SuaraBandung.id - Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam menjalani pemeriksaan kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah.
Seperti diketahui jika Putri Candrawathi sudah ditetapkan sebagai satu di antara tersangka pembunuh Brigadir J.
Dengan ditetapkannya Putri Candrawathi sebagai tersangka, praktis sudah ada lima yang ditetapkan Polri sebagai pembunuh Brigadir J yang terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada (8/7/2022).
Pertanyaan yang diberikan penyidik pada Putri Candrawathi, sering dijawab dengan keterangan yang berubah-ubah.
Misal, Putri Candrawathi pernah menjawab jika dirinya mengaku dilecehkan Brigadir J di dalam kamar.
Pengakuan lain, Putri Candrawathi menyebut jika Brigadir J melucuti pakaiannya saat berada di dalam kamar.
Kemudian pengakuan lainnya, Putri Candrawathi mengatakan saat itu dirinya sedang berbaring di kamar, lalu datang Brigadir J.
Katanya, saat itu Brigadir J diakui Putri Candrawathi melakukan kontak fisik.
Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun lantas mengomentari sejumlah pernyataan istri Ferdy Sambo yang berbeda-beda itu.
Dari sana Refly Harun menyebut jika pernyataan istri Ferdy Sambo tersebut diduga bagian dari skenario.
Melihat cara Putri Candrawathi, Refly Harun lantas menduga hal itu dilakukan untuk meringankan hukuman suami.
"Kalau kita melihat keterangan Putri tersebut, maka ada dua hal yang terbayang dalam benak saya," kata dia.
"Satu dia ingin membuat skenario yang barangkali bisa meringankan hukuman dia dan suaminya," ucap Refly Harun.
Apalagi kata dia, Putri Candrawathi sempat menyatakan rasa cintanya pada sang suami.
"Terutama suaminya, karena dia bilang masih cinta sekaligus barangkali menebus rasa bersalah. We don't know exactly (Kita tidak tahu tepatnya)," kata Refly Harun.
Kemudian Refly menduga, Putri Candrawathi mengakui ada motif dewasa. "Dan yang kedua adalah dia malu mengakui kalau misalnya ada motif dewasa," tutur Refly.
Makanya ketika petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menemui Putri Candrawathi, saat itu hanya menjawab malu.
Bukan itu saja, Refly juga mengendus keanehan ketika ada yang menyebut Brigadir J dan Putri Candrawathi sedekat itu.
Hal itu kata dia, terlihat saat Pengacara keluarga Brigadir J menyebut bahwa Putri Candrawathi sudah menganggap Brigadir J anaknya sendiri.
Mesi begitu kata Refly Harun, hal itu tetaplah cerita orang dewasa. "Tapi jangan lupa, ini kan cerita tentang orang dewasa," katanya.
"Orang yang barangkali ada masalah dalam hubungan rumah tangga," kata Refly.
"Kemudian masuk orang lain. Lalu, orang lain barangkali, menghibur atau katakanlah obat lara. Kira-kira begitu lah," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun pada Rabu, 24 Agustus 2022.
Melanjutkan analisisnya, Refly Harun menyebut diduga bisa jadi yang dilakukan Putri Candrawathi ingin mengurangi hukuman dirinya dan suami.
"Tapi sekali lagi. Ini terkait dengan dua hal tentunya. Apakah dia (Putri Candrawathi) ingin meringankan hukuman bahwa motif membunuh adalah motif yang justified karena istri diganggu, dilecehkan," katanya.
Atau, bisa juga diduga ada motif yang terjadi dan benar-benar sebagai aib. "Tapi, motif lain adalah barangkali, dia malu mengungkapkan yang sesungguhnya," kata dia.
Namun, Refly Harun sangat yakin polisi akan bisa mengungkap kasus tersebut. "Memang bukan lagi ngeri-ngeri sedap, geli-geli sedap soal motif dewasa ini ya," kata Refly Harun.
Sumber: Youtube Refly Harun