SuaraBandung.id - Buya Yahya mengatakan dalam satu ceramahnya bahwa apabila seseorang berjualan dengan cara berbohong kepada pembeli, maka itu adalah perilaku yang menjerumuskan.
"jadi ibaratnya begini, kita punya shohib jualan, kongkalikong. Kita berlima pura-pura datang kesitu langsung bilang wah barangnya bagus banget nih, harganya berapa bos. Gak murah ini, di tempat lain mahal ini, saya beli barang semuanya, diborong. Padahal belinya borong-borongan ini," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa tidak boleh menyembunyikan aib dalam jual beli.
"Setelah kita ambil, orang di kiri kanan begini, kok dibeli mereka, kita ke belakang tertawa, kembalikan kepada bosnya, kepada temennya, Bohong begini nih, gak boleh jual beli. Nggak boleh berdusta, gak boleh menyembunyikan aib-aib dalam jual beli," Kata Buya Yahya.
Buya Yahya lalu memberikan contoh seorang pembeli yang merasa pernah dirugikan oleh penjual saat melakukan jual beli.
"kita kadang-kadang sedih suatu ketika ada seorang bos tahu, dia lebih bangga dengan kedelai Amerika istilahnya. Katanya kenapa kok pakai kedelai Amerika, bukankah dari lokal biayanya, iya sih buya, cuman pakai dari lokal, rusak mesin saya, emang kenapa?, setiap saya beli kedelai, campur pasir," Buya Yahya mengatakan.
Buya Yahya pun mengungkapkan bahwa dalam contoh tadi memang ada yang disengaja dan ada yang tidak disengaja, tetapi bagaimanapun sebagai seorang muslim harus menampakkan kejujuran.
"ini kan curang, jangan berbohong, kita seorang muslim harus menampakkan kejujuran kita. Jujur karena Allah," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya menjelaskan tentang jual beli itu dalam satu ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya, yang diunggah pada 16 September 2022.
Baca Juga: Inilah Hobi yang Dilarang oleh Agama, Buya Yahya: Coba Lihat di Rumah Anda