SuaraBandung.id – Saat menjalani kehidupan, manusia tidak akan pernah luput dari dosa. Baik itu dosa besar maupun dosa kecil.
Maka dari itu, manusia dianjurkan untuk beristighfar setiap hari, agar diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT.
Gus Baha pernah menjelaskan dalam salah satu kajian, yakni ada dosa besar yang melebihi dosa syirik. Sehingga pelakunya kekal di neraka.
Namun sayangnya, dosa ini seringkali diremehkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena, kebanyakan orang mengetahui bahwa dosa besar yang tidak bisa diampuni yaitu dosa syirik atau mempersekutukan Allah.
“Dosa besar adalah musyrik kepada Allah, dan mendustakan kebenaran Allah dan Rasulnya,” ungkap Gus Baha.
Tetapi ternyata ada dosa yang lebih besar daripada dosa syirik. Saking besarnya bisa membuat pelakunya kekal di dalam neraka.
Lantas dosa apakah yang dimaksud?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Jumat (2/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha mencontohkan, bahwa jika ada orang yang meminum arak atau khamer, dan meyakini itu adalah barang haram, maka dia tidak disebut kafir.
Begitupun juga syirik, apabila yang melakukannya seorang muslim, dan mengetahui bahwa syirik itu merupakan dosa besar, maka dia juga tidak bisa disebut kafir.
Sementara jika ada seseorang yang sudah mengetahui bahkan menganggap arak atau khamer itu halal, maka barulah seseorang itu disebut kafir.
“Sebab dia mengubah hukum Allah SWT,” ucap Gus Baha.
Dari penjelasan Gus Baha, bahwa orang jadi kafir itu adalah mereka yang menghalalkan sesuatu yang haram.
Ada orang zina dan meyakini itu halal, maka ia juga disebut kafir.