Komdigi Bidik 60.000 Orang Melek Digital, Lindungi Anak dari Konten Negatif Internet

Dicky Prastya

Minggu, 23 November 2025 | 15:38 WIB
Komdigi Bidik 60.000 Orang Melek Digital, Lindungi Anak dari Konten Negatif Internet
Ilustrasi anak mengakses internet. (Freepik)
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama MyRepublic meluncurkan program Roketin Generasi Tunas Digital untuk melindungi anak dari konten negatif sekaligus memperkuat literasi digital sesuai PP No.17/2025.
  • Program nasional ini menyasar siswa, guru, orang tua di seluruh Indonesia, dengan tiga fokus: edukasi penggunaan internet aman, penyediaan literasi dan perangkat digital, serta kolaborasi pemerintah–ISP–sekolah.
  • Target satu tahun pertama adalah 200 sekolah dengan ±60.000 peserta, sebagai langkah membangun kesadaran publik dan menyiapkan talenta digital Indonesia yang siap bersaing global.

 

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng MyRepublic memperkenalkan program baru bertajuk Roketin Generasi Tunas Digital untuk melindungi anak dari paparan konten negatif di internet.

Program ini sekaligus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar serta menjadi upaya penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak di ruang digital atau PP Tunas.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan kalau program nasional edukasi digital ini menyasar siswa, guru, orang tua, serta pendidikan di seluruh Indonesia. Menurutnya, investasi pada konektivitas bukan hanya soal membangun jaringan, tetapi tentang menyiapkan Generasi Tunas Digital Indonesia.

"Generasi Tunas Digital adalah aset terbesar bangsa, dan tugas kita bersama adalah memastikan mereka tumbuh dalam ekosistem digital yang inklusif dan aman. Melalui percepatan penetrasi broadband, kita memberikan fondasi yang kuat bagi mereka untuk melompat lebih jauh," katanya, dikutip dari siaran pers, Minggu (23/11/2025).

Program ini memiliki tiga tujuan yaitu mengedukasi anak dan orang tua tentang penggunaan internet yang aman dan sesuai usia, menyediakan literasi serta perangkat digital untuk menciptakan pengalaman online yang sehat dan produktif, serta mengimplementasikan PP TUNAS lewat kolaborasi antara pemerintah, penyedia layanan internet, dan sekolah.

Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman menyebut inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menumbuhkan talenta digital Indonesia yang siap bersaing secara global.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng MyRepublic memperkenalkan program baru bertajuk Roketin Generasi Tunas Digital untuk melindungi anak dari paparan konten negatif di internet. [MyRepublic]
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng MyRepublic memperkenalkan program baru bertajuk Roketin Generasi Tunas Digital untuk melindungi anak dari paparan konten negatif di internet. [MyRepublic]

"Melalui Roketin Generasi Tunas Digital, kami ingin membekali generasi muda dengan kemampuan untuk menggunakan teknologi secara aman, produktif, dan bertanggung jawab,” katanya.

Dalam satu tahun ke depan, program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 200 sekolah untuk ±60.000 siswa, guru, dan orang tua di seluruh Indonesia. Program ini juga dimaksudkan membangun kesadaran publik akan pentingnya perlindungan digital sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi kolaborasi strategis bersama Komdigi yang sejalan dengan semangat pemerintah untuk melindungi dan memberdayakan anak-anak Indonesia di dunia digital, serta sekolah-sekolah di seluruh Indonesia yang berpartisipasi aktif dalam program ini,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenbud Hadir di Bangkit Fest: Dorong Kolaborasi Lintas Sektor buat Angkat Optimisme Anak Muda

Wamenbud Hadir di Bangkit Fest: Dorong Kolaborasi Lintas Sektor buat Angkat Optimisme Anak Muda

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 15:23 WIB

Mendikdasmen Abdul Muti: Banyak Teman Bikin Anak Lebih Aman di Sekolah

Mendikdasmen Abdul Muti: Banyak Teman Bikin Anak Lebih Aman di Sekolah

News | Minggu, 23 November 2025 | 13:10 WIB

8 Lip Tint Terbaik untuk Anak Sekolah, Tampil Natural dan Fresh Sesuai Usia

8 Lip Tint Terbaik untuk Anak Sekolah, Tampil Natural dan Fresh Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 13:09 WIB

Masalahnya Bukan di Netflix, tapi di Literasi Digital Kita

Masalahnya Bukan di Netflix, tapi di Literasi Digital Kita

Your Say | Minggu, 23 November 2025 | 09:25 WIB

Al Ghazali Jadi Calon Bapak! Alyssa Daguise Umumkan Kehamilan Anak Pertama

Al Ghazali Jadi Calon Bapak! Alyssa Daguise Umumkan Kehamilan Anak Pertama

Your Say | Minggu, 23 November 2025 | 08:05 WIB

Kasus Kekerasan di Jakarta Melonjak, Anak-anak Jadi Korban Paling Dominan

Kasus Kekerasan di Jakarta Melonjak, Anak-anak Jadi Korban Paling Dominan

News | Sabtu, 22 November 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×