- Oppo meluncurkan sistem operasi ColorOS 17 secara global pada 13 Oktober 2026 untuk perangkat Find X10 Series.
- Sistem operasi ini menghadirkan fitur Agent Mode dan AI Mind Pilot untuk menyelesaikan berbagai tugas pekerjaan secara otomatis.
- Fitur keamanan seperti Private Computing Cloud dan AI Call Guard ditambahkan untuk melindungi data pribadi serta mendeteksi penipuan.
Suara.com - AI di smartphone mulai bergerak melampaui urusan menjawab pertanyaan. Lewat ColorOS 17, Oppo ingin membuat AI yang bisa ikut membereskan pekerjaan pengguna, mulai dari merapikan file yang berantakan, mengelompokkan foto, hingga menyusun itinerary perjalanan dari informasi yang tersimpan di ponsel.
Oppo memperkenalkan ColorOS 17 secara global pada 13 Oktober 2026. Sistem operasi terbaru ini membawa kemampuan AI yang lebih terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari, sekaligus menjanjikan peningkatan performa dan keamanan.
ColorOS 17 akan debut di Oppo Find X10 Series sebelum digulirkan secara bertahap ke perangkat Oppo lainnya.
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah Agent Mode di AI Mind Pilot. Berbeda dari AI yang hanya memberikan jawaban berdasarkan perintah pengguna, fitur ini dirancang untuk menjalankan beberapa langkah sekaligus demi menyelesaikan tugas tertentu.
Misalnya, pengguna memiliki banyak file yang tersebar di perangkat dan kesulitan mencari dokumen yang dibutuhkan.
Agent Mode dapat membantu menemukan file, merapikannya, hingga mengganti nama berdasarkan isi dan tanggal. Informasi yang tersimpan di dalam file juga bisa diolah menjadi hasil baru, seperti itinerary perjalanan atau halaman web.
Kemampuan serupa berlaku untuk foto. Agent Mode dapat mencari gambar dari perjalanan tertentu, mengelompokkannya ke dalam album, lalu mengubah foto pilihan menjadi sampul vlog.
Artinya, pengguna tidak harus selalu mengerjakan setiap langkah secara manual untuk menata file maupun menyiapkan materi kreatif.
AI Bisa Susun Rencana Perjalanan dari Informasi yang Disimpan
Oppo juga memperbarui AI Mind Space, fitur yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan informasi personal.
Pengguna dapat menyimpan dokumen dan tautan video, lalu membiarkan AI mengenali isinya agar informasi tersebut lebih mudah dicari kembali.
Di ColorOS 17, fitur Memory Collections akan mengelompokkan informasi yang saling berkaitan menjadi koleksi dan rangkuman secara otomatis.
Pengguna tidak perlu mengandalkan ingatan atau menelusuri satu per satu tautan lama ketika ingin menemukan referensi tertentu.
Fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk merencanakan perjalanan. Informasi yang sebelumnya disimpan dapat dipadukan dengan peta destinasi untuk menyusun rencana perjalanan yang lebih personal, berdasarkan tempat, ide, dan referensi pilihan pengguna.
Ada pula AI Mind Suggest yang dirancang untuk memberikan informasi dan layanan secara proaktif sesuai kebutuhan.
Fitur ini dapat menyajikan rangkuman informasi pada pagi hari, pengingat perjalanan, hingga informasi penting dari tiket penerbangan dan kereta. Ketika earphone terhubung, sistem bahkan dapat merekomendasikan musik sesuai aktivitas pengguna.
![AI Photo Agent di ColorOS 17. [Oppo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/14/10359-ai-photo-agent-di-coloros-17.jpg)
Sementara itu, Oppo menghadirkan AI Photo Agent untuk mempermudah penyuntingan foto. Melalui fitur Style Match, pengguna cukup memasukkan foto referensi agar AI dapat meniru karakter visualnya, termasuk komposisi warna, tone, dan nuansa gambar.
Pengguna juga bisa menjelaskan hasil edit yang diinginkan menggunakan bahasa sehari-hari. AI kemudian menganalisis foto dan merekomendasikan penyesuaian berdasarkan suasana serta subjek gambar.
Fitur lain yang turut diperkenalkan adalah OSee. Dengan sekali menekan tombol shutter kamera, sistem dapat mengenali objek atau situasi di depan pengguna dan menghubungkannya dengan layanan yang relevan, seperti identifikasi objek, pencarian informasi, analisis nutrisi, pemindaian dokumen beresolusi tinggi, hingga terjemahan.
Oppo Klaim Performa Lebih Mulus dan Efisien
Selain AI, Oppo membawa pembaruan pada cara ColorOS 17 mengelola tampilan dan sumber daya perangkat. Melalui Living Flow Design, Oppo menyempurnakan animasi, efek visual, serta respons sentuhan agar interaksi terasa lebih alami.
Di balik tampilan tersebut, Oppo memperkenalkan Unified Rendering Architecture yang didukung Luminous Rendering Engine. Teknologi ini menyatukan proses rendering ke dalam satu jalur terpadu untuk mengurangi pekerjaan yang tidak diperlukan.
Dalam skenario penggunaan utama, Oppo mengklaim pendekatan tersebut mampu mengurangi beban rendering hingga 30 persen dan penggunaan RAM untuk rendering hingga 25 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Peningkatan juga hadir melalui Laminar Flow Engine yang mengatur pembagian sumber daya antara aktivitas di latar depan dan latar belakang.
Oppo mengklaim stabilitas saat membuka aplikasi meningkat hingga 55 persen, sedangkan thumbnail foto di Galeri dapat dimuat hingga 50 persen lebih cepat saat pertama kali dibuka dibandingkan ColorOS 16.
Kemampuan multitasking turut ditingkatkan. ColorOS 17 diklaim mampu mempertahankan lebih dari 25 persen aplikasi tetap berjalan di latar belakang, sehingga perpindahan antaraplikasi bisa berlangsung lebih lancar.
![ColorOS 17. [Oppo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/14/47378-coloros-17.jpg)
Oppo juga menyoroti daya tahan performa dalam jangka panjang. Berdasarkan simulasi penggunaan selama enam tahun, ColorOS 17 diklaim dapat mempertahankan lebih dari 90 persen tingkat kelancaran awal, bahkan ketika kapasitas penyimpanan telah terisi hingga 90 persen.
Angka tersebut merupakan hasil pengujian yang disampaikan Oppo, bukan jaminan bahwa setiap perangkat akan menghasilkan performa identik dalam pemakaian nyata.
AI Call Guard Ikut Perkuat Keamanan
Semakin banyaknya fungsi AI yang terhubung dengan data pribadi membuat perlindungan informasi menjadi bagian penting dari ColorOS 17.
Untuk pemrosesan AI berbasis cloud, Oppo mengandalkan Private Computing Cloud (PCC) dengan enkripsi end-to-end.
Perusahaan juga memperkuat pengiriman data melalui teknologi keamanan pasca-kuantum yang menggunakan mekanisme enkripsi ganda untuk menghadapi potensi ancaman dari perkembangan komputasi kuantum.
ColorOS 17 turut menghadirkan Transparency Report. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat layanan AI yang telah digunakan, waktu akses, serta operasi yang dilakukan, dengan opsi untuk mengekspor laporan tersebut.
Di sisi komunikasi, AI Call Guard memanfaatkan deteksi AI langsung di perangkat untuk memantau panggilan secara real-time dan mendeteksi indikasi penipuan, termasuk penggunaan suara buatan serta manipulasi wajah berbasis AI atau face swap. Sistem kemudian memberikan peringatan kepada pengguna jika menemukan risiko.
ColorOS 17 akan hadir pertama kali di Oppo Find X10 Series, sebelum tersedia secara bertahap untuk perangkat Oppo lainnya. Jadwal pembaruan untuk masing-masing model belum dirinci dalam pengumuman tersebut.