- PT Datascrip meluncurkan Canon imagePROGRAF TM Series di pameran ALLPRINT Indonesia 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta.
- Seri printer large format ini menyediakan empat model dengan pilihan fungsi cetak, pindai, dan salin dokumen.
- Perangkat profesional tersebut dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga mulai dari Rp38,75 juta hingga Rp81,75 juta.
Suara.com - Mencetak gambar teknik berukuran besar bukan satu-satunya kebutuhan di perusahaan arsitektur, konstruksi, atau engineering.
Dokumen seperti blueprint, peta, dan gambar CAD juga kerap perlu dipindai atau disalin untuk mendukung pekerjaan. Kebutuhan inilah yang coba dijawab Canon lewat printer large format terbarunya.
Melalui PT Datascrip sebagai distributor resmi Canon di Indonesia, Canon menghadirkan imagePROGRAF TM Series dengan empat model untuk pasar Tanah Air. Dua model berfungsi sebagai printer, sedangkan dua lainnya menggabungkan fungsi print, scan, dan copy dalam satu perangkat.
Jajaran produk ini diperkenalkan di pameran ALLPRINT Indonesia 2026 yang berlangsung pada 7–10 Oktober di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Ketika kebutuhan large format semakin beragam, perangkat yang digunakan juga perlu menawarkan kualitas sekaligus fleksibilitas. Canon imagePROGRAF TM Series menghadirkan kualitas cetak yang detail serta pilihan MFP dengan fungsi print, scan, dan copy dalam satu perangkat,” ujar Marcellinus Lirus, Assistant Marketing Manager Canon Business Unit PT Datascrip.
Empat Model, Dua Pilihan Ukuran
Untuk pasar Indonesia, Canon imagePROGRAF TM Series terdiri dari TM-5510 dan TM-5610 sebagai printer, serta TM-5510M dan TM-5610M sebagai perangkat multifungsi atau MFP.
TM-5510 dan TM-5510M menggunakan ukuran 24 inci, sedangkan TM-5610 dan TM-5610M berukuran 36 inci. Pilihan tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan cetak dan ukuran dokumen yang biasa ditangani.
Keempat model ditujukan untuk kebutuhan profesional, mulai dari pencetakan gambar CAD, blueprint, peta, poster, foto, hingga materi visual lainnya.
Dari sisi teknologi, perangkat ini menggunakan sistem tinta pigmen lima warna LUCIA TD, termasuk tinta matte black untuk menghasilkan garis yang tajam dan teks yang jelas.
Canon juga menyematkan L-COA PRO II Image Processing Engine untuk mendukung pemrosesan data dan pencetakan berkecepatan tinggi.
Desain flat-top membuat permukaan atas printer tetap rata, sementara akses penggantian kertas gulung dan komponen pendukung ditempatkan di bagian depan. Desain ini memberi fleksibilitas dalam penempatan perangkat di ruang kerja.
Scan dan Copy Blueprint Tanpa Perangkat Terpisah
Perbedaan utama terdapat pada TM-5510M dan TM-5610M. Keduanya dilengkapi pemindai large format sehingga pengguna dapat mencetak, memindai, dan menyalin dokumen berukuran besar menggunakan satu perangkat.
Fitur ini dapat membantu pekerjaan yang membutuhkan salinan gambar teknik atau peta tanpa harus memindahkan dokumen ke perangkat pemindai terpisah.
Canon menyebut teknologi pemindaiannya dirancang untuk mempertahankan kejelasan garis dan teks, termasuk ketika menangani dokumen yang memiliki lipatan atau kerutan. Sistemnya juga ditujukan untuk mengurangi bayangan yang muncul akibat lipatan dokumen.
![imagePROGRAF TM Series. [Datascrip]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/09/81662-imageprograf-tm-series.jpg)
Khusus TM-5610M, Canon menyediakan layar sentuh LCD TFT berwarna berukuran 5 inci. Perangkat ini juga memiliki pilihan preset mode scan untuk jenis dokumen seperti gambar CAD, blueprint, dan peta.
Dengan fungsi tersebut, model MFP menyasar pengguna yang tidak hanya membutuhkan hasil cetak berukuran besar, tetapi juga rutin mengolah kembali dokumen fisik untuk keperluan kerja.
Harga Mulai Rp38,75 Juta
Canon imagePROGRAF TM Series dipasarkan di Indonesia dengan harga berbeda sesuai ukuran dan fungsi perangkat.
Berikut daftar harga yang diumumkan PT Datascrip:
- Canon imagePROGRAF TM-5510 (24 inci): Rp38.750.000
- Canon imagePROGRAF TM-5510M (24 inci): Rp64.750.000
- Canon imagePROGRAF TM-5610 (36 inci): Rp64.750.000
- Canon imagePROGRAF TM-5610M (36 inci): Rp81.750.000
Seluruh harga tersebut sudah termasuk PPN 11 persen.
Dengan rentang harga Rp38,75 juta hingga Rp81,75 juta, seri ini menyasar kebutuhan pencetakan profesional yang memerlukan perangkat khusus untuk dokumen berukuran besar.
Model printer ditujukan bagi pengguna yang berfokus pada pencetakan, sedangkan varian MFP menawarkan fungsi tambahan untuk memindai dan menyalin dokumen.
Kehadiran empat model ini memberi pilihan bagi perusahaan arsitektur, konstruksi, engineering, maupun bisnis lain yang rutin menangani gambar teknik dan materi visual berukuran besar.