SuaraBandung.id - Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara menyoroti secara serius taktik yang diterapkan pelatih Pangeran Biru, Robert Alberts.
Yudi Guntara secara tegas, jika apa yang terjadi di dua pertandingan Liga 1 2022-2023, bukan berarti pemain yang jelek dalam bermain.
Kapten Persib di era 1990 ini lebih melihat jika ada taktik yang kurang tepat saat pertarungan.
Jelang pertandingan super penting bagi Persib, Yudi Guntara melihat ada beberapa strategi yang dinilai kurang tepat dari segi penempatan pos pemain di lapangan saat bertanding.
"Saya menyoroti bahwa susunan kurang tepat menurut saya. Bukan berarti pemain itu jelek. Zalnando dia karakter bertahan lebih bagus daripada lewati orang. Tidak jalan kerja sama dengan (Daesuke) Sato dan David Da Silva," sebut pemain Maung Bandung yang tenar di era 90-an itu.
Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC pada pekan ketiga Liga 1 2022/2023 pada Minggu (7/8/2022) di Stadion Segiri, Samarinda.
Persib Bandung diharapkan mampu meraih kemenangan dalam laga tandang itu, untuk mengakhiri tren negatif dalam dua laga awal melawan Bhayangkara FC dan Madura United.
"Persib harus bangun, dalam arti harus meraih kemenangan. Persib harus menang soalnya kalau tidak memang tekanan akan ada lagi," kata mantan Pemain Persib Bandung, Yudi Guntara saat dihubungi Suara.com pada Jumat (5/8/2022).
Yudi memiliki catatan khusus dalam dua laga perdana Persib Bandung ketika menghadapi Bhayangkara FC yang berakhir dengan skor imbang 2-2, serta kalah dikandang sendiri dari Madura United dengan skor 1-3.
Kata Yudi, susunan dan penempatan pemain yang diturunkan oleh pelatih Robert Rene Albert kurang tepat. Hal tersebut membuat permainan Pangeran Biru terlihat monoton dan mudah ditebak lawan.
Ia mencontohkan Zalnando yang ditempatkan di posisi winger, padahal posisi aslinya adalah bek kiri sehingga saat melawan Bhayangkara sulit untuk menembus pertahanan Bhayangkara FC.
Kemudian posisi bek kanan saat melawan Madura United, yang menurut Yudi seharusnya ditempati Kakang Rudianto yang memiliki mental bertanding sebab terbiasa bermain untuk Timnas U-19.
Untuk link tengah pun, kata dia, harus mencari komposisi lain selain menempatkan Robi Darwis untuk menemani Marc Klok.
Rachmat Irianto menurutnya bisa didorong ke posisi itu, sementara Nick Kuipers harusnya ditemani Achmad Jufriyanto.
Selain susunan pemain, Legenda Persib itu juga menyoroti kerja sama tim dan mental bermain para skuad Maung Bandung. Menurutnya dalam dua laga awal pemain lebih terlihat individualis, sementata kerja sama antarpemainnya masih minim.