Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya

Ruth Meliana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:14 WIB
Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya
ilustrasi bunyi (magnific/cookie_studio)
baca 10 detik
  • Bunyi adalah gelombang longitudinal yang dihasilkan oleh getaran sumber dan memerlukan medium zat padat, cair, atau gas untuk merambat.
  • Kecepatan rambat bunyi bergantung pada jenis medium dan suhu, di mana semakin rapat serta elastis medium, semakin cepat rambatnya.
  • Sifat-sifat bunyi meliputi pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi, yang dimanfaatkan dalam berbagai teknologi modern seperti sonar serta ultrasonografi medis.

Fenomena ini menjelaskan mengapa terkadang kita bisa mendengar suara dari jarak jauh di malam hari dibanding siang hari.

6. Bunyi Mengalami Difraksi

Difraksi adalah pembelokan gelombang bunyi di sekitar penghalang atau melalui celah sempit. Itulah sebabnya kita masih bisa mendengar suara orang berbicara di balik dinding atau di sudut ruangan.

Gelombang bunyi dengan panjang gelombang relatif panjang (frekuensi rendah) lebih mudah mengalami difraksi dibanding frekuensi tinggi.

7. Bunyi Dapat Berinterferensi

Ketika dua gelombang bunyi bertemu, mereka dapat saling memperkuat (interferensi konstruktif) atau saling melemahkan (interferensi destruktif).

Efek ini menghasilkan pola bunyi keras dan lemah di ruang tertentu. Interferensi dimanfaatkan dalam noise-cancelling headphone yang menghasilkan gelombang berlawanan fase untuk meredam kebisingan.

8. Bunyi Memiliki Intensitas, Frekuensi, dan Amplitudo

Intensitas berhubungan dengan kekuatan bunyi (dinyatakan dalam desibel), frekuensi menentukan tinggi rendah nada (pitch), sedangkan amplitudo memengaruhi keras-lembutnya suara.

Manusia umumnya mendengar frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz. Di luar rentang itu disebut infrasonik atau ultrasonik.

Cara Perambatan Bunyi Secara Ringkas

Bunyi merambat dengan memindahkan energi melalui tumbukan antarpartikel medium tanpa memindahkan medium itu sendiri secara permanen.

Prosesnya dimulai dari sumber getaran, kemudian partikel terdekat bergetar dan menumbuk partikel berikutnya, demikian seterusnya hingga sampai ke telinga kita.

baca juga

Di telinga, getaran diubah menjadi sinyal listrik oleh gendang telinga dan dikirim ke otak.

Pemahaman tentang sifat-sifat dan cara perambatan bunyi sangat bermanfaat dalam kehidupan modern. Dari desain bangunan anti-kebisingan hingga alat diagnostik medis, semuanya berakar dari prinsip-prinsip dasar ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini

Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:41 WIB

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:38 WIB

Jangan Panik! Ini 5 Penyebab Motor Berbunyi 'Tek-Tek' dan Cara Mengatasinya

Jangan Panik! Ini 5 Penyebab Motor Berbunyi 'Tek-Tek' dan Cara Mengatasinya

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:08 WIB

Terkini

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya

Sifat-sifat Bunyi dan Cara Perambatannya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:14 WIB

DPR Kawal Hak Karyawan PT Pos, Minta Pembayaran Rp158 M Segera Dituntaskan

DPR Kawal Hak Karyawan PT Pos, Minta Pembayaran Rp158 M Segera Dituntaskan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?

Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Heboh Munculnya Kartu Chip Jelang Muktamar ke-35 NU, Ini Penjelasan Panitia

Heboh Munculnya Kartu Chip Jelang Muktamar ke-35 NU, Ini Penjelasan Panitia

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:08 WIB

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:02 WIB

×