- Aggre Capital meluncurkan sistem penilaian kredit berbasis AI bernama TrustEngine.
- CEO TrustEngine Indonesia, Rian Hidayat, menyatakan sistem ini bertujuan memperluas akses pembiayaan yang akurat bagi UMKM melalui forum Perbarindo.
- TrustEngine dilengkapi berbagai fitur teknologi seperti FaceEngine, Bank Statement Analyzer, dan HomeScore untuk mengevaluasi profil calon debitur secara menyeluruh.
Suara.com - Aggre Capital memperkenalkan TrustEngine, sistem penilaian kredit berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Sistem ini ditujukan untuk proses penilaian kredit serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Co-Founder & CEO Aggre Capital sekaligus CEO TrustEngine Indonesia, Rian Hidayat menjelaskan, TrustEngine dapat membantu lembaga keuangan mengembangkan pendekatan penilaian kredit yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan market.
"Dengan inovasi digital, pelaku bisnis seperti UMKM dapat dijangkau lebih mudah untuk mendapatkan akses pembiayaan secara akurat,” katanya, Selasa (20/10/2026).
Rian melanjutkan, partisipasi TrustEngine dalam forum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) juga menjadi kesempatan untuk mengangkat pentingnya kolaborasi antara pelaku industri keuangan dan penyedia teknologi.
Ia menyebut, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) maupun Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran strategis dalam melayani masyarakat dan UMKM.
"Sementara inovasi teknologi dapat menjadi salah satu pendukung untuk meningkatkan kapabilitas proses bisnis dan memperluas jangkauan layanan,” imbuhnya.

Bagi Rian, tantangan akses pembiayaan tidak cukup dijawab hanya dengan meningkatkan penyaluran dana. Industri juga perlu mengembangkan proses penilaian yang mampu memahami profil, kebutuhan, dan kapasitas calon debitur secara lebih menyeluruh.
Menjawab kebutuhan tersebut, TrustEngine dinilai mampu melakukan verifikasi identitas digital melalui FaceEngine, pemeriksaan latar belakang dan risiko melalui Watchlist Screening, analisis rekening koran melalui Bank Statement Analyzer, penilaian properti berbantuan AI melalui HomeScore, serta pemeriksaan dokumen hukum melalui Legal Opinion Checking.
TrustEngine juga didukung dengan PsycoEngine yang mampu menganalisis mikro ekspresi calon nasabah, yang memerlukan validasi dan evaluasi khusus sebelum digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam proses penilaian debitur.