- Alter Ego (AE) mengalahkan Selangor Red Giants (SRG) 3-1 pada Lower Bracket Final M7 World Championship.
- Kemenangan dramatis diraih setelah AE melakukan reverse sweep dengan adaptasi strategi draft pick superior.
- AE siap menghadapi Aurora PH di Grand Final M7 pada hari ini 25 Januari 2026, WIB.
Suara.com - Pertarungan sengit di Lower Bracket Final M7 World Championship Mobile Legends telah usai. Alter Ego (AE), satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, berhasil menunjukkan mental juara sejati.
Mereka sukses memulangkan raksasa Malaysia, Selangor Red Giants (SRG), dengan skor dramatis 3-1.
Kemenangan ini tidak hanya menghentikan laju SRG, tetapi juga mengantarkan AE ke puncak turnamen.
Kini, mereka siap menantang Aurora PH di Grand Final pada hari ini, Minggu 25 Januari 2026.
Pertandingan ini menjadi bukti ketangguhan dan adaptasi luar biasa dari tim berlogo tiga topeng tersebut. Tertinggal lebih dulu tidak membuat mereka goyah.
Sebaliknya, Alter Ego bangkit dengan kekuatan penuh dan membalikkan keadaan secara meyakinkan.
Mari kita ulas bagaimana sang Pangeran Indonesia berhasil mengamankan tiket emas menuju laga pamungkas.
Comeback Dramatis
Pertandingan yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, dibuka dengan keunggulan Selangor Red Giants. Tim asal Malaysia ini berhasil mengamankan game pertama.
Mereka tampil solid dan disiplin, membuat para pendukung Alter Ego sempat menahan napas. SRG menunjukkan mengapa mereka layak disebut sebagai salah satu tim terkuat di M7.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
Namun, kekalahan di game pertama seolah menjadi pemantik api semangat bagi Tazz dan kawan-kawan. Memasuki game kedua, Alter Ego mengubah total strategi mereka.
Mereka tampil lebih agresif, disiplin, dan tanpa celah. Hasilnya, game kedua hingga keempat berhasil mereka sapu bersih. Kemenangan reverse sweep dengan skor akhir 3-1 ini menjadi pesan kuat bagi lawan mereka di final.
Adaptasi Draft dan Eksekusi Sempurna
Apa yang membuat Alter Ego mampu membalikkan keadaan? Jawabannya terletak pada adaptasi strategi dan draft pick yang superior.
- Fleksibilitas Hero: Di tiga game kemenangan, AE menunjukkan fleksibilitas dalam pemilihan hero. Mereka berhasil membaca strategi lawan dan memilih komposisi hero yang mampu meng-counter SRG secara efektif.
- Makro Gameplay: Kontrol peta dan objektif menjadi milik Alter Ego sejak game kedua. Mereka tidak memberikan ruang bagi SRG untuk mengembangkan permainan. Rotasi yang cepat dan inisiasi perang yang tepat waktu selalu membuahkan hasil positif.
- Mental yang Kuat: Para pemain AE, terutama Celiboy dan Nino, menunjukkan permainan yang tenang dan matang di bawah tekanan. Mereka tidak panik meski tertinggal, sebuah ciri khas tim yang bermental juara.
Kemenangan ini bukan sekadar soal skill individu, melainkan kemenangan kolektif yang didasari oleh strategi brilian dan mental baja yang tak tergoyahkan.
Jadwal Grand Final M7: Alter Ego vs Aurora PH
Dengan kemenangan ini, Alter Ego resmi melaju ke Grand Final M7 World Championship. Mereka akan berhadapan dengan lawan tangguh dari Filipina, Aurora PH, yang lebih dulu menunggu setelah memenangkan Final Upper Bracket.
Laga puncak ini akan menjadi pertarungan klasik antara dua raksasa esports Mobile Legends yaitu Indonesia melawan Filipina. Berikut adalah jadwal lengkapnya: