka mengikuti pola durasi benar-benar luar biasa.”

Para ilmuwan menilai temuan ini membuka banyak pertanyaan baru tentang cara kerja otak lebah. Kemampuan mendeteksi perbedaan waktu biasanya didukung oleh mekanisme neurologis yang lebih kompleks, sering kali dikaitkan dengan perilaku navigasi, komunikasi, atau pemrosesan ritme.

Dr. Elisabetta Versace, salah satu peneliti dalam studi ini, menjelaskan bahwa proses pengolahan waktu pada hewan biasanya diteliti dalam konteks ritme harian atau perubahan musim—mekanisme yang berjalan lebih lambat dibanding perbedaan kilatan cahaya dalam hitungan detik. Karena itu, ilmu pengetahuan belum memiliki penjelasan yang jelas tentang bagaimana otak kecil lebah dapat melakukan tugas seperti ini.

Ada teori bahwa hewan memiliki lebih dari satu “jam internal” yang bekerja untuk tugas berbeda. Kini, dengan ditemukannya kemampuan membedakan durasi pada lebah, para peneliti dapat menguji teori-teori tersebut menggunakan otak serangga yang ukurannya kurang dari satu milimeter kubik.

Kemampuan lebah memproses durasi cahaya dianggap sebagai bukti bahwa otak kecil pun mampu menyelesaikan tugas kognitif yang rumit.

Menurut Dr. Versace, pemahaman tentang ini dapat membantu para ilmuwan mengembangkan model kecerdasan buatan yang lebih efisien.

“Jika otak kecil serangga saja bisa melakukan tugas sulit dengan sumber daya minimal, maka sistem AI pun bisa menirunya,” jelasnya. “Ini menjadi inspirasi untuk membuat jaringan saraf buatan yang lebih hemat dan scalable.”

Bagi para peneliti perilaku hewan, studi ini juga membuka jalan untuk memahami bagaimana berbagai spesies menggunakan waktu untuk bernavigasi, berkomunikasi, atau mencari makanan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa lebah bumblebee memiliki kemampuan kognitif yang jauh lebih kompleks dari dugaan sebelumnya. Dengan kemampuan membedakan durasi cahaya, lebah kembali membuktikan bahwa kecerdasan tidak selalu bergantung pada ukuran otak.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Lebah Madu Bisa Jadi Alarm Alami Polusi Udara?

Bagaimana Lebah Madu Bisa Jadi Alarm Alami Polusi Udara?

Your Say | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:14 WIB

Sosok di Balik Lebah Ganteng Terpecahkan, Bagaimana dengan Pein Akatsuki?

Sosok di Balik Lebah Ganteng Terpecahkan, Bagaimana dengan Pein Akatsuki?

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 08:35 WIB

Terhindar dari Sengatan Lebah? Ikuti 5 Tips Berikut Ini!

Terhindar dari Sengatan Lebah? Ikuti 5 Tips Berikut Ini!

Your Say | Selasa, 25 Juli 2023 | 13:52 WIB

Terkini

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×