Apa Suara Paling Keras yang Pernah Tercatat di Bumi? Bukan Mesin Jet atau Bom

Yasinta Rahmawati

Selasa, 09 Desember 2025 | 20:15 WIB
Apa Suara Paling Keras yang Pernah Tercatat di Bumi? Bukan Mesin Jet atau Bom
Pemandangan Gunung Krakatau, yang letusannya pada 1883 kemungkinan merupakan salah satu suara paling keras yang pernah tercatat dalam sejarah (ilmugeografi.com)

Namun para ahli menegaskan, gelombang tersebut bukan lagi “suara” dalam pengertian umum, melainkan fenomena tekanan udara cepat yang berada di luar batas skala desibel konvensional.

Mengutip Live Science (7/12/2025), David Fee, peneliti dari Geophysical Institute University of Alaska Fairbanks, menyebut letusan Tonga sebagai suara paling keras yang pernah direkam oleh jaringan sensor modern. Pendapat senada datang dari Milton Garces, direktur Infrasound Laboratory University of Hawaii, yang mengatakan bahwa jika fokusnya pada pengukuran digital modern, maka Hunga Tonga jelas merupakan “juaranya.” 

Uniknya, ledakan ini sebagian besar tidak terdengar oleh manusia secara langsung karena sebagian besar gelombangnya berada pada frekuensi infrasonik—terlalu rendah untuk dideteksi telinga manusia.

Keinginan ilmuwan untuk memahami batas suara juga mendorong eksperimen ekstrem di laboratorium. Dalam salah satu uji coba, sinar laser X-ray digunakan untuk menghantam pancaran air mikroskopis, menciptakan gelombang tekanan yang diperkirakan mencapai 270 desibel. 

Meski nilainya lebih tinggi dibandingkan peluncuran roket Saturn V yang mencapai sekitar 203 desibel, percobaan itu dilakukan di ruang hampa sehingga tidak menghasilkan suara apa pun. Tanpa medium seperti udara atau air, gelombang tekanan tersebut tidak dapat disebut “suara.”

Para peneliti menegaskan bahwa suara ekstrem seperti Krakatau, Tunguska, dan Tonga menunjukkan batas kemampuan Bumi menghasilkan gelombang tekanan alami. Sebagian besar tidak dapat direplikasi atau direkam langsung karena terlalu berbahaya dan berada di luar rentang alat konvensional.

Hingga kini, kesimpulan yang paling disepakati adalah: untuk peristiwa bersejarah, Krakatau menjadi kandidat kuat suara terbesar; untuk peristiwa modern, letusan Tonga 2022 adalah suara paling keras yang benar-benar berhasil direkam sistem ilmiah global. 

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berpotensi Ancam Wilayah Pesisir: Ini Suara untuk UU Konservasi

Berpotensi Ancam Wilayah Pesisir: Ini Suara untuk UU Konservasi

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:59 WIB

Suara Nelayan Tenggelam: Bertahan di Tengah Banjir Izin Industri

Suara Nelayan Tenggelam: Bertahan di Tengah Banjir Izin Industri

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 11:50 WIB

Lagi Terjebak Banjir, Suara Google Maps Malah Bikin Ngakak

Lagi Terjebak Banjir, Suara Google Maps Malah Bikin Ngakak

Entertainment | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

×