Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:23 WIB
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
Mesin ATM BCA di kantor cabang Palmerah, Jakarta Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]
  • BCA berencana menambah jaringan kantor cabang hingga 1.270 unit pada akhir 2025 guna perluasan layanan di wilayah belum terjangkau.
  • Kantor cabang tetap penting untuk transaksi kompleks dan bernilai besar, meskipun 99% transaksi nasabah telah digital.
  • BCA fokus pada peningkatan efisiensi layanan melalui digitalisasi tanpa berencana mengurangi jumlah karyawan saat ini.

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tetap akan fokus menambah jaringan kantor cabang pada 2026, meski transaksi digital kini semakin masif. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan BCA ke wilayah yang belum terlayani.

Senior Vice President Operation Strategy & Development BCA, Setiady Lo mengungkapkam, kantor cabang BCA setiap tahunnya terus bertambah hingga mencapai 1.270 unit pada akhir 2025.

Capaian tersebut terjadi di saat sebagian besar bank justru mengurangi jaringan fisik akibat percepatan digitalisasi.

"Kondisi industri memang bergerak ke arah digital, tetapi bagi BCA kantor cabang tetap memiliki peran penting, terutama untuk layanan yang memerlukan sentuhan fisik dan transaksi kompleks. Karena itu, komitmen kami menambah cabang masih solid, khususnya di wilayah yang belum terlayani," ujarnya seperti dikutip, Jumat (6/2/2026).

Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

BCA mencatat, dari sisi jumlah, sekitar 99 persen transaksi nasabah telah dilakukan melalui kanal digital seperti mobile banking dan internet banking.

Meski demikian, kontribusi kantor cabang dari sisi nilai transaksi masih signifikan, yakni di atas 30 persen, terutama untuk transaksi bernilai besar dan layanan yang bersifat kompleks.

“Segmen nasabah yang mendatangi cabang tetap beragam, mulai dari nasabah mass hingga high net worth. Untuk transaksi bernilai besar, cabang masih menjadi kanal utama,” ujarnya.

Ke depan, penambahan kantor cabang BCA akan difokuskan ke wilayah Indonesia Timur serta kota-kota yang belum memiliki jaringan BCA. Di sisi lain, perseroan juga tetap melakukan penataan jaringan dengan menggabungkan atau menutup cabang yang lokasinya berdekatan demi meningkatkan efisiensi operasional.

Komitmen memperluas akses layanan juga tercermin dari jaringan ATM. Jumlah ATM BCA kini telah melampaui 20 ribu unit, naik dari sekitar 18 ribu unit pada 2021, dan masih akan terus ditambah untuk menjangkau wilayah baru.

Setiady menambahkan, BCA telah melakukan digitalisasi hampir di seluruh proses layanan kantor cabang, mulai dari pembukaan rekening hingga transaksi keuangan. Salah satu inovasi yang kini diandalkan adalah CS Digital, yang memungkinkan nasabah mengganti kartu ATM secara mandiri dalam waktu kurang dari lima menit.

"Digitalisasi membuat proses layanan jauh lebih efisien. Beberapa aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu manual kini bisa dipangkas hingga 50–90 persen. Ini memberi ruang bagi frontliner untuk fokus pada layanan bernilai tambah, bukan menggantikan peran mereka," kata Setiady.

Meski efisiensi meningkat, BCA menegaskan tidak memiliki rencana mengurangi jumlah karyawan. Dengan jumlah nasabah yang terus tumbuh mendekati 40 juta, kebutuhan akan layanan tetap tinggi.

"Fokus kami bukan mengurangi tenaga kerja. Digitalisasi justru membantu agar karyawan dapat melayani lebih banyak nasabah tanpa kehilangan kualitas," tegasnya.

Adapun untuk ekspansi ke luar negeri, BCA saat ini masih memilih fokus memperkuat pasar domestik. Sementara bagi nasabah diaspora, layanan tetap dapat diakses melalui kanal digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan

Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:11 WIB

BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan

BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:31 WIB

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:03 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB