Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bisnis Online: Tips Memilih Produk yang Tepat untuk Dijual

Angelina Donna

Jum'at, 04 Maret 2016 | 08:09 WIB
Bisnis Online: Tips Memilih Produk yang Tepat untuk Dijual
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Peluang pasar bisnis online saat ini memang cukup tinggi. Antusiasme konsumen juga relatif tinggi. Namun, kendala masih tetap akan menghambat di depan. Sebab, segala peluang yang terbuka lebar tersebut belum diimbangi dengan tingginya tingkat kepercayaan konsumen. Sudah bukan rahasia lagi hampir sebagian besar konsumen yang membeli produk secara online mengaku kecewa dengan barang yang diterimanya.

Mungkin Anda pernah mengalami hal itu. Kekecewaan tentu menghinggapi konsumen, namun apa daya, ketika uang sudah terlanjur masuk ke rekening penjual, pembeli sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Apa yang terlihat tidak selamanya sama seperti apa yang didapat. Oleh sebab itu, ketika Anda ingin terjun berbisnis online, tentu hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Selain itu, dalam berbisnis online, kita tidak bisa memilih barang yang akan dijual secara sembarangan.

Mengapa? Karena kita tidak bisa begitu saja mengikuti tren yang sedang berlangsung secara mentah-mentah. Ingat, menjual barang secara online tidak sama dengan menjual barang secara offline. Ada beberapa barang yang tidak bisa dijual secara online, cara pemasaran dan alur bisnisnya pun juga akan berbeda. Inilah yang perlu Anda tahu. Nah, agar Anda semakin tahu barang seperti apa yang cocok dijual secara online, silahkan simak tips berikut ini: 

1.Test Pasar

Pasar merupakan lingkungan yang tidak bisa ditebak, namun tetap bisa diukur. Lingkungan pasar memang terkadang membingungkan, namun bila Anda mau sejenak duduk dan mengamatinya, maka Anda akan menemukan benang merahnya. Jangan sampai terburu-buru membangun toko online profesional bila Anda belum mengetahui barang apa yang mau dijual.

Memasarkan produk perlu diawali dengan menganalisis perilaku pasar. Jangan sampai Anda sudah keluar modal banyak, namun belum mengetahui perilaku pasar. Apabila Anda memaksa membangun sebuah toko online yang notabene memiliki harga yang mahal dan membutuhkan waktu khusus untuk mengelolanya.

Alangkah lebih baik bila Anda mencoba memasarkan produk Anda di lapak-lapak gratis, seperti Kaskus dan OLX. Kemudian pelajari bagaimana konsumen merespons produk Anda. 

2.Daya saing

Persaingan pasti akan selalu terjadi. Diterima atau tidak, kalau Anda ingin terjun didalamnya, hal tersebut pasti menimpa anda. Apabila Anda tidak mau bersaing dengan orang lain, lebih baik Anda tidak usah berbisnis. Bisnis membutuhkan banyak keberanian. Selain modal secara finansial, modal seperti keberanian dan ketekunan juga merupakan hal yang wajib Anda miliki.

Banyak sekali produk sejenis yang dijual di pasar online. Tapi jangan diikuti secara mentah-mentah mengikuti apa yang dijual orang lain. Sebab, persaingan di bisnis online sebenarnya sangat tinggi. Oleh sebab itu, Anda wajib membuat produk lebih menarik daripada produk sejenis yang dijual orang lain. 

3.Jarang Ada

Konsumen bisnis online memiliki kebiasaan yang unik. Mereka tidak begitu menyukai barang "pasaran" yang selalu terpampang di mana-mana. Meski terkadang sifatnya remeh, mereka ingin mendapatkan suatu produk yang masih jarang ditemukan. Inilah yang menjadi tantangan anda. Pasar online harus memiliki perbedaan dengan pasar offline. Konsumen toko online, tidak akan tertarik membeli barang seperti sabun. Alasannya, karena hal itu berasa tidak unik.

Selain itu, pembeli bisa menemukan produk tersebut di toko sebelah rumah. tidak perlu melalui toko online. Agar pembeli berminat dengan produk tersebut, maka sebaiknya Anda mengombinasikannya dengan barang lain atau membuat penampilan yang baru. Namun, tidak semua jenis sabun tidak akan laku di pasar online. Misalnya saja, produk sabun muka khusus, terkadang banyak konsumen yang tertarik. 

4. Perhitungkan Ongkos Kirim

Dalam dunia online, konsumen selalu berpikir dua kali untuk membeli. Salah satunya karena faktor biaya kirim. Ongkos kirim yang terlalu mahal membuat niat pembeli berbelanja menjadi menciut. Apalagi bila harga barang lebih murah dibanding ongkos kirim. Terkadang masyarakat menganggap sayang mengeluarkan uang terlalu besar. Untuk mangatasi hal ini, maka sebaiknya Anda menjual barang dengan harga murah, namun tidak lebih rendah daripada ongkos kirim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tips Bersosialisasi untuk Pekerja Introvert

5 Tips Bersosialisasi untuk Pekerja Introvert

Lifestyle | Kamis, 03 Maret 2016 | 08:39 WIB

Tips Merawat Orang Tua dengan Anggaran Hemat

Tips Merawat Orang Tua dengan Anggaran Hemat

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 08:32 WIB

Tips Agar Usaha Cuci Mobil dan Motor Ramai Pengunjung

Tips Agar Usaha Cuci Mobil dan Motor Ramai Pengunjung

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 09:23 WIB

Ini 4 Pelajaran Tentang Uang untuk Anak Anda

Ini 4 Pelajaran Tentang Uang untuk Anak Anda

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:00 WIB

5 Keunggulan Lelaki dalam Mengatur Uang Dibanding Perempuan

5 Keunggulan Lelaki dalam Mengatur Uang Dibanding Perempuan

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 08:25 WIB

7 Tips Jitu Bernegosiasi Bisnis dengan Orang Lain

7 Tips Jitu Bernegosiasi Bisnis dengan Orang Lain

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 08:18 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×