SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha pernah menyampaikan bahwa tidur bisa menjadi ladang ibadah yang bisa menghasilkan pahala.
Seperti yang diketahui, bahwa tidur merupakan cara untuk mengistirahatkan badan.
Ternyata, tidur tidak hanya mengistirahatkan badan tetapi juga dapat membuat dosa diampuni serta menghasilkan pahala.
Lantas, tidur seperti apakah yang membuat dosa diampuni dan menghasilkan pahala itu?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Kamis (8/9/2022), berikut ulasannya.
Orang yang sedang tidur, bukan hanya sedang beristirahat, tetapi juga sedang bertarung dengan kematian.
Karena, orang yang tidur tidak pernah tau apakah nanti masih bisa bangun atau tidak.
“Kamu lupa bahwa saat paling krusial dalam hidup anda itu adalah saat sedang tidur, sebab setiap saat kamu bisa mati,” ungkap Gus Baha.
Adapun tidur yang dimaksud sebagai ladang ibadah, yang dapat menghasilkan pahala dan membuat dosa diampuni, yaitu tidur yang diniatkan dalam hati untuk menghindari maksiat.
Baca Juga: Persib Tantang Arema, Luis Milla Datangkan Dua Pembisik
“Anda tidur berarti anda meninggalkan maksiat, tidak mencuri, tidak dugem, tidak berbuat zina, tidak maling, dan tidak menggosipi orang lain,” kata Gus Baha.
Jadi anggap saja tidur itu untuk meninggalkan maksiat. Maka Allah SWT dan malaikat Rakib Atit itu tahu, bahwa ini tidur bukan sekedar tidur, tetapi tidur yang diniatkan untuk menghindari maksiat.
Lebih jelas, Gus Baha menerangkan bahwa orang yang tidurnya diniatkan untuk menghindari maksiat, maka dosanya akan diampuni dan tidurnya tercatat sebagai ibadah.