SuaraBandung.id - Menyenangkan orang tua dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana.
Buya Yahya pernah menjelaskan bahwa seorang anak yang menyenangkan orang tuanya bisa memperoleh pahala seperti pahala orang yang berjihad di jalan Allah.
Dilansir SuaraBandung.id dari akun video Al-Bahjah TV, yang diunggah pada 28 Mei 2020.
Buya Yahya menyampaikan satu contoh perilaku seorang anak ketika berbicara kepada ibunya sehingga anak itu mendapatkan pahala.
"kalau ada seorang anak disaat berbicara mendekatkan mulutnya ke telinga ibundanya, sehingga ibundanya tidak perlu menoleh, maka saat itu ia seperti mendapatkan pahala orang jihad di jalan Allah," Buya Yahya mengungkapkan.
Bahkan Buya Yahya mengatakan bahwa hal itu juga berlaku ketika seorang anak sedang mendengarkan ibunya berbicara.
"kalau ada seorang anak yang ibundanya lagi berbicara kemudian ia mendekatkan telinganya sehingga ibundanya tidak perlu mengangkat suara maka dia seperti orang jihad di jalan Allah," Buya Yahya mengungkapkan.
Setelah itu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa ketika seorang anak menyenangkan orang tuanya dengan perilaku dan akhlak yang baik, maka Allah akan membukakan pintu langit kepada sang anak.
"kalau sudah kalian nyenengken orang tuamu, akhlakmu baik, ucapanmu baik, perilakumu baik, orang tuamu seneng, pintu langit dibuka. Dikabul doanya, keberkahan dikucurkan untukmu," Buya Yahya mengungkapkan.
Kemudian Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa setiap kebaikan yang diniatkan oleh sang anak untuk orang tuanya akan menjadi kebaikan yang mengalir kepada orang tua.
"dan kamu niati semua kebaikanmu ini adalah akan mengalir kepada orang tuamu. Semua kebaikan yang terjadi saat ini, yang orang tuanya sudah tidak ada, niat untuk nyenengken orang tua," Buya Yahya mengungkapkan.
Lalu Buya Yahya mengatakan bahwa apabila seseorang dimudahkan untuk berbakti kepada orang tua, maka sebetulnya orang tersebut telah dibukakan pintu kesuksesan oleh Allah.
"kalau ada seorang anak dimudahkan langkahnya untuk berbakti, itu artinya pintu kesuksesan telah dibuka oleh Allah," pungkas Buya Yahya.