Dengan Gagahnya Ferdy Sambo Bicara Harga Diri, Harkat dan Martabat, Saor Siagian: Menjijikan

Suara Bandung

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:29 WIB
Dengan Gagahnya Ferdy Sambo Bicara Harga Diri, Harkat dan Martabat, Saor Siagian: Menjijikan
Kolase foto dokumen Irjen Ferdy Sambo dengan Pengacara, Saor Siagia. Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dinilai Saor Siagian tak pantas bicara harga diri dan harkat martabat. (kadiv propam - tvone)

SuaraBandung.id - Pengacara yang juga seorang aktivis, Saor Siagian tak habis pikir mengapa Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dengan gagahnya menyebut harkat dan martabat usai diperiksa tim khusus alias timsus.

Bagi Saor Siagian apa yang dikatakan Ferdy Sambo menjijikan jika melihat apa yang dia lakukan dalam merekayasa pembunuhan Brigadir J pada (8/8/2022) lalu.

Saor Siagian lantas memberikan ilustrasi tentang matinya jiwa kepolisian yang diakibatkan oleh kebohongan Ferdy Sambo.

Dilihat dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Saor Siagian mengilustrasikan saat posisi ada di lampu merah.

Kata dia, semua orang tahu jika lampu merah itu semua kendaraan harus berhenti. Mengapa pengendara di jalan semua berhenti saat melihat lampu merah? Saor Siagian menyebut jika di dalam dirinya masih ada jiwa untuk mentaati aturan.
 
"Saya kasih ilustrasi. Katakanlah di lampu merah setiap orang tahu (berhenti). Yang punya mata, lampu merah itu berhenti. Tapi saya pastikan tidak semua orang kemudian mau berhenti, karena apa? Karena yang menggerakkan jiwanya," ucap Saor Siagian. 

Sekarang, kata Saor Siagian, kita lihat mengapa anggota polisi yang ada di TKP dan mendukung Ferdy Sambo tidak mampu menggerakkan jiwanya sebagai manusia dan sebagai anggota Polri.

"Sekarang yang 36 ini (anggota polisi) mati jiwa kepolisiannya. Ada yang mati (Brigadir J) temannya. Ada CCTV yang dirusak, TKP yang dirusak, bukan malah disidik, tapi ditutupi karena kerjaan siapa? Karena Ferdy Sambo," kata Saor Siagian berbicara tegas.

Bahkan lebih dari itu, Saor Siagian menjelaskan kemungkinan besar dan kuat dugaan jika istri Ferdy Sambo bakal ikut terjerat dalam kasus ini.

"Dia (Ferdy Sambo) masih bicara harga diri. Bayangkan istrinya (Putri Candrawathi) kemarin terjerat pasal 340 karena di TKP hanya 5 orang. Kata Kabareskrim 4 telah tersangka yaitu Bharada E kemudian RR kemudian kuat sama dengan apa namanya Ferdy Sambo," kata Saor Siagian tegas.

baca juga

Belum lagi yang dilakukan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang membuat laporan palsu dan juga berita bohong tentang pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Lalu, tak terbayangkan saat anak Ferdy Sambo diajak ke Mako Brimob hanya untuk menguatkan jika sang ibu dilecehkan.

"Anaknya diajak ke Brimob hanya kembali mengatakan kami dilecehkan. Inilah menurut saya menjijikan," kata Saor Siagian.

Bahkan Saor Siagian menduga, setelah proyek baku tembak dan pelecehan itu gagal, Ferdy Sambo bermain uang dalam kasus ini.

"LPSK kemudian mengatakan ketika mereka memeriksa Ferdy Sambo ke Kadiv Propam dia disodorkan dua amplop warna coklat, yang tebal uangnya 1 cm," kata Saor Siagian. 

Di sana Saor Siagian menyebut, apakah soal uang itu dikondisikan penasehat Polri yang bernama Fahmi?

"Kita tidak tahu. Apakah orang-orang yang dikondisikan tersebut yaitu penasehat Polri Fahmi yang membuat rilis membantu itu (laporan baku tembak dan pelecehan). Apakah seperti LPSK menolak atau dia menerima?" tegasnya sambil mempertanyakan.

Saor Siagian juga membeberkan soal janji uang miliaran yang akan diberikan pada tiga tersangka pembunuh Brigadir J.
 
"Bharada E dijanjikan Rp1 miliar, RR Rp500 juta kemudian, Kuat juga Rp500 juta," terangnya.

Belum laga kata Saor Siagian, ada dugaan jika aliran uang Ferdy Sambo juga ada yang mengalir ke DPR.

"IPW juga mengatakan dugaan uang mengalir (dari Ferdy Sambo) juga ke DPR. Bagaimana, apakah mereka ini juga sudah menerima?" kata Saor Siagian mempertanyakan. 

"Itu sebabnya, tampak hari ini melaporkan bahwa ada pusaran uang yang barangkali dipakai sekarang setelah proyek namanya pelecehan seksual itu gagal. Dia (Ferdy Sambo) buat lagi modus, yaitu dengan pengkondisian," kata Saor Siagian menjelaskan dugaannya.

Berbicara motif yang masih ditutupi kepolisian, Saor Siagian mengatakan motif pembunuhan ini yang harus dibongkar.

Lantas Saor Siagian menutup pembicaraan, jangan ada lagi kebohongan yang mengatasnamakan harga diri.

Terlebih kata dia, jika berbicara harga diri dan harkat martabat yang melibatkan keluarga.

"Oleh karena itu, sudah jangan lagi dibohongi. Jangan lagi dibilang punya harga diri," kata Saor Siagian. 

Saor Siagian menilai jika Ferdy Sambo sudah tidak lagi memiliki harga diri. "Menurut saya ini tidak punya harga diri," katanya. 

"Tetapi dia (Ferdy Sambo) mampu menjual anaknya dan mematikan karier 36 polisi. Bagaimana ketakutan keluarganya atau kita semua. Itulah sekarang yang dilakukan Ferdy Sambo ini," kata Saor Siagian menutup pembicaraan dalam acara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terbongkar Semua, Kejahatan Ferdy Sambo Berani Jual Istri dan Anak Buah hingga 36 Polisi Mati Jiwanya demi Tutupi Kematian Brigadir J

Terbongkar Semua, Kejahatan Ferdy Sambo Berani Jual Istri dan Anak Buah hingga 36 Polisi Mati Jiwanya demi Tutupi Kematian Brigadir J

Bandung | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 08:36 WIB

Diseret ke Magelang, Kesaksian ART Ferdy Sambo Soal Adegan di Sofa dan Kamar Putri Candrawati Diragukan, Setimpal Nyawa Brigadir J yang Dihabisi?

Diseret ke Magelang, Kesaksian ART Ferdy Sambo Soal Adegan di Sofa dan Kamar Putri Candrawati Diragukan, Setimpal Nyawa Brigadir J yang Dihabisi?

Bandung | Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:07 WIB

Benarkah Ini Pengakuan AKP Rita? Seolah Tahu Siapa Salah dan Benar di Kasus Ferdy Sambo, Akui Ada Hubungan dengan sang Jenderal

Benarkah Ini Pengakuan AKP Rita? Seolah Tahu Siapa Salah dan Benar di Kasus Ferdy Sambo, Akui Ada Hubungan dengan sang Jenderal

Bandung | Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:17 WIB

AKP Rita Akhirnya Muncul Juga? Panjang Lebar Bahas Ferdy Sambo hingga Singgung Soal Keadilan, Ada Satu Kalimat Pendek untuk Brigadir J

AKP Rita Akhirnya Muncul Juga? Panjang Lebar Bahas Ferdy Sambo hingga Singgung Soal Keadilan, Ada Satu Kalimat Pendek untuk Brigadir J

Bandung | Rabu, 17 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Terkini

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Banten | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:57 WIB

×