- PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan lima perangkat baru, meliputi tiga Vivo dan dua iQOO, pada periode akhir 2025 hingga awal 2026.
- Perangkat tersebut mencakup segmen entry-level (Vivo Y31d), midrange premium (Vivo V70 dan V70 FE), serta ponsel gaming (iQOO 15R).
- Vivo Y31d unggul dengan baterai 7.200 mAh dan ketahanan ekstrem bersertifikasi IP69+ serta standar militer.
Suara.com - Sejumlah HP Vivo baru-baru ini terlihat pada lembaga sertifikasi di Indonesia. Cukup menarik, perusahaan menyiapkan beberapa ponsel untuk menyasar segmen entry-level, midrange, hingga gaming.
Pantauan Suara.com, PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan lima smartphone anyar pada periode 24 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.
Perangkat yang sudah lolos sertifikasi TKDN serta SDPPI mencakup tiga HP Vivo dan dua ponsel iQOO.
Dari segmen entry-level, nomor model V2543 atau Vivo Y31d sudah terlihat pada laman Postel Komdigi.
Perusahaan nampak mendaftarkan HP baru di segmen midrange premium seperti Vivo V70 dan Vivo V70 FE.
Mereka turut menyiapkan HP gaming yang menyasar segmen tepat di bawah flagship.
iQOO 15R lolos sertifikasi Komdigi pada 9 Januari 2026 dengan mengusung chipset terbaru Qualcomm.
Penggemar gadget dijamin bakal tersenyum pada kuartal pertama 2026.
Bagaimana tidak, Transsion (induk Infinix, Itel, dan Tecno) telah mendaftarkan banyak perangkat anyar di laman sertifikasi resmi.
Baca Juga: Xiaomi Unggah Teaser, Peluncuran POCO X8 Pro ke Indonesia Makin Dekat
Tak hanya itu, Xiaomi dan Oppo juga memasukkan beberapa ponsel di SDPPI.
Kemungkinan terdapat belasan ponsel anyar yang meramaikan pasar Indonesia pada Januari hingga Maret 2026. Berikut 5 HP Vivo yang lolos sertifikasi di Indonesia:
1. Vivo V70

Nomor model V2538 atau Vivo V70 sudah terlihat di P3DN Kemenperin dan laman resmi Komdigi.
Sesuai namanya, Vivo V70 merupakan generasi penerus V60 yang menyasar segmen menengah premium.
Smartphone diprediksi mengusung chipset Snapdragon Gen 7, layar AMOLED, dan sensor kamera dengan pengaturan Zeiss.
2. Vivo V70 FE
![vivo V60. [vivo]](https://media.suara.com/pictures/original/2025/12/09/58039-vivo-v60.jpg)
Vivo V70 FE digadang-gadang merupakan model yang lebih murah dibanding Vivo V70 standar.
Smartphone ini terdaftar dengan nomor model V2550 di SDPPI.
Bocoran terbaru dari pengamat teknologi Paras Guglani menyebutkan bahwa Vivo tengah menyiapkan lini V series terbaru, termasuk varian Fan Edition (FE).
Itu diduga kuat adalah Vivo V70 FE. Seluruh jajaran Vivo V70 series dikabarkan mengadopsi chipset Snapdragon untuk menjamin performa yang stabil.
Selain itu, sisi perangkat lunak kemungkinan besar akan didukung oleh OriginOS 6 yang berbasis pada sistem operasi Android 16.
3. Vivo Y31d

Vivo bersiap meluncurkan Vivo Y31d (nomor model V2543), sebuah ponsel terjangkau yang telah terkonfirmasi melalui database IMEI dan lembaga sertifikasi TKDN.
Keunggulan HP murah ini terletak pada sektor energinya.
Vivo menyematkan baterai BlueVolt jumbo berkapasitas 7.200 mAh yang didukung teknologi fast charging 44 W.
Tak hanya awet, Vivo Y31d juga dibangun dengan ketahanan ekstrem.
Perangkat ini mengantongi sertifikasi IP69+, standar militer MIL-STD 810H, serta peringkat bintang lima dari SGS,
Itu menjadikannya ponsel tangguh yang tahan banting di berbagai kondisi lingkungan.
4. iQOO 15R

iQOO 15R, yang baru-baru ini muncul di sertifikasi Bluetooth SIG, diprediksi sebagai versi rebrand dari iQOO Z11 Turbo asal China.
Mengikuti strategi OnePlus, model 15R diposisikan sebagai pendamping seri utama namun dengan spesifikasi yang sedikit disesuaikan.
Bocoran dari TechOutlook menyebutkan ponsel ini akan ditenagai chipset anyar Snapdragon 8 Gen 5, layar 6,59 inci, serta kamera utama 200 MP.
Mengingat iQOO 15 standar dibanderol mulai Rp13 juta di Indonesia, iQOO 15R diharapkan hadir dengan harga yang lebih terjangkau bagi para gamer.
5. iQOO Z11x 5G

Sayang, bocoran tentang iQOO Z11x 5G masih sangat terbatas.
Meski begitu, smartphone ini diduga kuat merupakan HP midrange terjangkau.
PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan nomor model I2507 atau iQOO Z11x di Postel Komdigi pada 9 Januari 2026.
Perangkat berhasil mengantongi nomor sertifikat '117443/DJID/2026'.