-
Gempa Sulawesi Utara M 7.6 terjadi di tenggara Bitung kedalaman 18 km.
-
Netizen kritik BMKG karena notifikasi peringatan tsunami dan gempa dinilai terlambat muncul.
-
Tsunami setinggi 0.3 meter terdeteksi di Halmahera Barat pukul 07.08 WITA.
"Giliran di Jawa ngoni capat, giliran di Indonesia timur ya Allah eee tong tunggu sampe nasi kuning di salero so abis baru ngoni pengumuman," cuit @M**tr*PT.
"Kaget tadi cek aplikasi baru muncul 06:10. Padahal potensi tsunami tiba 05:53 duh," pendapat @jim**o*of.
"Gimana ini modapa siram deng teh panas, talalu lama update," keluh @so**an*_OP.
"Kok lama update-nya, biasa cepet?" tulis @kim**rl**iouz. Ada pula netizen yang menilai keterlambatan tersebut ada hubungan dengan pemotongan anggaran BMKG.
Penjelasan BMKG terkait Alur Diseminasi Informasi Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi M7.6 di Pulau Batang Dua, Maluku Utara
Berdasarkan pemberitaan dan isu yang beredar di masyarakat mengenai adanya keterlambatan informasi Peringatan Dini Tsunami pasca gempabumi Magnitudo 7.6 di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, BMKG menegaskan bahwa seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam analisis data gempabumi, pemodelan tsunami, serta diseminasi informasi peringatan dini tsunami telah berjalan sesuai prosedur yang telah ditentukan.
Adapun kronologi penyebarluasan informasi kejadian peringatan dini gempa M7.6 (PD1 hingga PD4) : Berdasarkan sistem Indonesia Tsunami Early Warning System (Ina-TEWS), informasi peringatan dini telah dikeluarkan dalam empat tahapan (PD) secara presisi:
- Peringatan Dini 1 (PD1): Parameter gempa awal dirilis pada pukul 05:50:59 WIB, atau 2 menit 45 detik setelah gempa terjadi (di bawah batas standar 3 menit).
- Peringatan Dini 2 (PD2): Pemutakhiran parameter dengan hasil pemodelan tsunami dirilis pada pukul 05:56:21 WIB (8 menit 7 detik setelah gempa).
- Peringatan Dini 3 (PD3): Pemutakhiran berdasarkan observasi Tide Gauge (ketinggian tsunami riil) dirilis tiga kali pada pukul 06:47:42 WIB (59 menit 28 detik), 07:26:14 WIB ( 1 jam 38 menit), 09:33:27 WIB (3 jam 45 menit).
- Peringatan Dini 4 (PD4): Pernyataan pengakhiran peringatan dini tsunami pada pukul 09:56:26 WIB.
Dalam mata rantai kebencanaan, BMKG berada pada peranan upstream (hulu) peringatan dini yang nantinya disampaikan kepada stakeholder penerima pesana (hilir) yaitu Pemerintah Daerah, BPBD, media, dan masyarakat luas melalui seluruh moda komunikasi.
BMKG menekankan bahwa sistem Ina-TEWS dirancang menggunakan strategi Multi-Moda. Artinya, informasi dikirimkan secara serentak melalui berbagai kanal komunikasi. Untuk itu masyarakat diimbau agar tidak hanya mengandalkan satu platform media sosial saja sebagai rujukan.
Masyarakat dapat mengakses dan memantau kanal resmi lain Info BMKG sebagai referensi utama. BMKG tetap berkomitmen memberikan informasi cepat, tepat, dan akurat demi keselamatan masyarakat perlu mengakses seluruh kanal komunikasi InfoBMKG antara lain:
- Aplikasi InfoBMKG (Android & iOS)
- Sistem WRS-NewGen (Warning Receiver System) yang terpasang di kantor BPBD dan stakeholder terkait.
- Saluran resmi Telegram, Instagram, Facebook, dan Whatsapp Channel.