alexametrics

Inem dan Aktivitas Sanggar Tarinya yang Berubah karena Pandemi

Rinaldi Aban | Mutiara Rizka Maulina

Untuk menjaga kondisi setiap siswanya, Dyah membatasi jumlah anak-anak dalam setiap pertemuan menjadi hanya 7 hingga 11 orang saja.

Suara.com - Made Dyah Agustina atau yang biasa disapa Inem membuka sebuah sanggar seni tari bernama Artha Dance. Tempat tersebut ia bangun dengan tujuan untuk melestarikan kesenian, sekaligus menjadi ajang olah tubuh bagi anak-anak.

"Artha Dance ini selain jadi tempat anak-anak untuk mengolah tubuh juga menjadi tempat saya mengasah kreativitas karena kalau tidak diasah mungkin kreativitas saya sudah mati," katanya saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Di saat pandemi seperti ini Inem mengatakan banyaknya permintaan dari orang tua siswa untuk kembali membuka sanggar setelah vakum selama 4 bulan. Di samping kegiatan sekolah online yang terus berlangsung, baik siswa maupun orang tua juga sudah mulai jenuh untuk terus berkegiatan dari rumah saja.

Untuk menjaga kondisi setiap siswanya, Dyah membatasi jumlah anak-anak dalam setiap pertemuan menjadi hanya 7 hingga 11 orang saja. Sebelum membuka sanggar, Dyah juga sudah terlebih dahulu mengajukan izin kepada RT setempat untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan anak-anak.

Selain jumlah siswa yang dibatasi, dalam setiap sesi latihan, setiap anak juga diminta untuk tetap mengenakan masker. Sebelum memasuki area latihan, mereka dipastikan mencuci tangan terlebih dahulu dan diukur suhu tubuhnya.

Video Editor: Dewi Yuliantini



Komentar