Mendagri Tito Viral Usai Komentari Bantuan Malaysia, Publik Negeri Jiran Kecewa

M Nurhadi

Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:56 WIB
Mendagri Tito Viral Usai Komentari Bantuan Malaysia, Publik Negeri Jiran Kecewa
Tito Karnavian [Antara]

Suara.com - Dunia maya tengah dihebohkan oleh gelombang kritik yang diarahkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Indonesia, Tito Karnavian.

Mantan Kapolri tersebut menjadi pusat perhatian setelah komentarnya mengenai bantuan kemanusiaan dari Malaysia untuk korban bencana banjir di Provinsi Aceh dinilai kurang bijak oleh publik Negeri Jiran.

Alih-alih meredam situasi pascabencana, pernyataan tersebut justru memicu tensi diplomatik di level akar rumput media sosial.

Ketegangan ini bermula dari sebuah unggahan video yang menjadi viral pada Sabtu, 13 Desember 2025. Dalam sebuah sesi bincang-bincang di kanal YouTube bertajuk 'Suara Lokal Mengglobal', Tito Karnavian berdiskusi dengan Helmy Yahya mengenai prosedur masuknya bantuan internasional saat terjadi bencana di wilayah Sumatra, khususnya Aceh.

Namun, salah satu poin pembicaraan yang menyinggung nilai nominal bantuan obat-obatan dari Malaysia dianggap merendahkan niat baik negara tetangga.

Dalam kesemoatan tersebut, Tito memberikan penjelasan mengenai mekanisme birokrasi di mana setiap bantuan asing wajib melewati kurasi ketat dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Ia menekankan bahwa pemerintah perlu mengkaji apakah bantuan tersebut benar-benar mendesak atau tidak.

Alasan utamanya adalah menjaga martabat bangsa agar tidak terkesan lemah di mata internasional, terutama jika bantuan yang diterima dianggap tidak signifikan secara finansial.

Tito secara spesifik membandingkan bantuan medis dari Malaysia dengan kapasitas fiskal yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia saat ini.

baca juga

Menurutnya, Indonesia masih memiliki kekuatan anggaran yang sangat mencukupi untuk menangani dampak banjir secara mandiri tanpa harus terlalu bergantung pada donasi eksternal yang nilainya kecil.

"Berapa banyak obat-obatan yang dikirim, itu nilainya tidak sampai Rp1 miliar. Negara kalau untuk Rp1 miliar kita cukup, kita punya anggaran yang jauh lebih besar dari itu," ujar Tito dalam siniar tersebut.

Lebih lanjut, ia mengutarakan kekhawatirannya jika publikasi mengenai bantuan internasional yang kecil tersebut justru menimbulkan persepsi publik yang keliru. Ia khawatir dunia menganggap Indonesia tidak berdaya dalam menangani krisis domestik, padahal kontribusi asing yang masuk tidak sebanding dengan biaya operasional pemerintah.

"Jangan sampai nanti image-nya seolah dapat bantuan dari negara lain, padahal nilainya tidak seberapa dibanding dengan kemampuan kita," tegasnya.

Reaksi Pedas dari Negeri Jiran

Pernyataan yang mengalkulasi kemanusiaan dengan angka-angka materi tersebut langsung memantik reaksi keras dari warga Malaysia.

Mengutip laporan dari South China Morning Post (SCMP), banyak individu di Malaysia merasa terluka karena tindakan solidaritas mereka justru dijawab dengan perbandingan nilai rupiah.

Bagi mereka, bantuan saat bencana seharusnya dilihat sebagai bentuk persaudaraan, bukan hitung-hitungan neraca.

Di platform X (sebelumnya Twitter), ungkapan kekecewaan mengalir deras. Salah satu warganet menekankan bahwa esensi bantuan bukanlah untuk menyelesaikan seluruh masalah ekonomi negara penerima, melainkan untuk memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat.

"Bantuan kemanusiaan ada untuk meringankan situasi, bukan untuk memperbaiki segalanya," cuit salah satu pengguna yang viral.

"Sangat sulitkah bagi dia untuk mengucapkan terima kasih?" timpal yang lain.

Konflik digital ini pun semakin memanas di platform Threads. Beberapa kelompok pengguna bahkan menyerukan tindakan ekstrem, seperti melarang Tito Karnavian masuk ke wilayah kedaulatan Malaysia.

Mereka menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap ketulusan rakyat Malaysia yang ingin membantu sesama di saat sulit.

Netizen Indonesia Turut Beri Simpati dan Maaf

Menariknya, kontroversi ini tidak hanya melibatkan warga Malaysia. Masyarakat Indonesia sendiri terpantau banyak yang tidak sejalan dengan logika yang disampaikan oleh Mendagri.

Media Malaysia, The Rakyat Post, melaporkan adanya fenomena unik di mana banyak netizen Indonesia justru membanjiri kolom komentar untuk meminta maaf atas ucapan menteri mereka.

Banyak warga Indonesia yang merasa perilaku tersebut tidak mencerminkan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi rasa syukur. Mereka merasa malu karena bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga di lapangan justru dianggap remeh di level elit pemerintah.

“Sejumlah warga Indonesia merasa malu dan meminta maaf kepada warga Malaysia atas pernyataannya. Mereka berterima kasih kepada Malaysia karena memberikan bantuan yang mereka perlukan,” ujar laporan tersebut menggambarkan situasi di media sosial.

Polemik ini pun kian melebar setelah beberapa pembuat konten dan influencer ternama Malaysia, seperti Reina Lum, ikut memberikan respons terhadap isu tersebut.

Terkini, Tito Karnavian memberikan klarifikasi atas pernyataannya tersebut. Ia menyebut, tidak bermaksud untuk mengecilkan bantuan dari Malaysia dan sangat menghormati warga di Malaysia

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Pemerintah Hadir Penuh Tangani Bencana di Sumatera

Mendagri: Pemerintah Hadir Penuh Tangani Bencana di Sumatera

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:24 WIB

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:17 WIB

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:38 WIB

Terkini

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB