- Brand kecantikan Queensi di Malang menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp untuk menangani lonjakan pesan pelanggan.
- Pemanfaatan agen AI tersebut berhasil meningkatkan kapasitas percakapan sebesar 250 persen tanpa menambah jumlah tim dalam sebulan.
- Penerapan teknologi kecerdasan buatan itu turut mendorong kenaikan total penjualan Queensi hingga mencapai 60 persen.
Meta Business Agent dirancang untuk menangani kebutuhan tersebut dengan menjawab pertanyaan terkait bisnis, memberikan rekomendasi berdasarkan katalog produk, serta membantu mengidentifikasi calon pelanggan.
![WhatsApp perkenalkan Meta Business Agent diJakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/11/84684-meta-business-agent.jpg)
Penggunaan AI juga memungkinkan layanan tetap tersedia di luar jam operasional tim. Dengan begitu, karyawan dapat lebih berfokus pada kebutuhan pelanggan yang memerlukan konsultasi manusia.
“AI membantu kami tetap tersedia 24/7, sementara tim kami dapat fokus pada hal yang paling penting, yakni membangun kepercayaan dengan pelanggan,” ujar Putra.
Pengalaman Queensi memperlihatkan bagaimana AI mulai digunakan bukan hanya untuk mengotomatisasi pekerjaan, tetapi juga memperbesar kapasitas layanan bisnis.
Bagi pelaku usaha yang belum memiliki sumber daya untuk membangun tim customer service besar, pendekatan ini membuka alternatif untuk menangani lebih banyak calon pembeli tanpa harus langsung menambah karyawan.