Lakukan Ini Agar Diabetesi Tak Konsumsi Obat

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 03 September 2015 | 15:37 WIB
Lakukan Ini Agar Diabetesi Tak Konsumsi Obat
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Harus mengonsumsi obat-obatan secara rutin seringkali membuat penderita diabetesi (diabetesi) terbebani.

Oleh karena itu banyak di antara mereka yang lari ke pengobatan tradisional yang menjanjikan sembuh total tanpa konsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama. Padahal hal ini justru bisa menyulitkan penanganan diabetesi.

Menurut dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD-KEMD, FINASIM, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin RSCM, pasien diabetes sebenarnya bisa tidak mengonsumsi obat-obatan asal mematuhi tiga hal yang bisa mengontrol kadar gula darah yakni edukasi, nutrisi dan jasmani.

"Kuncinya hanya tiga hal, yaitu edukasi, banyak gerak, dan atur makan. Dokter nggak akan kasih obat kalau kadar gula pasien terkontrol dengan tiga cara ini," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Sayangnya, lanjut Tri Juli, kurang dari 5 persen pasien diabetes yang bisa memenuhi tiga pilar ini. Alasannya antara lain karena sulit mengatur pola makan, hingga tak punya cukup waktu untuk olahraga.

"Masalahnya banyak pasien yang sulit sekali memenuhi tiga hal ini, mau tidak mau dokter memberikan obat untuk membantu produksi insulin yang membuat gula darahnya masuk ke dalam sel," imbuhnya.

Padahal, Tri Juli mengatakan tak ada pantangan tertentu bagi diabetesi untuk menu makanannya. Menurutnya, pasien diabetes boleh mengonsumsi apa saja asal porsinya seimbang.

Begitu juga dengan olahraga, diabetesi tak harus melakukan olahraga yang berat. Ia mencontohkan berbagai jenis olahraga seperti joging, berenang dan bersepeda bisa dilakukan diabetesi.

"Yang penting gerak dan olahraganya yang melibatkan seluruh anggota tubuh. Kalau angkat beban kan hanya otot tangan saja jadi lebih baik seperti jalan, jogging itu bagus," lanjutnya.

Bagi diabetesi ia mengimbau agar rutin berolahraga 5 hari dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit. Olahraga dapat membuat sel-sel tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Ketika sel-sel lebih sensitif terhadap insulin, maka gula darah akan lebih mudah masuk ke dalam sel tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komplikasi Diabetes Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Komplikasi Diabetes Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Health | Kamis, 03 September 2015 | 08:28 WIB

Makan Nasi Kemarin Lebih Aman bagi Diabetesi?

Makan Nasi Kemarin Lebih Aman bagi Diabetesi?

Health | Rabu, 02 September 2015 | 14:09 WIB

Hati-hati, Obat Asma Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Hati-hati, Obat Asma Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Health | Selasa, 01 September 2015 | 17:39 WIB

Keputihan Tak Kunjung Hilang, Waspadai Diabetes

Keputihan Tak Kunjung Hilang, Waspadai Diabetes

Health | Selasa, 01 September 2015 | 14:50 WIB

Terkini

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:26 WIB

×