Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja

Dinda Rachmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 08:39 WIB
Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja
BINUS University Berkolaborasi dengan KIIT menyelenggarakan ICOBAR–SMART 2026 (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • BINUS University mengadakan ICOBAR–SMART 2026 pada 5–6 Februari 2026, berkolaborasi dengan KIIT Korea Selatan.
  • Konferensi ini membahas teknologi, tata kelola, bisnis, dan mobilitas untuk ekosistem global berkelanjutan melalui dialog lintas disiplin.
  • Kolaborasi ini bertujuan memperkuat riset akademik Indonesia serta memastikan inovasi teknologi memberdayakan masyarakat secara adil.

Suara.com - Di tengah percepatan teknologi global yang mengubah cara belajar, meneliti, dan berinovasi, dunia pendidikan dituntut untuk tidak lagi berjalan sendiri. Kolaborasi internasional menjadi kunci agar pendidikan tinggi Indonesia mampu tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing. 

Komitmen tersebut ditegaskan BINUS University melalui penyelenggaraan ICOBAR–SMART 2026, sebuah konferensi internasional yang berlangsung pada 5–6 Februari 2026, bekerja sama dengan Korean Institute of Information Technology (KIIT) dari Korea Selatan.

Mengusung tema “Convergence 2026: Smart Governance, Intelligent Business, and Revolutionary Mobility for a Sustainable Global Ecosystem,” konferensi ini menghadirkan ruang dialog lintas negara dan lintas disiplin untuk membahas peran teknologi dalam membentuk tata kelola, model bisnis, serta sistem mobilitas yang berkelanjutan.

Tema ini mencerminkan urgensi global untuk memastikan percepatan teknologi, mulai dari kecerdasan buatan hingga sistem mobilitas cerdas berjalan seiring dengan tata kelola yang adaptif, regulasi yang bertanggung jawab, serta orientasi pada keberlanjutan.

Bagi pendidikan Indonesia, forum seperti ICOBAR–SMART 2026 menjadi jembatan penting antara pengembangan riset akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. 

Diskusi yang dihadirkan tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diarahkan pada bagaimana inovasi teknologi dapat diterjemahkan menjadi kebijakan publik dan praktik bisnis yang aplikatif serta berdampak jangka panjang.

Vice Rector of Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, M.Psi., menegaskan bahwa kolaborasi global merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BINUS University dalam membangun pendidikan yang berdampak. 

“Selama hampir 45 tahun berkarya, BINUS University berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan dan riset yang berdampak serta relevan dengan tantangan global sebagai dukungan menuju Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Juneman menekankan bahwa kemajuan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan sistem kota cerdas tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir pihak. Menurutnya, pendidikan dan riset memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan teknologi benar-benar memberdayakan masyarakat. 

baca juga

“Sesuai misi membina dan memberdayakan masyarakat, kami berkomitmen memastikan bahwa inovasi apa pun, termasuk digital, benar-benar menjadi milik publik, tidak hanya berputar di elit teknologi, semakin membebaskan masyarakat dari keterbatasan sehari-hari, dan digunakan untuk mempersempit jurang kesenjangan sosial,” katanya. 

Ia menambahkan bahwa teknologi masa depan seharusnya memperlakukan manusia sebagai subjek yang berdaya dalam ekosistem yang adil dan berkelanjutan, bukan sekadar sebagai data.

Dalam pelaksanaannya, ICOBAR–SMART 2026 menghadirkan rangkaian diskusi lintas disiplin yang mencakup kecerdasan buatan, Internet of Things, smart mobility, digitalisasi rantai pasok, tata kelola dan kebijakan publik, pengembangan keterampilan masa depan, hingga isu keberlanjutan. 

Cakupan ini menunjukkan upaya konferensi untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri dan kebijakan, sekaligus mendorong pendidikan tinggi agar lebih kolaboratif dan aplikatif.

Chair Organizing Committee ICOBAR–SMART 2026, Dr. Joice Yulinda Luke, menyampaikan bahwa konferensi ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama yang membuka peluang kolaborasi jangka panjang. 

“Kami bangga menyambut seluruh peserta ICOBAR–SMART 2026 dari berbagai negara dan bidang keahlian. Konferensi ini dirancang sebagai ruang pertemuan yang mendorong pertukaran gagasan dan pembelajaran bersama, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat berkembang setelah forum ini berakhir,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Ma Wara Al-Nahar di Jakarta Akan Berlangsung dan Mengapa Dunia Islam Menaruh Perhatian

Bagaimana Ma Wara Al-Nahar di Jakarta Akan Berlangsung dan Mengapa Dunia Islam Menaruh Perhatian

Tekno | Sabtu, 07 Februari 2026 | 05:00 WIB

Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya

Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya

Lifestyle | Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:34 WIB

Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung

Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Bomber Malaysia Heran Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Berubah Jadi 7 Menit

Bomber Malaysia Heran Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Berubah Jadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Siapa Istri Nino Fernandez Sekarang? Nama Sang Aktor Ramai Jadi Perbincangan

Siapa Istri Nino Fernandez Sekarang? Nama Sang Aktor Ramai Jadi Perbincangan

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Tapas Resmi Tutup Akhir Maret 2027, Ini Dampaknya bagi Pembaca dan Kreator

Tapas Resmi Tutup Akhir Maret 2027, Ini Dampaknya bagi Pembaca dan Kreator

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Kenapa Ketua Ombudsman Diganti? Pelantikan Selisih Sepekan Pasca Sidak di Lapas Cibinong

Kenapa Ketua Ombudsman Diganti? Pelantikan Selisih Sepekan Pasca Sidak di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Jeongyeon TWICE akan Debut Film di New Recruit: Haunted Military Hospital

Jeongyeon TWICE akan Debut Film di New Recruit: Haunted Military Hospital

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Sinopsis To Defy the Stars, Dracin Ao Rui Peng dan Zhang Miao Yi di WeTV

Sinopsis To Defy the Stars, Dracin Ao Rui Peng dan Zhang Miao Yi di WeTV

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Hashim Djojohadikusumo Mendadak Mundur dari Komisaris Utama WIFI

Hashim Djojohadikusumo Mendadak Mundur dari Komisaris Utama WIFI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Khofifah: Batik Jatim Bukan Sekadar Warisan Budaya, tapi Penggerak Ekonomi

Khofifah: Batik Jatim Bukan Sekadar Warisan Budaya, tapi Penggerak Ekonomi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:04 WIB

3 Sabun Muka Ekstrak Lemon untuk Kulit Tampak Cerah Sesuai Review Pembeli

3 Sabun Muka Ekstrak Lemon untuk Kulit Tampak Cerah Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:01 WIB

John Herdman Tak Menyangka Malaysia Bisa Hancurkan Singapura 6-0: Biasanya 1-1 atau 2-0

John Herdman Tak Menyangka Malaysia Bisa Hancurkan Singapura 6-0: Biasanya 1-1 atau 2-0

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×