Ingin Belajar Agama dan Ingin Mencari Kerja, Seorang Sarjana Bertanya Kepada Buya Yahya, Ternyata Ini Jawabannya

Suara Bandung | Suara.com

Selasa, 20 September 2022 | 11:08 WIB
Ingin Belajar Agama dan Ingin Mencari Kerja, Seorang Sarjana Bertanya Kepada Buya Yahya, Ternyata Ini Jawabannya
Tangkapan layar pendakwah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya (Youtube)

SuaraBandung.id - Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya terkait keinginannya untuk belajar agama. Jamaah itu mengaku baru saja wisuda karena telah menyelesaikan pendidikannya. Kemudian ia ingin masuk pesantren untuk belajar agama, namun orang tuanya tidak memberikan izin karena alasan biaya.

Ia juga mengaku bahwa orang tuanya menginginkan agar dirinya bekerja terlebih dahulu, namun ia belum mendapat pekerjaan meskipun sudah berusaha. Ia pun bertanya kepada Buya Yahya terkait amalan untuk menguatkan hati dan meminta solusi dari masalah itu.

Buya Yahya menjawab pertanyaan itu dengan menyampaikan beberapa hal.

Pertama, Buya Yahya mengatakan bahwa  untuk belajar agama, tidak harus seseorang itu tinggal di pondok pesantren. Menurutnya,  yang penting adalah orang itu mengikatkan hati anda kepada seorang yang alim ataupun shaleh yakni seorang murabbi atau pendidik.

"Anda sering datang ke pondok, disela-sela pekerjaan anda, apakah anda jadikan jadwal setiap sabtu ahad bersama alim tersebut, tidak harus di pondok, kalau ibunda tidak merestui," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa tidak alasan untuk tidak belajar agama, apabila seseorang memang ingin selamat. Buya Yahya pun mengatakan bahwa selalu ada waktu untuk belajar agama, waktu bisa diatur untuk seseorang yang ingin belajar agama.

Kedua, terkait masalah biaya yakni dengan mencari pondok pesantren yang tidak memerlukan biaya.

"Asalkan bener, masuk saja Al-Bahjah sana. Jadi jangan sampai ada orang gak bisa mondok gara-gara gak punya biaya, itu gak boleh sama sekali," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa ada orang lain yakni hamba Allah yang memang ingin membiayai seseorang untuk belajar di pondok pesangren. Selain itu, terdapat pondok pesantren yang memang tidak memungut biaya asalkan sesuai dengan aturan yang ada.

Ketiga adalah pekerjaan yang ingin didapat seseorang tidak harus sesuai dengan ijazahnya. Buya Yahya mengatakan bahwa pekerjaan itu sesungguhnya rizki yang Allah kirim melalui pekerjaan tersebut.

"Banyak dokter akhirnya jaga toko, ada. Kedokteran jaga toko, ya. Kemudian, ada yang nggak sesuai, tapi rizkinya diberi Allah melalui itu, jadi jangan mengatur Allah deh," Buya Yahya menambahkan.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa kita memang diperbolehkan untuk belajar sesuai dengan pendidikan yang ditekuni, namun pekerjaan tidak harus sesuai dengan bidang itu.

Buya Yahya pun mengajak untuk tawadhu dan qanaah memerima apa adanya.

"Dari jual es teh jadi bos es teh kan bisa jadi. Prinsip ekonomi kan dari kecil dulu, modal kecil boleh, jual es teh gengsi, kapan emangnya orang bisa langsung kaya, tanyakan orang kaya itu merintis dulu tuh, punya utang dulu juga kadang," tambah Buya Yahya

Keempat, pesan yang terakhir dari Buya Yahya yakni gaya hidup kita yang harus ditata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solusi untuk Melembutkan Hati Ibunda di Rumah, Begini Kata Buya Yahya

Solusi untuk Melembutkan Hati Ibunda di Rumah, Begini Kata Buya Yahya

| Selasa, 20 September 2022 | 08:49 WIB

Sudah Menjadi Perilaku, Ternyata Ini Makna Muhasabah Menurut Gus Baha

Sudah Menjadi Perilaku, Ternyata Ini Makna Muhasabah Menurut Gus Baha

| Senin, 19 September 2022 | 14:37 WIB

Seorang Jamaah Pernah Mendengar Hadits Tentang Curhat, Buya Yahya: Gak Boleh Diam-diam

Seorang Jamaah Pernah Mendengar Hadits Tentang Curhat, Buya Yahya: Gak Boleh Diam-diam

| Senin, 19 September 2022 | 12:05 WIB

Mengikuti Sebuah Thoriqot dari Seorang Mursyid Namun Tak Mampu Menjalankan Amalan, Begini Kata Buya Yahya

Mengikuti Sebuah Thoriqot dari Seorang Mursyid Namun Tak Mampu Menjalankan Amalan, Begini Kata Buya Yahya

| Senin, 19 September 2022 | 10:42 WIB

Terkini

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Sumsel | Senin, 27 April 2026 | 23:57 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Jakarta | Senin, 27 April 2026 | 23:50 WIB

Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi

Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:46 WIB

Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi

Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah

6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah

Jakarta | Senin, 27 April 2026 | 23:34 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan

Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:31 WIB