- Honor santer dikabarkan tengah menyiapkan smartphone baru dengan baterai 14.000 mAh.
- Kabar ini dihembuskan oleh leaker teknologi Digital Chat Station (DCS).
- Konon, HP super awet yang disiapkan Honor super awet telah memasuki tahap NPI
Suara.com - Gebrakan baru kembali dilakukan oleh Honor yang dikabarkan tengah menggodok sebuah proyek ambisius HP baterai raksasa 14.000 mAh.
Setelah sukses mengguncang pasar lewat lini Honor X80 Pro Max yang membawa baterai raksasa 11.000 mAh, produsen teknologi asal Tiongkok ini kembali berinovasi dengan membawa kapasitas daya smartphone ke level ekstrem.
Mengutip GSM Arena Kamis (25/6), kabar ini pertama kali diembuskan oleh pembocor andal di platform Weibo, Digital Chat Station (DCS).
Meski, tidak menyebutkan nama brand secara gamblang, penggunaan emoji khas dalam unggahannya langsung merujuk kuat pada brand Honor.
Sudah Masuk Tahap Validasi Produksi
Bukan sekadar konsep di atas kertas, bocoran tersebut mengeklaim bahwa perangkat super awet ini telah memasuki tahap NPI (New Product Introduction).
Artinya, perangkat tersebut saat ini sedang dalam proses validasi komparatif dan pengujian manufaktur sebelum akhirnya bisa disetujui untuk diproduksi secara massal.

Sebelum rumor 14.000 mAh ini mencuat, sempat beredar spekulasi bahwa Honor sedang mengerjakan proyek perangkat bertajuk Power3 dengan kapasitas daya berkisar antara 11.000 mAh hingga 12.000 mAh.
Analis menduga bahwa Honor kemungkinan besar telah mematangkan riset mereka dan berhasil meningkatkan densitas sel baterainya ke angka 14.000 mAh untuk produk final nanti.
Serius Garap HP Baterai Monster
Sebagai gambaran keseriusan Honor dalam pengembangan smartphone dengan baterai besar, seri X80 Pro Max yang dirilis baru-baru ini berhasil mencetak rekor.
Perangkat ini menyabet Guinness World Record untuk uji live streaming terlama, dengan daya tahan menyala non-stop selama lebih dari 26 jam berkat baterai 11.000 mAh miliknya.
Jika proyek 14.000 mAh ini benar-benar lolos tahap validasi dan melenggang ke pasar, rekor tersebut dipastikan akan kembali tumbang oleh mereka sendiri. Pengguna pun bisa melupakan kabel pengisi daya hingga berhari-hari.