Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:20 WIB
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game
Ilustrasi Capcom Integrated Report 2025. (Capcom)
baca 10 detik

Arab Saudi resmi menguasai 10 persen saham Capcom lewat perusahaan EGDC.

Investasi murni ini menyasar keuntungan dari kesuksesan game AAA milik Capcom.

Putra Mahkota juga incar akuisisi Electronic Arts senilai 55 miliar dolar.

Suara.com - Kabar mengejutkan kembali datang dari industri game, di mana raksasa Jepang, Capcom, kembali menjadi target investasi besar dari Arab Saudi.

Perusahaan Electronic Gaming Development Company (EGDC) yang dimiliki oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, baru saja mengakuisisi 5,03 persen saham di perusahaan pengembang Resident Evil dan Street Fighter tersebut.

Akuisisi ini menambah kepemilikan sebelumnya, menjadikan total saham Capcom yang dikuasai oleh entitas Arab Saudi kini menembus angka 10 persen.

EGDC, yang merupakan anak perusahaan dari Yayasan Misk milik sang Putra Mahkota, membeli 26.788.500 lembar saham.

Perusahaan ini bukanlah pemain baru. Mereka sebelumnya telah mengambil alih kendali penuh atas SNK, developer di balik game legendaris King of Fighters dan Fatal Fury.

Tujuan resmi dari pembelian saham Capcom ini disebutkan sebagai "investasi murni".

Resident Evil Requiem. (Capcom)
Resident Evil Requiem. (Capcom)

Itu artinya mereka berfokus untuk meraup keuntungan dari kenaikan harga saham dan dividen.

Langkah ini cukup masuk akal, mengingat Capcom sedang berada di masa keemasannya berkat rentetan game AAA yang sukses besar di pasaran.

Namun, transaksi tersebut adalah bagian dari strategi investasi yang jauh lebih besar dan agresif dari Arab Saudi di panggung game global.

baca juga

Dana Investasi Publik (PIF) milik Arab juga sedang dalam proses akuisisi raksasa industri, Electronic Arts (EA).

Mengutip GameRadar, mereka sedang menjalani kesepakatan yang diperkirakan bernilai 55 miliar dolar AS (Rp929 triliun) untuk mencaplok EA.

Ambisi ini menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak main-main dalam upayanya mendiversifikasi ekonomi dan memodernisasi citra kerajaannya melalui industri game.

Meski demikian, gelombang investasi tidak lepas dari kontroversi.

Banyak organisasi hak asasi manusia menuding langkah tersebut sebagai upaya "gameswashing" untuk membersihkan citra negara tersebut dari dugaan catatan pelanggaran HAM.

Latar belakang Pangeran Mohammed Bin Salman sendiri sering dikaitkan dengan berbagai isu kemanusiaan yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:10 WIB

Bocoran Proses Syuting Serial TV Tomb Raider, Sophie Turner Beraksi Hebat

Bocoran Proses Syuting Serial TV Tomb Raider, Sophie Turner Beraksi Hebat

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:25 WIB

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 Maret 2026: Ada THR Pulsa, Diamond, dan Skin SG2

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 Maret 2026: Ada THR Pulsa, Diamond, dan Skin SG2

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:42 WIB

Terkini

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:47 WIB

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:35 WIB

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:34 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×