- PT Mitra Adiperkasa Tbk membuka gerai ke-100 Digiplus di Jakarta pada Jumat, 28 Agustus 2026.
- Digiplus memperluas jaringan ke area street level dan kota-kota lapis kedua hingga ketiga.
- Perusahaan menyediakan skema pembiayaan, cicilan, dan tukar tambah agar perangkat tetap terjangkau konsumen.
Suara.com - Harga smartphone yang terus naik tidak membuat bisnis ritel gadget berhenti berekspansi. Digiplus justru mengubah strategi dengan memperluas gerai dari pusat perbelanjaan ke street level dan membidik konsumen di kota lapis kedua hingga ketiga.
Strategi tersebut menjadi bagian dari rencana ekspansi Digiplus yang kini memasuki gerai ke-100. Di bawah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), Digiplus mengandalkan konsep toko multibrand untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan kemampuan belanja yang berbeda.
Head of Business Development Digiplus, Muhammad Pranoto Utomo, mengatakan ekspansi ke depan tidak lagi hanya berfokus pada mal. Digiplus mulai masuk ke lokasi street level, termasuk kawasan komersial dan area yang memiliki lalu lintas konsumen tinggi.
“Kalau dulu Digimap fokus di mal karena konsepnya monobrand, Digiplus sebagai multibrand lebih fleksibel. Kami tidak hanya di mal, tetapi juga mulai masuk ke street level,” ujar Pranoto saat pembukaan gerai ke-100 Digiplus di Jakarta, Jumat (28/8/2926).
Perubahan lokasi tersebut juga berkaitan dengan target pasar. Gerai di mal cenderung menyasar konsumen segmen menengah hingga atas, sementara lokasi street level membuka peluang untuk menjangkau konsumen kelas menengah ke bawah.
Digiplus juga mulai memperluas jangkauan ke sejumlah kota seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar. Ke depan, ekspansi diarahkan lebih jauh ke kota tier 2 dan tier 3 yang dinilai memiliki potensi pasar gadget.
Bukan Sekadar Tambah Toko
Ekspansi Digiplus bukan hanya soal memperbanyak jumlah gerai. Pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting karena model street level sangat bergantung pada lalu lintas konsumen.
Head of Operations Digiplus, Erwin Renehan, menjelaskan lokasi dengan trafik tinggi dapat meningkatkan jumlah konsumen yang datang langsung ke toko. Dari kunjungan tersebut, peluang terjadinya transaksi juga ikut terbuka.
Dengan pendekatan tersebut, Digiplus tidak sepenuhnya meninggalkan mal, tetapi menambah kanal penjualan untuk menyesuaikan karakter konsumen di setiap wilayah.
Digiplus menargetkan jumlah gerainya mencapai sekitar 150 outlet pada akhir 2026. Sementara jaringan Digimap ditargetkan mencapai sekitar 130 outlet.
Selain Digiplus dan Digimap, ekosistem ritel MAP juga mencakup format toko lain seperti Samsung Store dan Apple Zone yang berada dalam konsep shop-in-shop.
Harga Smartphone Naik, Ritel Cari Cara Agar Konsumen Tetap Belanja
Ekspansi ini berlangsung ketika harga smartphone menghadapi tekanan kenaikan biaya komponen, termasuk chipset. Kondisi tersebut berpotensi membuat konsumen semakin berhati-hati ketika hendak membeli perangkat baru.
Namun, Digiplus memilih tidak melihat kenaikan harga semata sebagai alasan untuk menahan ekspansi. Strateginya adalah membuat harga perangkat lebih terjangkau melalui berbagai skema pembelian.