Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming

Dythia Novianty

Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:44 WIB
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. [AWS]
baca 10 detik
  • Amazon dan Prestasi Junior Indonesia mengedukasi lebih dari 400 siswi SD hingga SMA di Karawang dan Bekasi mengenai literasi teknologi berbasis AI.
  • Program ini bertujuan mengatasi kesenjangan keterampilan digital yang dihadapi 57% bisnis akibat pesatnya adopsi Kecerdasan Buatan.
  • Inisiatif ini mendorong perempuan muda melihat teknologi sebagai pilihan karier, mematahkan stereotip gender di sektor yang didominasi laki-laki.

Suara.com - Di tengah lonjakan adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia menggencarkan inisiatif literasi teknologi bagi pelajar perempuan.

Lebih dari 400 siswi dari 10 sekolah di Karawang dan Bekasi terlibat dalam program edukasi teknologi yang untuk pertama kalinya di Indonesia menjangkau jenjang SD hingga SMA.

Langkah ini dinilai strategis di saat transformasi digital berbasis AI bergerak sangat cepat, sementara kesenjangan keterampilan digital masih menjadi tantangan besar.

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan talenta masa depan.

“Di Kementerian Komunikasi dan Digital, target kami pada tahun 2030 adalah membangun 9 juta talenta digital. Angka tersebut masih belum cukup, dan kami akan meningkatkan target menjadi 12 juta pada 2030. Saya percaya kita perlu mendorong perempuan muda untuk menjadi bagian dari talenta digital masa depan kita,” ujarnya.

Dia menambahkan teknologi merupakan sumber pemberdayaan yang kuat, bukan hanya bagi perempuan muda, tetapi juga bagi keluarga, komunitas, dan pada akhirnya bagi bangsa.

AI Tumbuh Pesat, Kesenjangan Skill Masih Tinggi

Urgensi program ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan terbaru Amazon Web Services (AWS) bersama Strand Partners, lebih dari 18 juta pelaku usaha di Indonesia atau sekitar 28 persen telah mengadopsi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47 persen pada 2025.

Namun di balik pertumbuhan tersebut, 57 persen bisnis di Indonesia masih menghadapi kesenjangan keterampilan digital. Artinya, percepatan adopsi teknologi belum sepenuhnya diimbangi kesiapan sumber daya manusia.

baca juga

Indonesia Regional Manager of Data Center Operations AWS, Winu Adiarto, menegaskan pentingnya membangun fondasi sejak usia sekolah.

“Indonesia tengah mempersiapkan diri dalam proses adopsi AI, dan kami mengadaptasi program tahun ini untuk meliputi AI dan teknologi serupa lainnya, sembari memperluas cakupan ke siswi SD. Tujuan kami adalah untuk memicu minat dan membangun rasa percaya diri sejak dini,” jelasnya.

Dari AI hingga Game Development

Program ini menghadirkan sesi inspiratif dan lokakarya berbasis proyek, mulai dari pengenalan AI dan coding dasar, hingga pengembangan game serta robotika untuk pemula.

Dua figur perempuan di industri teknologi turut berbagi pengalaman, yakni Cecilia Astrid Maharani, VP Data & AI di Mekari, serta Riris Marpaung, CEO & Founder GameChanger Studio dan Co-Founder Indonesia Women in Game.

Cecilia menyoroti rendahnya representasi perempuan di sektor teknologi.

“Saat ini kurang dari 5 persen perempuan menjadikan teknologi sebagai pilihan karier utama mereka. Tidak ada batasan bagi perempuan untuk terlibat di dunia teknologi karena keberagaman perspektif sangat penting untuk inovasi yang bermakna,” ujarnya.

Sementara Riris menekankan bahwa industri game kini telah berevolusi jauh melampaui sekadar hiburan.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]

“Karya game buatan talenta Indonesia semakin diakui di pasar global dan bahkan meraih penghargaan internasional. Dunia gaming kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan komunikasi, empati, dan kepemimpinan,” katanya.

“Kami berharap pelajar dapat melihat sektor gaming dan teknologi sebagai ruang untuk belajar dan berkarya serta merasa percaya diri menjadikannya pilihan karier masa depan.”

Patahkan Stereotip, Bangun Percaya Diri Sejak Dini

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, menegaskan bahwa intervensi sejak sekolah dasar penting untuk menjawab kesenjangan gender di sektor teknologi.

“Bidang AI, gaming, dan teknologi canggih kerap dipersepsikan sebagai ranah laki-laki. Kami ingin mematahkan stereotip tersebut dengan memberikan pengalaman nyata dan relevan bagi siswi dari SD hingga SMA,” ujarnya.

Dampaknya dirasakan langsung oleh sekolah peserta. Abdullah Mukhlis, Kepala Sekolah PKBM Baitul Hasanah Cikarang, menyebut program ini membuka wawasan baru bagi para siswi.

“Meskipun sebagian besar siswi kami memiliki keterbatasan akses teknologi, mereka menunjukkan semangat dan antusiasme belajar yang luar biasa. Program ini membuktikan keterbatasan bukanlah hambatan untuk berprestasi,” katanya.

Target Global: Jangkau 1 Juta Perempuan Muda

Secara global, Amazon menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta anak perempuan dan perempuan muda hingga 2030 melalui berbagai inisiatif literasi teknologi.

Di Indonesia, kolaborasi industri dan dunia pendidikan ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem talenta digital yang lebih inklusif, khususnya di era AI yang menuntut keterampilan baru, kreativitas, dan perspektif beragam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik

Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:20 WIB

Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

Video | Senin, 09 Februari 2026 | 21:00 WIB

Era Baru Streaming: Akses Konten Premium Langsung dari Layanan Internet

Era Baru Streaming: Akses Konten Premium Langsung dari Layanan Internet

Tekno | Senin, 09 Februari 2026 | 16:47 WIB

Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja

Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja

Tekno | Minggu, 08 Februari 2026 | 08:39 WIB

Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia

Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia

Tekno | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:33 WIB

AWS Perkuat Transformasi Digital Indonesia lewat Investasi, Percepatan Adopsi AI & Cloud

AWS Perkuat Transformasi Digital Indonesia lewat Investasi, Percepatan Adopsi AI & Cloud

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×